๐๐ฒ๐๐๐๐ ๐ญ๐๐๐๐ :๐๐พ๐ธ๐ท๐๐ท๐๐พ๐ด๐ ๐ด๐ฟ-๐น๐ด๐๐ผ๐ป๐ด๐ป ๐ท๐ด๐ฟ๐ด๐ ๐๐ป๐ด๐ฟ๐ด๐
⚛️*"๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ"*๐ก
⬇️ Telegram Link
Https://t.me/Andi_Chavlins
Https://t.me/Aswaja_Cyber
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐๐ฒ๐๐๐๐ ๐ญ๐๐๐๐ :
๐๐พ๐ธ๐ท๐๐ท๐๐พ๐ด๐ ๐ด๐ฟ-๐น๐ด๐๐ผ๐ป๐ด๐ป ๐ท๐ด๐ฟ๐ด๐ ๐๐ป๐ด๐ฟ๐ด๐
๐Jangan menganggap sepele bacaan Alfatihah di dalam shalat, karena ia adalah salah satu rukun shalat yang menentukan sah tidaknya shalat kita.
1️⃣.๐ง๐Tidak Sah Shalat jika Tidak Membaca Alfatihah.
๐ณJumhur ulama menyatakan :
๐Membaca Al Fatihah adalah termasuk rukun shalat.
๐Tidak sah shalat tanpa membaca Al Fatihah.
๐Di antara dalil-dalilnya adalah
☪️Sabda Nabi SAW sebagai berikut,
ูุง ุตูุงุฉَ ูู
ู ูู
ููุฑุฃْ ุจูุงุชุญุฉِ ุงููุชุงุจِ
✒️“Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Faatihatul Kitaab"
๐(HR. Al Bukhari 756, Muslim 394),
☪️Didukung juga sabda Nabi SAW,
ُّูู ุตูุงุฉٍ ูุง ُููุฑَุฃُ ูููุง ุจุฃู
ِّ ุงููุชุงุจِ ، ََููู ุฎِุฏุงุฌٌ ، ََููู ุฎِุฏุงุฌٌ
✒️“Setiap shalat yang di dalamnya tidak dibaca Faatihatul Kitaab,
✒️Maka ia cacat, maka ia cacat”
๐(HR. Ibnu Majah 693 ).
๐Dan masih banyak lagi dalil yang lainnya yang menunjukkan peran penting keberadaan alfatihah di dalam keabsahan shalat.
2️⃣.๐ง๐Tidak Sah Shalat Jika Salah dalam Membaca Alfatihah.
๐Pentingnya kedudukan Alfatihah dalam menentukan sah tidaknya shalat bukanlah sekedar dibaca atau tidaknya alfatihah di dalam shalat,
✍️Melainkan ditentukan pula dengan benar atau tidaknya ketika dibaca.
๐Apabila (ketika membaca alfatihah) mengubah harokat maka tidak sah – yakni shalatnya – jika kesalahan bacaan (๏บ๏ป๏ป َّ๏บค๏ปฆ) tersebut mengakibatkan perubahan makna (pula).
Namun jika tidak (mengubah makna), maka (shalat) tetap sah.
Akan tetapi tidak diperbolehkan sengaja melakukan kesalahan dalam membaca.
⬇️Beberapa contoh tentang kesalahan-kesalahan dalam membaca Alfatihah yang menyebabkan tidak sahnya shalat.
๐Membaca ๏บَ๏ปซْ๏บชِ๏ปงَ๏บ dengan fathah pada hamzahnya (ahdanaa),
⬇️Maknanya:
❎“Berikanlah hadiah kami kepadanya.”
๐Sedangkan ุง๏ปซ๏บช๏ปง๏บ dengan hamzah washl (ihdina),
⬇️Bermakna
✅“Tunjukilah kami kepadanya, berikan taufiq kami untuk menjalaninya, dan kokohkan kami di atasnya.”
☪️Makna yang kedua adalah makna yang dikehendaki oleh Allah.
๐Membaca ๏บปِ๏บฎَ๏บ๏ปَ ๏บ๏ปَّ๏บฌِ๏ปณ๏ปฆَ ๏บَ๏ปงْ๏ปَู
ْุชُ ๏ปَ๏ป َ๏ปดْ๏ปฌِ๏ปขْ (Penggalan ayat ke-7 alFatihah,
➡️Dibaca an’amtu)
๐Maka shalat menjadi tidak sah, Karena berbeda makna.
(Yaitu) kenikmatan berasal dari si pembaca, bukan dari Allah.
๐Membaca ๏บُ๏ปْ๏บคَ๏ปคْ๏บชُ ๏ปِ๏ป َّ๏ปชِ ๏บญَ๏บِ ๏บُ๏ปْ๏ปَ๏บ๏ปَ๏ปคِ๏ปด๏ปฆَ dengan tidak mentasydidkan huruf al-ba’ ( ุจ) pada kata ุฑَุจِّ maka artinya akan berbeda karena dengan melakukannya berarti sudah menggugurkan 1 huruf, karena asal huruf tasydid adalah 2 huruf yang disatukan.
Maka yang demikian membuat shalat tidak sah.
✍️Dengan demikian,
๐Surah Alfatihah memang harus dibaca secara sempurna baik
✅Harokat-harokatnya,
✅Huruf-hurufnya,
✅Dan ayat-ayatnya.
✍️Jika meninggalkan atau mengganti pengucapan ayat, kata, huruf, maupun harokat yang menyebabkan perbedaan makna,
⬇️Maka
๐ง๐Yang demikian tersebut akan menyebabkan shalat tidak sah.
๐Maka, kegiatan evaluasi bacaan Alqur’an semisal tahsin Alqur’an bersanad menjadi bagian yang penting bagi seorang muslim tuk memastikan ke-shahih-an bacaan Qur’an-nya sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi SAW .
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar