✍️๐๐๐ง๐ฃ๐๐ฐ๐๐ ๐ ๐ข๐ญ๐ง๐๐ก ๐๐๐ฅ๐๐๐ข ๐๐๐ก๐๐๐ข :๐ค๐ด๐ผ๐บ๐ณ๐ฐ๐ด ๐ซ๐ฐ ๐ฐ๐ต๐ซ๐ถ๐ต๐ฌ๐บ๐ฐ๐จ ๐ท๐ฌ๐ต๐ฎ๐ฐ๐ฒ๐ผ๐ป ๐ผ๐ณ๐จ๐ด๐จ ๐บ๐๐จ๐ญ๐ฐ'๐ฐ๐๐จ๐ฏ... ๐ฉ๐ผ๐ฒ๐จ๐ต ๐ฐ๐ด๐จ๐ด ๐บ๐๐จ๐ญ๐ฐ'๐ฐ?
⚛️*"๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ"*๐ก
⬇️ Telegram Link
Https://t.me/Andi_Supriadi65
Https://t.me/Aswaja_Cyber
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐ค๐ด๐ผ๐บ๐ณ๐ฐ๐ด ๐ซ๐ฐ ๐ฐ๐ต๐ซ๐ถ๐ต๐ฌ๐บ๐ฐ๐จ ๐ท๐ฌ๐ต๐ฎ๐ฐ๐ฒ๐ผ๐ป ๐ผ๐ณ๐จ๐ด๐จ ๐บ๐๐จ๐ญ๐ฐ'๐ฐ๐๐จ๐ฏ... ๐ฉ๐ผ๐ฒ๐จ๐ต ๐ฐ๐ด๐จ๐ด ๐บ๐๐จ๐ญ๐ฐ'๐ฐ?
๐งCeramah ustadz Salafi ( Ustadz Farhan Abu Furaihan ) menyalahkan banyak amalan kita.
๐งKelompok yang menamakan diri mereka sebagai Salafi ini tidaklah menggunakan sistem bermadzhab dalam memahami dalil.
๐งSehingga tatkala mereka berbicara soal madzhab maka akan terlihat lucu, menggelikan dan memperlihatkan kualitas keilmuannya.
✍️Maka benar yang dikatakan oleh
๐Ahli hadis dari Madzhab Syafi'i,
๐ณAl-Hafidz Ibnu Hajar:
َูุฅِุฐَุง ุชَََّููู
َ ุงْูู
َุฑْุก ِูู ุบَْูุฑ َّููู ุฃَุชَู ุจَِูุฐِِู ุงْูุนَุฌَุงุฆِุจ
✒️"Jika seseorang berbicara di luar keahliannya, maka ia menyampaikan hal-hal aneh"
๐(Fathul Bari, 5/446)
✍️Beberapa poin saja yang perlu saya jelaskan:
1️⃣. Niat Dalam Shalat
๐งMenurut ustadz ini melafalkan niat (nawaitu, ushalli dll)
๐Adalah
๐๐ณBukan pendapat Imam Syafii,
Melainkan pendapat sebagian ulama Syafiiyah.
๐คBetulkah?
⛔WAHABI SALAFI BOHONG!
๐Mari kita baca dengan seksama:
ุฃَุฎْุจَุฑََูุง ุงุจُْู ุฎُุฒَْูู
َุฉَ ، ุซََูุง ุงูุฑَّุจِْูุนُ َูุงَู َูุงَู ุงูุดَّุงِูุนِู ุฅِุฐَุง ุฃَุฑَุงุฏَ ุฃَْู َูุฏْุฎَُู ِูู ุงูุตََّูุงุฉِ َูุงَู : ุจِุณْู
ِ ุงِููู ู
َُูุฌًِّูุง ِูุจَْูุชِ ุงِููู ู
ُุคَุฏًِّูุง َِููุฑْุถِ ุงِููู ุนَุฒَّ َูุฌَู َّุงُููู ุฃَْูุจَุฑُ
๐"Mengabarkan kepadaku
๐ณIbnu Khuzaimah,
๐Mengabarkan kepadaku
๐ณAr-Rabi',
๐ia berkata:
๐ณImam Syafi'i ketika akan masuk dalam Shalat beliau mengucapkan:
✒️Bismillah Aku menghadap ke Baitullah,
✒️Menunaikkan kewajiban kepada Allah.
✒️Allahu Akbar."
๐(Ibnu Al-Muqri, Al-Mu’jam: 317)
๐คKatanya Imam Nawawi tidak menganjurkan?
⛔WAHABI SALAFI BOHONG LAGI!
๐Mari kita cek lagi tulisan
๐ณImam Nawawi, pentarjih utama Madzhab Syafii:
َูุงَِّّูููุฉُ ุจِุงَْْูููุจِ َُْูููุฏَุจُ ุงُّููุทُْู ُูุจََْูู ุงูุชَّْูุจِูุฑِ.
✒️"Dan niat di dalam hati.
✒️Dianjurkan mengucapkan niat sebelum takbir"
๐(Minhaj Ath-Thalibin 1/26)
๐ณSaya bantu ustadz ini mengambil
๐Dari
๐Kitab Al-Majmu’,
๐งTetapi sayangnya tidak memahami dengan baik maksudnya:
ูุงู ููู ุจููุจู ููู
ูุชููุธ ุจูุณุงูู ุฃุฌุฒุฃู ุนูู ุงูู
ุฐูุจ ูุจู ูุทุน ุงูุฌู
ููุฑ ูููู ุงููุฌู ุงูุฐู ุฐูุฑู ุงูู
ุตูู ูุฐูุฑู ุบูุฑู ููุงู ุตุงุญุจ ุงูุญุงูู ูู ููู ุงุจู ุนุจุฏ ุงููู ุงูุฒุจูุฑู ุฃูู ูุง ูุฌุฒุฆู ุญุชู ูุฌู
ุน ุจูู ููุฉ ุงูููุจ ูุชููุธ ุงููุณุงู ูุงู ุงูุดุงูุนู ุฑุญู
ู ุงููู ูุงู ูู ุงูุญุฌ ุฅุฐุง ููู ุญุฌุง ุฃู ุนู
ุฑุฉ ุฃุฌุฒุฃ ูุงู ูู
ูุชููุธ ูููุณ ูุงูุตูุงุฉ ูุง ุชุตุญ ุงูุง ุจุงููุทู ูุงู ุงุตุญุงุจูุง ุบูุท ูุฐุง ุงููุงุฆู ูููุณ ู
ุฑุงุฏ ุงูุดุงูุนู ุจุงููุทู ูู ุงูุตูุงุฉ ูุฐุง ุจู ู
ุฑุงุฏู ุงูุชูุจูุฑ (ุงูู
ุฌู
ูุน - ุฌ 3 / ุต 277)
2️⃣. Mengirim Pahala Al-Quran Tidak Sampai.
๐งLagi-lagi ustadz ini hanya membaca literatur sekunder, kalaupun rujukannya ke sumber primer Madzhab Syafi’i belum menyeluruh.
๐คMari kita amati, kita bareng-bareng melototi yang disampaikan oleh
๐ณAl-Hafidz Ibnu Hajar:
ََููุงَู ุงْูุญَุณَُู ุจُْู ุงูุตَّุจَّุงุญُ ุงูุฒَّุนَْูุฑَุงِูู ุณَุฃَْูุชُ ุงูุดَّุงِูุนَِّู ุนَِู ุงِْููุฑَุงุกَุฉِ ุนِْูุฏَ ุงَْููุจْุฑِ ََููุงَู ูุงَ ุจَุฃْุณَ ุจَِูุง
✒️"Al-Za'farani (perawi Imam Syafii dalam Qaul Qadim) bertanya kepada Imam Syafii tentang membaca al-Quran di kuburan.
๐ณBeliau menjawab:
✒️Tidak apa-apa"
๐(Al-Ruh, Ibnu Qoyyim, I/11)
๐ณAl-Hafidz Ibnu Hajar berkata:
ََููุฐَุง َูุตٌّ ุบَุฑِْูุจ ุนَِู ุงูุดَّุงِูุนِู َูุงูุฒَّุนَْูุฑَุงِูู ู
ِْู ุฑَُูุงุฉِ ุงَْููุฏِْูู
ِ ََُููู ุซَِูุฉ َูุฅِุฐَุง َูู
ْ َูุฑِุฏْ ِูู ุงْูุฌَุฏِْูุฏِ ู
َุง ُูุฎَุงُِูู ู
َْูุตُْูุตَ ุงَْููุฏِْูู
ِ ََُููู ู
َุนْู
ُْูู ุจِِู ููุฒู
ู
ู ุฐูู ุฃู ูููู ุงูุดุงูุนู ูุงุฆูุง ุจูุตูู ุซูุงุจ ุงููุฑุขู ูุฃู ุงููุฑุขู ุฃุดุฑู ุงูุฐูุฑ
✒️"Ini penjelasan yang asing dari al-Syafi'i.
✒️Al-Za'farani adalah perawi Qaul Qadim, ia orang terpercaya.
✒️Dan jika dalam Qaul Jadid tidak ada yang bertentangan dengan penjelasan Qaul Qadim, maka Qaul Qadim inilah yang diamalkan.
✒️Dengan begitu asy-Syafii mengatakan sampainya pahala al-Quran, sebab Quran adalah dzikir yang paling mulia"
๐(al-Imta', Ibnu Hajar, I/11)
3️⃣.๐งDzikir Suara Keras Setelah Shalat.
๐งUstadz ini melewatkan kalimat awal Imam Syafii dan langsung memberi kesimpulan.
✍️Saya tidak tahu apakah beliau benar-benar melihat langsung ke kitab Al-Umm atau cuma sekedar mendengarkan. Baik saya bantu perlihatkan:
(ูุงู ุงูุดุงูุนู) ููุฐุง ู
ู ุงูู
ุจุงุญ ููุงู
ุงู
ูุบูุฑ ุงูู
ุฃู
ูู
ูุงู ูุฃู ุฅู
ุงู
ุฐูุฑ ุงููู ุจู
ุง ูุตูุช ุฌูุฑุง ุฃู ุณุฑุง ุฃู ุจุบูุฑู ูุญุณู
๐ณAsy-Syafi'i berkata:
✒️"Ini adalah sesuatu yang boleh, bagi Imam atau selain makmum.
๐ณIa berkata:
✒️Jika ada imam yang berdzikir kepada Allah dengan bentuk dikeraskan, dilirihkan atau lainnya, maka ini BAIK"
๐(Al-Umm 1/150)
✍️Jadi soal dzikir suara keras dan tidaknya ada 2 pilihan, baik dan lebih baik.
๐ณKemudian Imam Syafii memilih (ikhtiar) yang lebih baik yaitu lirih.
✅Tapi andaikan dikeraskan juga tidak apa-apa karena juga baik.
๐Di dalam Al-Umm tidak ada kata-kata Imam Syafi'i melarang.
๐Berarti
๐งUstadz ini telah BOHONG lagi atas nama Imam Syafii.
5️⃣.๐งMencukur Jenggot Haram.
๐Kita perhatikan dahulu:
َูุงุฆِุฏَุฉٌ ) َูุงَู ุงูุดَّْูุฎَุงِู ُْููุฑَُู ุญَُْูู ุงِّููุญَْูุฉِ َูุงุนْุชَุฑَุถَُู ุงุจُْู ุงูุฑِّْูุนَุฉُ ِูู ุญَุงุดَِูุฉِ ุงَْููุงَِููุฉِ ุจِุฃََّู ุงูุดَّุงِูุนَِّู ุฑَุถَِู ุงَُّููู ุชَุนَุงَูู ุนَُْูู َูุตَّ ِูู ุงْูุฃُู
ِّ ุนََูู ุงูุชَّุญْุฑِูู
ِ
๐ณ"Ar-Rafi'i dan An-Nawawi berkata bahwa makruh memotong jenggot. Hal ini ditentang oleh Ibnu Rif’ah bahwa Asy-Syafii menjelaskan dalam kitab Al-Umm hukumnya haram"
๐(Tuhfah 41/204)
๐คMengapa Iman Rafi'i dan Imam Nawawi sampai berbeda dengan Imam Madzhabnya?
๐Sebab
๐ณKedua Imam tersebut memiliki otoritas untuk menarjih beberapa pendapat Imam Asy-Syafii.
✅Karena jika ada riwayat yang sahih itulah madzhab Syafii.
✅Ternyata ditemukan sebuah riwayat dalam kitab Al-Bukhari bahwa Sahabat Ibnu Umar pernah memotong jenggot.
✅Jika memotong jenggot adalah haram secara mutlak tentu tidak akan dilakukan oleh Ibnu Umar.
5️⃣.✍️Menulis Nama di Batu Nisan.
๐งUstadz ini lagi-lagi tidak memiliki bekal cukup keilmuan yang memadai dalam istimbath hukum, yakni Ushul Fikih.
✍️Kata-kata 'Nahy' (larangan) ada yang haram dan ada yang makruh.
๐งKetika menyampaikan larangan menulis di kuburan beliau mengutip hadis yang terdapat dalam riwayat Muslim tentang Tajshish.
✍️Saya cek berkali-kali tidak ditemukan dalam Sahih Muslim.
⛔๐Larangan menulis di kuburan itu
๐Riwayat An-Nasai, ustadz.
๐Bukan di Sahih Muslim.
⛔Larangan menulis itu menurut sebagian ulama tidak haram, tapi makruh.
๐Bahkan dalam riwayat Al-Hakim beliau kemukakan:
ู ููุณ ุงูุนู
ู ุนูููุง ูุฅู ุฃุฆู
ุฉ ุงูู
ุณูู
ูู ู
ู ุงูุดุฑู ุฅูู ุงูุบุฑุจ ู
ูุชูุจ ุนูู ูุจูุฑูู
ู ูู ุนู
ู ุฃุฎุฐ ุจู ุงูุฎูู ุนู ุงูุณูู
✒️"Bukan ini (menulis di kuburan) yang diamalkan.
✒️Sebab para Imam dari Timur dan Barat tertulis dimakam mereka.
✒️Ini adalah amal yang telah diambil oleh ulama Khalaf dari ulama Salaf"
๐(Al-Mustadrak, 1/525. Menurut Imam Adz-Dzahabi tetap disebut sebagai muhdats/ sesuatu yang baru)
✍️Saya tidak perlu meneruskan lagi, sebab akan semakin membuka keilmuannya.
๐งIa menyampaikan kesimpulan juga banyak salahnya. Menyampaikan Riwayat hadis juga salah. Jadi, jangan berbicara soal madzhab lain jika masih dangkal. Ibarat mangga yang belum matang rasanya kecut sekali, Ustadz.
๐ณUstadz Ma'ruf Khozin
Ketua Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur.
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar