๐ณ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ :Maqalah syaikh Ibnu Atha'illah HIASILAH DIRIMU DENGAN MAKSIAT, DAN JANGANLAH HIASI DENGAN KETAATAN
⚛️*"๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ"*๐ก
⬇️ Telegram Link
Https://t.me/Andi_Supriadi65
Https://t.me/Aswaja_Cyber
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐ณ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ :
Maqalah syaikh Ibnu Atha'illah HIASILAH DIRIMU DENGAN MAKSIAT, DAN JANGANLAH HIASI DENGAN KETAATAN
๐งMaqalah ini untuk Maqom tasawwuf,
Sehingga tidak bisa di maknai secara langsung atau literatur.
✍️Apa bila hanya di maknai secara zhahirnya saja,
๐Maka langsung mengklaim
๐ณSyaikh Ibnu Atha'ilah itu sesat atau salah,
✍️Padahal yang di maksud dalam maqolah tersebut
๐Adalah
*Jangan merasa banyak amal dalam hidup ini, tetapi merasalah banyak dosa dalam hidup ini*
๐คMengapa?
✍️Karena kalau kita menghiasi diri kita dengan perasaan bodoh dan meyakini kebodohan, maka kita tidak akan memandang rendah orang lain, dan tidak akan menakar sekolah atau pesantren, selain itu kita harus selalu berada di maqam kekurangan agar kita selalu termotivasi untuk terus belajar dan tidak meremehkan orang lain.
๐งOleh karena itu, orang ahli thoriqoh itu harus selalu merasa banyak dosa, ahli maksiat, bodoh, menghilangkan perasaan berhasil, menghilangkan perasaan bisa atau mampu, dan yang ada pada diri dan jiwanya hanya persaan *ana' abdun faqiirun jaahilun*(saya adalah hamba yang faqir dan bodoh),
๐งSehingga sebagai hamba atau kawulo benar-benar sadar bahwa diri ini adalah Kawulo , dan terus semakin meningkatkan kekawuloannya,
๐งKarna itu adalah salah satu fungsi dari thoriqoh, sehingga bisa mencapai inti tasawwuf yaitu *tashfiyatu al-quluub wa tazkiyatu an-nafs*(membersihkan hati dan menyucikan jiwa), selain itu, tasawwuf itu tidak menyangkut pakaian, akan tetapi, tasawwuf itu menyangkut ilmu hati, sehingga orang dulu memaknai tasawwuf dengan aji ROSO
Wallahu' a'lam
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar