๐Ÿ’Ž๐‘ด๐’–๐’•๐’Š๐’‚๐’“๐’‚ ๐‘ฏ๐’Š๐’Œ๐’Ž๐’‚๐’‰ :๐Ÿ’ž๐‘ด๐‘จ๐‘ฏ๐‘จ๐‘ฉ๐‘ฉ๐‘จ๐‘ฏ ( ๐‘ช๐‘ฐ๐‘ต๐‘ป๐‘จ )

๐ŸŸข⃤‌*๐€๐ฌ๐ฐ๐š๐ฃ๐š_๐‚๐ฒ๐›๐ž๐ซ*๐Ÿ“ก

๐ŸŒ Telegram⬇️
Https://t.me/tinta_sufi
Https://t.me/Aswaja_Cyber

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

๐Ÿ’Ž๐‘ด๐’–๐’•๐’Š๐’‚๐’“๐’‚ ๐‘ฏ๐’Š๐’Œ๐’Ž๐’‚๐’‰ :
๐Ÿ’ž๐‘ด๐‘จ๐‘ฏ๐‘จ๐‘ฉ๐‘ฉ๐‘จ๐‘ฏ ( ๐‘ช๐‘ฐ๐‘ต๐‘ป๐‘จ )

๐Ÿ’Cinta ada yang merupakan sebuah ibadah dan ada yang tidak.
๐Ÿ’žCinta yang merupakan ibadah adalah cinta yang melazimkan pengagungan, perendahan diri, dan ketaatan kepada yang dicintainya.

☪️Allah berfirman,

ูˆَู…ِู†َ ูฑู„ู†َّุงุณِ ู…َู† ูŠَุชَّุฎِุฐُ ู…ِู† ุฏُูˆู†ِ ูฑู„ู„َّู‡ِ ุฃَู†ุฏَุงุฏًุง ูŠُุญِุจُّูˆู†َู‡ُู…ۡ ูƒَุญُุจِّ ูฑู„ู„َّู‡ِ ۖ ูˆَูฑู„َّุฐِูŠู†َ ุกَุงู…َู†ُูˆุٓงْ ุฃَุดَุฏُّ ุญُุจًّุง ู„ِّู„َّู‡ِ ۗ ูˆَู„َูˆۡ ูŠَุฑَู‰ ูฑู„َّุฐِูŠู†َ ุธَู„َู…ُูˆุٓงْ ุฅِุฐۡ ูŠَุฑَูˆูۡ†َ ูฑู„ุۡนَุฐَุงุจَ ุฃَู†َّ ูฑู„ูۡ‚ُูˆَّุฉَ ู„ِู„َّู‡ِ ุฌَู…ِูŠุนًุง ูˆَุฃَู†َّ ูฑู„ู„َّู‡َ ุดَุฏِูŠุฏُ ูฑู„ุۡนَุฐَุงุจِ

✒️Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.
✒️Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.
✒️Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).
๐Ÿ“š(Q.S. Al Baqarah: 165).

๐Ÿ“–Pada ayat tersebut,
๐Ÿง˜Allah memuji orang beriman dengan kecintaannya yang besar kepada Allah,
๐Ÿง˜Sehingga bisa disimpulkan bahwa cinta yang melazimkan pengagungan kepada yang dicintainya merupakan suatu ibadah.
☪️Selain itu, Allah juga memberikan ancaman berupa siksaan yang berat kepada orang yang mencintai selain Allah sebagaimana ia mencintai Allah.

๐ŸคCinta ini merupakan landasan dari setiap amalan.
๐ŸฅฐSeseorang melakukan sesuatu dikarenakan sesuatu yang ia cintai.
๐Ÿ“–Ketika ia melakukan suatu amalan, bisa jadi ia mencintai amalan tersebut secara dzatnya,
⬇️Misalnya
๐ŸœMakan (ia memang suka dengan makanan tersebut) atau bisa jadi bukan pada dzatnya,
๐Ÿ’ŠSemisal berobat (yang ia sukai adalah keadaan sehat dengan sebab berobat, bukan minum obatnya).
๐Ÿง˜Dan ibadah kepada Allah itu dilandasi di atas cinta, bahkan itulah hakikat dari ibadah.
๐Ÿ‘๐ŸคOrang yang beribadah tanpa disertai rasa cinta kepada Allah
⬇️Berarti
⚠️Dia melakukan ibadah tersebut sekedar kulit tanpa ruh.

            ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Ÿ™Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad