๐ณ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ :✍️SUNNAH NABI MELESTARIKAN TRADISI BAIK YANG TIDAK BERTENTANGAN DENGAN SYARIAT
⚛️*"๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ"*๐ก
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐ณ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ :
✍️SUNNAH NABI MELESTARIKAN TRADISI BAIK YANG TIDAK BERTENTANGAN DENGAN SYARIAT
๐Mempertahankan tradisi adalah perkara yang baik, selama tradisi tersebut tidak diharamkan oleh syara’.
☪️Rosululloh SAW pernah membiarkan Ka’bah sesuai ukuran yang ada, padahal Rosululloh SAW tahu bahwasanya waktu itu ukuran ka’bah yg ada lebih kecil dari Ka’bah yg dibangun oleh Nabi Ibrohim.
☪️Namun beliau tidak membangun ka’bah sesuai ukuran semestinya karena khawatir melukai perasaan kaum Quraisy yang baru saja meninggalkan masa-masa jahiliyyah, kalau Ka’bah yang begitu penting saja dibiarkan oleh Rosululloh SAW, apalagi kalau sekedar melestarikan tradisi seperti yang kita lakukan saat ini.
๐Dalam kitab al-Adab al-Syar’iyyah, juz 2, hal. 47 karya Imam Ibn Muflih al-Hanbali
๐Menegaskan:
๐ณImam Ibn ‘Aqil berkata dalam kitab al-Funun:
✒️“TIDAK BAIK keluar dari TRADISI MASYARAKAT, kecuali tradisi yang HARAM,
๐Karena
☪️Rasulullah telah membiarkan Ka’bah dan bersabda,
✒️“Seandainya kaummu tidak baru saja meninggalkan masa-masa Jahiliyah…“
✍️TRADISI SODAQOH MAKANAN SELAMA 7 HARI
๐พSalah satu tradisi yang tidak bertentangan dengan syariat adalah sodaqoh makanan selama 7 hari ketika ada yang meninggal.
๐ณTradisi tsb datang dari Sahabat Nabi saw di daerah Mekah & Madinah, yang ikut pula dilakukan sebagian masyarakat Islam di negara Maroko, Pakistan, Asia Tenggara, dll.
๐Di dalam kitab kitab “Al-Hawi lil Fatawi”
๐ณkarya Imam Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuthi jilid 2 halaman 194 diterangkan sebagai berikut:
ุงู ุณูุฉ ุงูุงุทุนุงู
ุณุจุนุฉ ุฃูุงู
ุจูุบูู ุฃููุงู
ุณุชู
ุฑ ุงูู ุงูุฃู ุจู
ูุฉ ู ุงูู
ุฏููุฉ ูุงูุธุงูุฑ ุฃููุง ูู
ุชุชุฑู ู
ู ุนูุฏ ุงูุตุญุงุจุฉ ุงูู ุงูุฃู ู ุงููู
ุฃุฎุฐููุง ุฎููุง ุนู ุณูู ุงูู ุงูุตุฏุฑ ุงูุฃูู
๐ِArtinya:
✒️“Sesungguhnya, kesunnahan memberikan sedekah makanan selama tujuh hari merupakan perbuatan yang tetap berlaku sampai sekarang (yaitu masa Imam Suyuthi abad ke-9 H) di Mekkah dan Madinah.
Yang jelas kebiasaan tersebut tidak pernah ditinggalkan sejak masa sahabat sampai sekarang, dan tradisi tersebut diambil dari ulama salaf sejak generasi pertama, yaitu sahabat.
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar