๐*๐ป๐๐๐๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐ :๐ณ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ข๐ง ๐๐๐๐ ๐๐,⛪๐๐๐๐๐๐๐⬇️๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฆ๐๐ง๐ ๐๐ค๐ฎ๐ข☪️๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐
⚛️*"๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ"*๐ก
⬇️ Instagram Link
Https://t.me/Andi_Chavlins
Https://t.me/Aswaja_Cyber
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐*๐ป๐๐๐๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐ :
๐ณ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ข๐ง ๐๐๐๐
๐๐,
⛪๐๐๐๐๐๐๐
⬇️๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฆ๐๐ง๐ ๐๐ค๐ฎ๐ข
☪️๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐
☪️Saat Rasulullah SAW menerima wahyu pertama di awal kenabiannya,
Nabi Muhammad SAW ragu dengan apa yang dialaminya.
☪️Nabi Muhammad SAW bergegas pulang ke rumah dan menemui istrinya Sayyidah Khadijah atau dikenal Siti Khadijah.
☄️Keagungan wahyu pertama yang diturunkan Allah
⬇️Yakni
๐Surah Al-Alaq ayat 1-5 di Gua Hira yang sangat menggetarkan Rasulullah
SAW.
☪️Penuh kekhawatiran, Nabi
Muhammad SAW pun meminta Khadijah untuk menyelimutinya.
✍️Seperti diketahui,
๐Al-Alaq merupakan surat ke-96 dan terdiri atas 19 ayat secara totalnya.
๐Surah ini tergolong dalam surat (fase) Makkiyah
⬇️Atau
๐Ayat-ayat al-Qur’an yang turun sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah.
✍️Dilanjutkan,
Saat itu Nabi Muhammad SAW menceritakan semua peristiwa yang dialaminya kepada istrinya.
Usai mendengar yang dialami Nabi
Muhammad SAW,
๐งKhadijah mengajak suaminya menemui putra pamannya
⬇️Yakni
๐ณWaraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul ‘Uzza
✍️๐Yang juga menulis kitab Injil berbahasa Ibrani.
๐งKemudian pergilah Khadijah dan
Nabi Muhammad SAW menemui Waraqah bin Naufal, saudara sepupunya itu.
✍️Saat bertemu Waraqah,
☪️Nabi Muhammad SAW menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya.
๐ณWaraqah pun meyakini dan membenarkan kerasulan Nabi dan menyatakan apa yang dialami Nabi Muhammad SAW sama seperti yang telah diturunkan Allah kepada Nabi Musa.
✍️Setelah diceritakan secara detail,
๐ณWaraqah bin Naufal mengatakan:
✅“Berbahagialah, kemudian berbahagialah.
✅Aku bersaksi bahwa kau adalah orang yang (dijanjikan) membawa kabar gembira oleh (Isa) putra Maryam.
✅Sesungguhnya kau (didatangi malaikat) seperti Namus untuk Musa.
✅Sesungguhnya kau adalah nabi yang diutus.
✅Sesungguhnya kau akan diperintahkan untuk berjihad setelah harimu (diangkat menjadi nabi) ini,
✅Dan andai aku masih bertemu masa itu, sungguh, aku akan berjihad bersamamu.”
๐(Imam Abu Bakr al-Baihaqi, Dalรข’il al-Nubuwwah, Kairo: Dar al – Rayyan li al-Turats, 1988, juz 2, hlm 158-159), seperti dilansir islam.nu.
✅“Seandainya aku ada saat itu, pasti aku akan menolongmu dengan sekemampuanku,”๐ณKata Waraqah.
✍️Namun,
๐ณWaraqah tak mengalami masa-masa yang telah diucapkannya di mana kaum kafir Quraisy saat itu menyakiti Nabi Muhammad SAW setelah mendapatkan wahyu.
๐Sebab Waraqah terlebih dulu wafat.
✍️Kesaksian Waraqah tentang kerasulan NabiMuhammad SAW
⬇️Juga ditemukan dalam
๐Hadis Nabi Muhammad SAW ⬇️Dalam
๐Kitab Shahih al Bukhari.
๐Hadis ini juga diriwayatkan
๐ณAbdullah bin Yusuf, Abu Shalih, dan Hilal bin Raddad dari az-Zuhri.
๐ณWaraqah bin Naufal termasuk orang langka.
๐ฟKetika mayoritas orang Quraisy menyembah berhala,
๐ณIa justru mempercayai tradisi agama-agama terdahulu dan menolak menyembah berhala.
๐ณWaraqah bin Naufal mencari agama yang lurus (al-millah al-hanafiyyah) dan ajaran Ibrahim (al-syarรฎ’ah al-ibrรขhimiyyah).
๐Dari berbagai riwayat,
๐ณWaraqah bin Naufal orang yang haus dengan kebenaran.
๐Ia berkelana ke berbagai penjuru mencari kebenaran yang hakiki.
๐ณWaraqah juga belajar pada banyak guru, dan menguasai kitab-kitab suci terdahulu, khususnya Yahudi dan Kristen.
๐ณIa juga menyalin kitab Perjanjian Baru ke dalam bahasa Arab.
✅Ia memahami betul isi kitab-kitab suci terdahulu, terutama dalam tradisi Ibrahim.
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar