๐Ÿ“–๐Ÿ‘ณ๐‘ต๐’‚๐’”๐’†๐’‰๐’‚๐’• ๐‘ผ๐’๐’‚๐’Ž๐’‚ :๐Ÿค”๐– ๐–ซ ๐–ฐ๐–ด๐–ฑ'๐– ๐–ญ ๐–ฌ๐–ค๐–ฌ๐–ค๐–ฑ๐–จ๐–ญ๐–ณ๐– ๐–ง๐–ช๐– ๐–ญ ๐–ฌ๐–ค๐–ฌ๐–ก๐–ด๐–ญ๐–ด๐–ง ๐–ฒ๐–ค๐–ฌ๐–ด๐–  ๐–ฎ๐–ฑ๐– ๐–ญ๐–ฆ ๐–ช๐– ๐–ฅ๐–จ๐–ฑ???

⚛️*"๐€๐ฌ๐ฐ๐š๐ฃ๐š_๐‚๐ฒ๐›๐ž๐ซ"*๐Ÿ“ก

⬇️ Telegram Link 
Https://t.me/Andi_Chavlins
Https://t.me/Aswaja_Cyber

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

๐Ÿ“–๐Ÿ‘ณ๐‘ต๐’‚๐’”๐’†๐’‰๐’‚๐’• ๐‘ผ๐’๐’‚๐’Ž๐’‚ :
๐Ÿค”๐– ๐–ซ ๐–ฐ๐–ด๐–ฑ'๐– ๐–ญ ๐–ฌ๐–ค๐–ฌ๐–ค๐–ฑ๐–จ๐–ญ๐–ณ๐– ๐–ง๐–ช๐– ๐–ญ ๐–ฌ๐–ค๐–ฌ๐–ก๐–ด๐–ญ๐–ด๐–ง ๐–ฒ๐–ค๐–ฌ๐–ด๐–  ๐–ฎ๐–ฑ๐– ๐–ญ๐–ฆ ๐–ช๐– ๐–ฅ๐–จ๐–ฑ???

๐Ÿ“–Memang tidak sedikit ayat-ayat Al-Quran yang dijadikan ‘senjata’ untuk membenarkan pendapat-pendapat yang menyimpang dari syariat Islam.
๐Ÿ‘‡Modusnya adalah
๐Ÿง”Menafsirkan ayat-ayat tertentu secara sepihak,
Tanpa mengkaitkannya dengan ayat-ayat lain atau hadits-hadits terkait.
Dan tentunya hasil tafsir itu juga berbenturan dengan fatwa-fatwa para ulama fiqih yang muktamad.
Ayat yang lafadz ‘kaafaah’, yang secara harfiyah memang bermakna semua atau seluruhnya.

ูˆَู‚َุงุชِู„ُูˆุงْ ุงู„ْู…ُุดْุฑِูƒِูŠู†َ ูƒَุขูَّุฉً ูƒَู…َุง ูŠُู‚َุงุชِู„ُูˆู†َูƒُู…ْ ูƒَุขูَّุฉً

✒️Dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya.
๐Ÿ“–(QS. At-Taubah : 36)

๐Ÿง”Bahkan menurut pendukung pendapat ini,
Sejak turun ayat ini tidak ada lagi pembagian kafir harbi atau kafir dzimmi.
Sebab ada lafadz ‘kaaffah’ di dalam ayat ini, yang artinya adalah semua dan seluruhnya.
Maksudnya Allah SWT telah memerintahkan kita umat Islam untuk membunuh semua orang musyrik tanpa membeda-bedakan apakah dia kafir dzimmi atau kafir harbi. Pendeknya, kalau dia bukan muslim maka halal darahnya menurut ayat ini.

๐Ÿ‘❎Pendapat seperti di atas tentu tidak tepat.
๐Ÿ‘ณSebab para ulama malah tidak membenarkan kita membunuh semua orang musyrik atau kafir.
✅Hanya orang kafir harbi saja yang boleh dibunuh dan bukan semuanya.

๐Ÿ“–Memang adanya lafadz ‘kaaffah’ di dalam ayat ini seolah-olah mengisyaratkan untuk membunuh semua orang kafir.
๐Ÿ‘‡Namun menurut
๐Ÿ‘ณAl-Imam Ath-Thabari, ulama terbesar dalam bidang ilmu tafsir,
๐Ÿ‘‡Bahwa
๐Ÿ‘Makna kaaffah itu bukanlah menunjukkan perintah untuk membunuh seorang orang musyrik.

๐Ÿ‘ณDalam Tafsir Ath-Thabari,
๐Ÿ‘‡Beliau menjelaskan
✅Yang dimaksud dengan kata ‘kaaffah’ merupakan pihak umat Islam dan bukan orang kafir.
๐Ÿ‘‡Maksudnya,
✅Dalam memerangi orang kafir, wajiblah semua umat Islam secara keseluruhan (kaaffah) untuk ikut serta.
✅Sebab orang kafir pun secara keseluruhan (kaaffah) juga ikut serta dalam memerangi umat Islam.
✅Jadi maksud ayat ini bukan perintah untuk membunuh semua orang kafir.

๐Ÿ‘‡Kalau pun maksud dari lafadz ini
๐Ÿ‘‰‘Kaffah’ dipaksakan sebagai dasar
๐Ÿ‘‡Untuk
๐ŸฉธMembunuh semua orang musyrik,
๐Ÿ‘ณMaka ada pendapat ulama tafsir lain yang menjelaskan bahwa ayat ini sudah dinasakh, alias dihapus keberlakuannya.
๐Ÿ‘ณHal itu disebutkan oleh Ibnu Athiyah
๐Ÿ‘‡Sebagaimana dinuqil oleh
๐Ÿ‘ณAl-Imam Al-Qurthubi
๐Ÿ“šDalam tasfir Al-Jami’ li Ahkamil Quran.
๐Ÿ‘ณBeliau menjelaskan
✒️Bahwa awalnya memerangi orang musyrik itu merupakan fardhu ‘ain bagi setiap muslim.
✒️Kemudian hukum ini dinasakh atau dihapus, diganti menjadi fardhu kifiayah saja.
✒️Maksudnya yang wajib hanya mereka yang terlibat dalam peperangan tertentu saja,
✒️Dan bukan semua umat Islam.

๐Ÿ‘ณDr. Yusuf Al-Qaradawi ketika menjawab masalah ini menjelaskan sebagaimana beliau tuliskan dalam
๐Ÿ“šKitab Fiqih Al-Jihad,
✒️Bahwa yang dimaksud dengan ‘kaaffah’ dalam ayat ini adalah sebatas orang-orang musyrik yang disebutkan dalam ayat tersebut.

๐Ÿ“–Ayat tersebut sedang membicarakan tentang tindakan sekelompok orang-orang musyrik yang berkhianat atas ketentuan perang.
✍️Dan pengkhianatan ini beresiko besar,
๐Ÿ‘‡Yaitu
๐ŸฉธMereka akan dibunuh semuanya.
๐ŸฉธKetika mereka benar-benar berkhianat, tidak ayal semua yang terlibat dalam pengkhianatan itu memang harus dibunuh.
✅Tetapi sebatas yang terlibat saja dan bukan seluruh orang kafir di muka bumi.

☪️Syariat Islam turun
๐Ÿ‘Bukan dengan tujuan untuk membunuh manusia dan menghilangkan nyawanya.
๐Ÿ‘‡Sebaliknya,
๐ŸคฒTujuannya adalah untuk menjadi rahmat bagi alam semesta.
๐Ÿ‘‡Dalam syariat Islam,
✅Orang kafir berhak hidup damai dengan umat Islam.
✅Dan tidaklah ajaran Islam ini diturunkan, kecuali untuk dijadikan petunjuk bagi mereka yang mau.
✅Sedangkan mereka yang tidak mau mengikuti petunjuk dari Allah, tentu saja tidak ada paksaan, tidak perlu dimusuhi, dan tidak perlu diperangi.

            ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Ÿ™Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad