๐Ÿง”๐พ๐ด๐‘ˆ๐‘€ ๐พ๐ป๐ด๐‘Š๐ด๐‘…๐ผ๐ฝ ๐ด๐ท๐ด๐ฟ๐ด๐ป ๐‘ƒ๐ธ๐‘๐บ๐ผ๐พ๐‘ˆ๐‘‡ ๐ท๐‘๐‘ˆ๐ฟ ๐พ๐ป๐‘ˆ๐‘Š๐ด๐ผ๐‘†๐ป๐ผ๐‘…๐ด๐ป

⚛️*"๐€๐ฌ๐ฐ๐š๐ฃ๐š_๐‚๐ฒ๐›๐ž๐ซ"*๐Ÿ“ก

⬇️ Telegram Link 
Https://t.me/Andi_Chavlins
Https://t.me/Aswaja_Cyber

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

๐Ÿง”๐พ๐ด๐‘ˆ๐‘€ ๐พ๐ป๐ด๐‘Š๐ด๐‘…๐ผ๐ฝ ๐ด๐ท๐ด๐ฟ๐ด๐ป ๐‘ƒ๐ธ๐‘๐บ๐ผ๐พ๐‘ˆ๐‘‡ ๐ท๐‘๐‘ˆ๐ฟ ๐พ๐ป๐‘ˆ๐‘Š๐ด๐ผ๐‘†๐ป๐ผ๐‘…๐ด๐ป

☪️Rasulullah telah memfatwakan, Telah murtad (keluar dari Islam)
✒️“Bagaikan anak panah meluncur dari busurnya”
๐Ÿง”Bagi orang-orang seperti Dzul Khuwaishirah penduduk Najed dari bani Tamim
⬇️Yang diberi julukan
๐Ÿ‘‰“Anak muda”
⬇️Atau
๐Ÿ‘‰“Orang-orang muda”
⬇️Yakni
๐Ÿง”Orang-orang yang belum memahami agama dengan baik,
๐Ÿง”Mereka seringkali mengutip ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi,
๐Ÿง”Tapi itu semua dipergunakan untuk menyesatkan,
๐Ÿง”Atau bahkan untuk mengkafirkan orang-orang yang berada di luar kelompok mereka atau yang tidak sepaham (sependapat) dengan mereka.

๐Ÿ“–Telah bercerita kepada kami
๐Ÿ‘ณMuhammad bin Katsir
⬇️Telah mengabarkan kepada kami
๐Ÿ‘ณSufyan
⬇️Dari
๐Ÿ‘ณAl A’masy
⬇️Dari
๐Ÿ‘ณKhaitsamah
⬇️Dari
๐Ÿ‘ณSuwaid bin Ghafalah berkata,
๐Ÿ‘ณ‘Ali radliallahu ‘anhu berkata;
✒️Sungguh, aku terjatuh dari langit lebih aku sukai dari pada berbohong atas nama beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dan jika aku sampaikan kepada kalian tentang urusan antara aku dan kalian,
✒️(Ketahuilah) bahwa perang itu tipu daya.
๐Ÿ‘ณ⬇️Aku mendengar
☪️Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang bersabda:
✒️Akan datang di akhir zaman orang-orang muda dalam pemahaman (lemah pemahaman atau sering salah pahaman).
✒️Mereka berbicara dengan ucapan manusia terbaik (Khairi Qaulil Bariyyah,
✒️Maksudnya suka berdalil dengan Al Qur’an dan Hadits)) namun mereka keluar dari agama bagaikan anak panah melesat keluar dari target buruan yang sudah dikenainya.
✒️Iman mereka tidak sampai ke tenggorokan mereka.
๐Ÿ“š(HR Bukhari 3342)

๐Ÿง”Salah satu satu ciri khas orang-orang seperti Dzul Khuwaishirah penduduk Najed dari bani Tamim atau kaum khawarij,
๐Ÿง”๐Ÿ“–Orang-orang yang membaca Al Qur’an tidak melampaui tenggorokannya
๐Ÿ‘๐Ÿ–ค(tidak mempegaruhi hatinya) karena salah paham sehingga berakhlak buruk adalah suka menggunakan ayat-ayat yang diturunkan bagi orang-orang kafir untuk menyerang kaum muslim.

๐Ÿ‘ณAbdullah bin Umar ra dalam mensifati kelompok khawarij mengatakan:
✒️“Mereka menggunakan ayat-ayat yang diturunkan bagi orang-orang kafir lantas mereka terapkan untuk menyerang orang-orang beriman”.
๐Ÿ“š[Lihat: kitab Sahih Bukhari jilid:4 halaman:197]

๐Ÿ“–๐Ÿง”Salah satu dalil yang umumnya disalahgunakan mereka
⛔Untuk melarang
๐Ÿคฒ☪️Bertawassul dengan Rasulullah maupun para Wali Allah (kekasih Allah) yang sudah wafat.
๐Ÿ“–Adalah ayat yang diturunkan bagi orang-orang kafir seperti
☪️Firman Allah Ta’ala yang artinya,
✒️“Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik).
๐Ÿง”Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata):
✒️“Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”.
✒️Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya.
๐Ÿง”Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.
๐Ÿ“š(QS Az Zumar [39]:3)

๐Ÿง”Mereka memahami tawasul dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maupun para kekasih Allah (wali Allah) yang telah wafat sebagai bentuk penyembahan kepada selain Allah.
๐Ÿง”Mereka mendudukan para ahli takwa dan orang-orang sholeh yang dijadikan sarana (wasilah) dalam bertawasul sebagai “berhala” yang disembah oleh kaum muslim
๐Ÿง”Mereka menyamakan kaum muslim yang bertawassul kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maupun para kekasih Allah (wali Allah) yang telah wafat dengan orang-orang kafir ketika menyembah berhala yang dianggapnya sebuah perantara kepada Allah.
๐Ÿง”Mereka menyamakan argumen kaum jahiliyah ketika diminta berhenti menyembah berhala,
✒️“Kami tidak menyembah mereka (berhala-hala), kecuali untuk mendekatkan diri kami sedekatnya dengan Allah
๐Ÿ“š(QS Al-Zumar [39]:3).

๐ŸคฒPadahal kalau kita cermati perbedaan antara tawassul kaum muslim dan ritual orang kafir seperti disebutkan dalam ayat tersebut adalah
1️⃣.๐ŸคฒTawassul kaum muslim semata-mata dalam berdoa kepada Allah dan tidak ada unsur menyembah kepada yang dijadikan tawassul,
๐Ÿค Sedangkan orang kafir telah menyembah perantara
2️⃣.๐ŸคฒTawassul kaum muslim dengan sesuatu yang dicintai Allah
๐Ÿค Sedangkan orang kafir bertawassul dengan berhala yang sangat dibenci Allah.
๐ŸคฒTawassul kaum muslim dengan sesuatu yang dicintai Allah yakni dengan amal kebaikan berupa bacaan surat, ucapan salam atau pujian bagi ahli kubur maupun istighatsah dengan menyebut nama para Nabi , para kekasih Allah (Wali Allah) atau orang-orang sholeh.

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Ÿ™Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber



Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad