๐Ÿ‘ณ๐Š๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐”๐ฅ๐š๐ฆ๐š :๐Ÿ‘AGAR TIDAK GAMPANG MEM-VONIS SESAT ORANG LAIN

⚛️*"๐€๐ฌ๐ฐ๐š๐ฃ๐š_๐‚๐ฒ๐›๐ž๐ซ"*๐Ÿ“ก

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

๐Ÿ‘ณ๐Š๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐”๐ฅ๐š๐ฆ๐š :
๐Ÿ‘AGAR TIDAK GAMPANG MEM-VONIS SESAT ORANG LAIN

๐Ÿค—Marilah kita senantiasa meningkatkan takwa kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan cara selalu berusaha melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

☪️Ciri utama yang dimiliki para rasul Allah ada empat,
⬇️Yaitu
➡️Shiddiq (jujur),
➡️Amanah (amanah),
➡️Tabligh (menyampaikan firman Allah),
➡️Fathanah (cerdas).
✍️Tabligh artinya menyampaikan.
✅Hanya para rasul yang memiliki tugas ini.
✅Sementara para nabi, meski ma’shum (terbebas dari dosa), ia tak ada kewajiban menyampaikan firman Allah.
✅Artinya, setiap rasul sudah pasti nabi, sedangkan tak semua nabi adalah rasul.

☪️Selain mempunyai tugas menyampaikan atau tabligh, seorang rasul harus cerdas (fathanah).
๐Ÿ“œSehingga, sepanjang sejarah rasul tidak ada seorang rasul pun yang sampai kalah saat adu argumen dengan musuh perihal ajaran dari Allah subhanahu wa ta’ala.
✅Jadi unsur fathanah ini sangat penting dalam beragama.

๐Ÿ“–Di dalam Al-Qur’an sering kali Allah menanyakan:

ุงَูَู„َุง ุชَุนْู‚ِู„ُูˆْู†َ

✒️"Apakah kalian ini tidak berakal?"

ุงَูَู„َุง ุชَุชَูَูƒَّุฑُูˆْู†َ

✒️"Apakah kalian ini tidak mikir?"

๐Ÿ•ŒKita sebagai umat Islam harus selalu meningkatkan kemampuan-kemampuan dan kecerdasan kita dengan cara terus belajar, belajar, dan belajar terhadap ilmu-ilmu yang kita butuhkan di bawah bimbingan guru yang tepat.

⚛️Dengan hidup di bawah panduan ilmu dan kesesuaian sikap (amal shalih), Allah akan mengangkat derajat kita.
☪️Allah berfirman:

ูŠَุฑْูَุนِ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ู…ِู†ْูƒُู…ْ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃُูˆุชُูˆุง ุงู„ْุนِู„ْู…َ ุฏَุฑَุฌَุงุชٍ

⬇️Artinya:
✒️“Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman dari kalian dan orang-orang yang diberikan ilmu banyak derajat”
๐Ÿ“–(QS Al-Mujadilah: 11).

⚛️Begitulah pentingnya ilmu sebagai penyangga keagamaan seseorang.
✅Untuk mencapai derajat yang tinggi, beramal shalih saja belum cukup, tapi harus juga mempunyai ilmu yang cukup.
๐Ÿ‘๐Ÿ’ธBagaimana jadinya jika ada orang yang shalatnya kelihatan khusyu’, sambil menangis, tapi setelah selesai shalat dia bertransaksi riba.
๐Ÿ‘๐Ÿ•Dia makan anjing, memakan swike katak, makan daging ular, atau hal-hal lain yang diharamkan agama sebab ketidaktahuan mereka?

✍️Dengan demikian, khusyu’ saja tanpa mengetahui mana halal dan mana haram, akan ada banyak kesalahan yang dilakukan tanpa dia sadari.

✍️Contoh yang lain lagi adalah, ada orang ingin membantu umat Muslim yang lain dengan cara memposisikan diri sebagai amil zakat. Menjadi relawan amil zakat itu tentu bagus. Tapi ketika ia tidak mempunyai ilmu tentang zakat yang cukup, zakat bisa saja disalurkan kepada orang-orang yang tidak berhak. Dampak buruknya pun merembet ke masyarakat.
✍️Oleh karena itu, bersemangat saja dalam beragama tidak cukup. Perlu bekal ilmu untuk mengejawantahkan semangat itu. Semangat beragama itu penting, tapi jangan sampai semangat agama seseorang melebihi kapasitas keilmuannya.

⚛️Ilmu akan membimbing seseorang pada semua gerak dan diamnya. Setiap aktivitas, pembicaraan, dan sikapnya merupakan cerminan dari dari landasan ilmu yang dimiliki. Dengan ilmu yang cukup, seseorang tidak akan mudah memvonis salah atau bahkan memvonis kafir atau sesat kepada orang lain dari mereka yang ahli Lรข ilรขha illallรขh.

๐Ÿค—Dalam hidup bermasyarakat, kita harus membangun kecerdasan intelektual. Kefahaman tentang agama ini sangat penting mengacu kepada pentingnya sifat fathanah (cerdas) pada sifat Rasul sehingga dengan begitu, kita sebagai umat Islam tidak mudah dibodohi, di adudomba dengan kelompok-kelompok lain.

☪️Allah subhanahu wa ta’ala tidak memvonis siapa saja yang melakukan kesalahan pasti masuk neraka selamanya. Karena Allah maha Pengampun:

ู‚ُู„ْ ูŠَุง ุนِุจَุงุฏِูŠَ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃَุณْุฑَูُูˆุง ุนَู„َู‰ ุฃَู†ْูُุณِู‡ِู…ْ ู„َุง ุชَู‚ْู†َุทُูˆุง ู…ِู†ْ ุฑَุญْู…َุฉِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฅِู†َّ ุงู„ู„ّٰู‡َ ูŠَุบْูِุฑُ ุงู„ุฐُّู†ُูˆุจَ ุฌَู…ِูŠุนًุง

⬇️Artinya:
✒️“Katakan (Wahai Muhammad), hai para hamba-Ku yang berlebihan terhadap pribadi mereka, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.
✒️Sesungguhnya Allah mengampuni dosa, semuanya”
๐Ÿ“–(QS Az-Zumar: 53).

๐Ÿ“–Dalam sebuah hadits qudsi,
☪️Allah mengatakan:

ุญَุฑَّู…ْุชُ ุงู„ุธُّู„ْู…َ ุนَู„َู‰ ู†َูْุณِูŠ ูˆَุญَุฑَّู…ْุชُู‡ُ ุนَู„َู‰ ุนِุจَุงุฏِูŠ ูَู„َุง ุชَุธَุงู„َู…ُูˆุง،

✒️"Aku mengharamkan dzalim kepada Dzat-Ku.
✒️Dan Aku haramkan kedzaliman kepada pada hamba-Ku.
✒️Maka janganlah kalian bertindak dzalim."

ูƒُู„ُّ ุจَู†ِูŠ ุขุฏَู…َ ูŠُุฎْุทِูŠุกُ ุจِุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุงู„ู†َّู‡َุงุฑِ ุซُู…َّ ูŠَุณْุชَุบْูِุฑُู†ِูŠ ูَุฃَุบْูِุฑَ ู„َู‡ُ ูˆَู„َุง ุฃُุจَุงู„ِูŠ

✒️"Setiap anak turun Adam akan melakukan kesalahan baik di malam maupun siang.
✒️Kemudian dia meminta ampun kepada-Ku, Aku akan mengampuni dia dan saya tidak peduli (jenis apa dosanya)"
๐Ÿ“–(Musnad Abi Dawud).

๐Ÿ‘Dengan demikian kita tidak boleh memandang setiap pelaku maksiat pasti masuk neraka, tidak ada celah pintu masuk surga. Rahmatnya Allah sungguh besar. Maksiat seorang hamba itu sangat kecil dibanding rahmat Allah subhanahu wa ta’ala.

๐ŸคฒMarilah kita berdoa bersama, semoga kita diberikan kehidupan yang rukun, damai, sejahtera, bisa menjalankan ibadah dengan khusyu’ tanpa mendapatkan teror dari saudara muslim kita sendiri.
๐ŸคฒSemoga kelak kita meninggal dalam keadaan husnul khatimah, amin Allahumma amin.

            ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat.Silahkan di share.
๐Ÿ™Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber



Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad