๐ง๐พ๐จ๐ฏ๐จ๐ฉ๐ฐ๐☪️๐ป๐จ๐ฒ ๐จ๐ฒ๐ผ๐ฐ ๐ฒ๐ฌ๐ต๐จ๐ฉ๐ฐ๐จ๐ต ๐ต๐จ๐ฉ๐ฐ ๐จ๐ซ๐จ๐ด ๐จ๐บ
♻️*"๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ"*๐ก
⬇️ Telegram Link
Https://t.me/abi_aqilla
Https://t.me/Aswaja_Cyber
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐ง⬇️๐พ๐จ๐ฏ๐จ๐ฉ๐ฐ
๐☪️๐ป๐จ๐ฒ ๐จ๐ฒ๐ผ๐ฐ ๐ฒ๐ฌ๐ต๐จ๐ฉ๐ฐ๐จ๐ต ๐ต๐จ๐ฉ๐ฐ ๐จ๐ซ๐จ๐ด ๐จ๐บ
⬇️๐งDOWNLOAD RUJUKANNYA :
http://darulfatwa.org.au/languages/Malaysian/Ahlussunah.pdf
⬇️LIHAT kitab mereka:
๐Al-iman Bil Anbiya’ Jumlatan,
๐งKarangan: Abdullah bin Zaid, cetakan MaktabahIslami, Beirut
๐ง✍️Wahabi mengatakan
⬇️Bahwa
☪️๐Adam AS bukanlah nabi ataupun rasul.
๐⬇️PADAHAL DALAM HADIS DISEBUTKAN :
ูุง ูุจ 2 ููู ; ุณู ูุง ; ูุง ูุง ุฌ 2 ู
ุงู
ุฉ 2 A2 ุนู
ูุนู
ู
ููู
; ؟ ูุง D% ูุง
⬇️Maknanya:
๐ณ“Daripada Abi umamah,
✍️Seorang lelaki bertanya nabi:
✒️“Wahai rasulullah adakah Adam itu seorang nabi”?
☪️Beliau menjawab:
✒️“Ya, diturunkan wahyu kepadanya” ๐(H.R Ibnu Hibban).
๐ณIjma’ ulama mengatakan bahawa Adam adalah nabi
⬇️Satu Bukti Baru Kedangkalan Imam Besar Wahhabi;
๐งIbnu Abdil Wahhab dalam Ilmu Hadis.
๐Dalam kitab Tauhid-nya,
๐งIbnu Abdil Wahhab menulis sebuah bab dengan judul:
ูู ุจุงุจ : {ََููู
َّุง ุขุชุงُูู
ุง ุตุงِูุญุงً ุฌَุนَูุง َُูู ุดُุฑَูุงุกَ ููู
ุง ุขุชุงُูู
ุง}
⬇️Bab
✒️“Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu.”
๐Pada bab itu
⬇️Ia menukil pernyataan
๐งIbnu Hazm yang menekankan
⬇️Bahwa
๐คฑMenamakan anak dengan nama yang mengandung penghambaan kepada selain Allah itu adalah syirik, seperti nama Abdu ‘Amr (hamba ‘Amr), Abdul Ka’bah (hamba Ka’bah) dan semisalnya.
๐ง๐Kemudian ia menyebutkan sebuah kisah yan mencoreng kesucian dan kema’shuman Nabi Adam dan Hawwa istrinya.
๐ง⬇️Ia menuduh
๐ณ๐งNabi Adam AS dan Siti Hawa telah menyekutukan Allah SWT.
๐ฟIblis merayu Adam dan Hawwa agar menamai anak mereka dengan nama Abdul Hรขrits, tetapi keduanya menolak rayuan itu.
๐ฟIblis pun terus menerus merayunya sehingga setelah berkali-kali kematian anak mereka segera setelah lahir, mereka setuju dengan permintaan Iblis untuk menamai anak mereka dengan nama Abdul Hรขrits demi kecintaan mereka kepada putra mereka yan baru saja lahir.
๐ณ๐งApa yang dilakukan Adam dan Hawwa
⬇️Adalah yang dimaksud dengan
☪️Firman Allah SWT.:
✒️“… Maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu.”
๐(QS. Al A’raf [7]: 190).
๐(Hadis riwayat Ibnu Abi Hรขtim) (baca Kitab at Tauhid –dengan syarah Fathu al Majรฎd oleh Syeikh Abdur Rahman รlu Syeikh-: 444. Dar al Kotob)
๐๐งWAHAI WAHABI….
๐๐INI BUKAN LAGI HADIS PALSU BAHKAN ISROILIYYAT…
๐คKENAPA KALIAN PAKAI DALIL DALAM BIDANG AQIDAH!!!!!!!!!!
๐๐ณTIDAK ADA ULAMA AHLUSUNNAH YG DEMIKIAN…..PAKAI CERITA ISROILIYYAT UTK AQIDAH
๐Hadis/riwayat di atas
⬇️Adalah
๐⛔Hadis palsu yang kebatilannya telah nyata bagi pelajar pemula dalam ilmu hadis.
✍️Pada kesempatan ini kita akan
⬇️Membuktikan
๐งKepalsuan dari pernyataan Ibnu Hazm yang tak henti-hentinya dikultuskan dan dibanggakan kaum Wahhabi, bahkan oleh Ibnu Abdil Wahhab sendiri termasuk dalam bab ini.
๐ง⬇️Ibnu Hazm berkata:
✒️Kemusyrikan yang mereka nisbatkan kepada Adam bahwa beliau menamai anaknya dengan nama Abdul Hรขrits adalah kisah khurafat,
✒️Maudhรปah/palsu dan makdzรปbah/kebohongan,
✒️Produk orang yang tidak beragama dan tidak punya rasa malu.
✒️Sanadnya sama sekali tidak shahih.
✒️Ayat itu turun untuk kaum Musryikin.
๐(Baca Fathu al Majรฎd Syarah kitab at Tauhid:442).
๐Kisah itu
⬇️Kendati diatas namakan
๐ณIbnu Abbas ra.
⬇️Akan tetapi dapat dipastikan bahwa
⛪Ia adalah hasil bualan kaum Ahli Kitab (Yahudi&Nashrani).
๐คCoba Anda renungkan baik-baik,
⬇️Bagaimana
๐งSyeikh Ibnu Abdil Wahhab
⬇️Dalam
๐Kitab at Tauhid yang kecil itu
✍️๐งYang ia karang untuk menetapkan hak Allah atas hamba-hamba-Nya, ternyata ia hanya mampu menegakkan konsep Tauhidnya di atas pondasi hadis palsu.
๐ง๐Inilah kadar ilmu Imam Wahhabi yang dibanggakan para pemujanya sebagai sang Imam yang akan mengawal perjalanan ajaran Tauhid Murni dari kemusyrikan! Dan yang akan membentengi Tauhid dari mekusyrikan!
๐คฒSubhanallah,
๐ง๐Kalau ternyata kemampuan ilmu dan penguasan disiplis ilmu Hadis Imam mereka sedangkal itu,
๐คDapat kita bayangan kadar ilmu murid-murid dan para pengikutnya.
๐คAtau boleh jadi sekarang pengikutnya lebih pandai dari imamnya!
๐งSebab mereka hidup di era dan zaman yang berbeda dengan zaman Syeikh Ibnu Abdul Wahhab …
๐ฒDi mana keterbukaan informasi sudah sedemikian rupa….
๐งMereka pasti memiliki kesempatan menghimpun banyak informasi dan ilmu pengetahuan lebih dari para pendahulunya, apalagi setelah kekayaan umat Islam mereka kuasai …
๐ง๐Hanya saja yang tetap mencerminkan keterbelakangan dan ketertingalan adalah cara berpikir mereka ….
๐ดMasih tetap seperti zaman padang pasir gersang Najd tiga abad silam ketika awal Syeikh Ibnu Abdil Wahhab pertama kali memecah keheningan dunia Islam.
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar