๐Ÿ“–๐พ๐ผ๐‘†๐ด๐ป๐Ÿง•๐Ÿ”ฅ๐‘Š๐ด๐‘๐ผ๐‘‡๐ด ๐‘Œ๐ด๐‘๐บ ๐‘€๐ด๐‘†๐‘ˆ๐พ ๐‘๐ธ๐‘…๐ด๐พ๐ด๐Ÿˆ‍⬛๐พ๐ด๐‘…๐ธ๐‘๐ด ๐‘†๐ธ๐ธ๐พ๐‘‚๐‘… ๐พ๐‘ˆ๐ถ๐ผ๐‘๐บ ๐ท๐ด๐‘๐Ÿ’ƒ☄️๐‘Š๐ด๐‘๐ผ๐‘‡๐ด ๐‘Œ๐ด๐‘๐บ ๐‘€๐ด๐‘†๐‘ˆ๐พ ๐‘†๐‘‚๐‘…๐บ๐ด๐Ÿฆฎ๐พ๐ด๐‘…๐ธ๐‘๐ด ๐‘†๐ธ๐ธ๐พ๐‘‚๐‘… ๐ด๐‘๐ฝ๐ผ๐‘๐บ

♻️*"๐€๐ฌ๐ฐ๐š๐ฃ๐š_๐‚๐ฒ๐›๐ž๐ซ"*๐Ÿ“ก

⬇️ Telegram Link
Https://t.me/abi_aqilla
Https://t.me/Aswaja_Cyber

           ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

๐Ÿ“–๐พ๐ผ๐‘†๐ด๐ป
๐Ÿง•๐Ÿ”ฅ๐‘Š๐ด๐‘๐ผ๐‘‡๐ด ๐‘Œ๐ด๐‘๐บ ๐‘€๐ด๐‘†๐‘ˆ๐พ ๐‘๐ธ๐‘…๐ด๐พ๐ด
๐Ÿˆ‍⬛๐พ๐ด๐‘…๐ธ๐‘๐ด ๐‘†๐ธ๐ธ๐พ๐‘‚๐‘… ๐พ๐‘ˆ๐ถ๐ผ๐‘๐บ ๐ท๐ด๐‘
๐Ÿ’ƒ☄️๐‘Š๐ด๐‘๐ผ๐‘‡๐ด ๐‘Œ๐ด๐‘๐บ ๐‘€๐ด๐‘†๐‘ˆ๐พ ๐‘†๐‘‚๐‘…๐บ๐ด
๐Ÿฆฎ๐พ๐ด๐‘…๐ธ๐‘๐ด ๐‘†๐ธ๐ธ๐พ๐‘‚๐‘… ๐ด๐‘๐ฝ๐ผ๐‘๐บ

๐Ÿ“–๐Ÿง•Kita pernah tahu riwayat seorang wanita yang pada akhirnya masuk neraka karena kejahatannya
⬇️Yakni
๐Ÿˆ‍⬛Mengurung seekor kucing hingga mati kelaparan.

๐Ÿ“–Telah menceritakan kepada kami
๐Ÿ‘ณIsma’il berkata,
⬇️Telah menceritakan kepadaku
๐Ÿ‘ณMalik dari Nafi’
⬇️Dari
๐Ÿ‘ณ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhuma
☪️Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
✒️Ada seorang wanita disiksa disebabkan mengurung seekor kucing hingga mati kelaparan lalu wanita itupun masuk neraka.
๐Ÿ‘ณNafi’ berkata; Beliau berkata:
✒️Sungguh Allah Maha Mengetahui bahwa kamu tidak memberinya makan dan minum ketika engkau mengurungnya dan tidak membiarkannya berkeliaran sehingga dia dapat memakan serangga tanah.
๐Ÿ“š(HR Bukhari 192)

๐Ÿ“–๐Ÿ’ƒKita pernah tahu pula riwayat seorang wanita yang tidak baik namun pada akhirnya masuk surga karena kebaikannya
⬇️Yakni
๐Ÿ’ง๐ŸฆฎMemberi minum seekor anjing.

๐Ÿ“–Telah bercerita kepada kami
๐Ÿ‘ณAl Hasan bin ash-Shobbah
⬇️Telah bercerita kepada kami
๐Ÿ‘ณIshaq Al Azraq
⬇️Telah bercerita kepada kami
๐Ÿ‘ณ‘Auf dari Al Hasan dan Ibnu Sirin
⬇️Dari
๐Ÿ‘ณAbu Hurairah radliallahu ‘anhu
☪️Dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
✒️Ada seorang wanita pezina yang diampuni dosanya disebabkan (memberi minum seekor anjing).
✒️Ketika dia berjalan ada seekor anjing dekat sebuah sumur yang sedang menjulurkan lidahnya dalam kondisi hampir mati kehausan.
✒️Wanita itu segera melepas sepatunya lalu diikatnya dengan kerudungnya kemudian dia mengambil air dari sumur itu.
✒️Karena perbuatannya itulah maka dia diampuni dosanya.
✍️Oleh karenanya lebih baik mantan penjahat daripada mantan orang baik karena yang diperlukan adalah akhir yang baik.
✍️Tiada seorangpun mengetahui bagaimana keadaan akhir yang akan dialami sehingga tidak boleh sombong dengan keadaan pada saat ini dan tidak boleh pula merendahkan keadaan orang lain pada saat ini.

๐Ÿ‘ณHabib Ali Al Jifri mengingatkan,
✒️“Tidak dibenarkan bagimu untuk menghina seseorang.
✒️Hinakanlah maksiat tapi jangan kaum menghina pelaku maksiat.
✒️Hinakanlah kufur tapi jangan kau menghina orang kafir karena dzat yang dihinakan pada kafir itu adalah hakikat kekufurannya.
๐Ÿค”Apakah hakikat kekufuran itu?
๐Ÿ‘‡Yaitu
๐Ÿ‚Orang yang mati dalam keadaan kufur
✅Tetapi selagi dia hidup maka dia tidak boleh dihina
✅Karena sesungguhnya kita tidak mengetahui bagaimana dia akan mati
✅Maka kita tidak dibenarkan menghina seseorangpun dari makhluk Allah.
๐Ÿ‘ณBeliau menambahkan bahwa
⛔Terlarang melihat makhluk Allah termasuk pelaku maksiat dengan pandangan penghinaan (Ainu Al tahqir)
๐Ÿค—Sedangkan pandangan kepada pelaku maksiat dengan pandangan belas kasihan (Ainu Al syafaqoh) adalah pandangan yang dapat memberikan pancaran pada hati ini.

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Ÿ™Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber


Komentar