๐Ÿ•Œ*๐‘บ๐’†๐’“๐’Š ๐‘ฐ๐’ƒ๐’‚๐’…๐’‚๐’‰ :๐Ÿ’ฆ๐‘ด๐‘ฌ๐‘ต๐‘ฎ๐‘ฌ๐‘ต๐‘จ๐‘ณ ๐‘พ๐‘ผ๐‘ซ๐‘ฏ๐‘ผ & ๐‘ป๐‘จ๐‘ป๐‘จ ๐‘ช๐‘จ๐‘น๐‘จ๐‘ต๐’€๐‘จ

⚛️*"๐€๐ฌ๐ฐ๐š๐ฃ๐š_๐‚๐ฒ๐›๐ž๐ซ"*๐Ÿ“ก
๐ŸŒ.Https://t.me/Andi_Chavlins
๐ŸŒ.Https://t.me/Aswaja_Cyber

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

๐Ÿ•Œ*๐‘บ๐’†๐’“๐’Š ๐‘ฐ๐’ƒ๐’‚๐’…๐’‚๐’‰ :
๐Ÿ’ฆ๐‘ด๐‘ฌ๐‘ต๐‘ฎ๐‘ฌ๐‘ต๐‘จ๐‘ณ ๐‘พ๐‘ผ๐‘ซ๐‘ฏ๐‘ผ & ๐‘ป๐‘จ๐‘ป๐‘จ ๐‘ช๐‘จ๐‘น๐‘จ๐‘ต๐’€๐‘จ

๐Ÿ’ฆThaharah alias membersihkan dan menyucikan diri adalah bab pertama yang sering dibahas dalam buku-buku fikih.
๐Ÿ’ฆSalah satu bentuk thaharah paling umum dalam Islam adalah wudhu.
☪️Allah berfirman bahwa jika seseorang hendak mendirikan shalat, hendaklah ia berwudhu
๐Ÿ“š(QS. Al-Maidah [5]: 6).

☪️Rasulullah ๏ทบ bersabda:

‏ ู„ุงَ ุตَู„ุงَุฉَ ู„ِู…َู†ْ ู„ุงَ ูˆُุถُูˆุกَ ู„َู‡ُ

✅Tidak ada shalat bagi orang yang tidak berwudhu
๐Ÿ“š(HR. Abu Dawud no. 101).

☪️Beliau ๏ทบ juga bersabda:

ู„ุงَ ูŠَู‚ْุจَู„ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุตَู„ุงَุฉَ ุฃَุญَุฏِูƒُู…ْ ุฅِุฐَุง ุฃَุญْุฏَุซَ ุญَุชَّู‰ ูŠَุชَูˆَุถَّุฃَ

✅Allah tidak menerima shalat salah seorang dari kalian jika ia berhadas sampai ia berwudhu
๐Ÿ“š(HR. Bukhari no. 6954).

๐Ÿง˜Setiap muslim yang mendirikan shalat harus dalam keadaan suci dari kotoran, baik yang berbentuk fisik (najis) maupun maknawi (hadas).
๐ŸคฎAdapun najis terbagi menjadi tiga:
✅Najis berat (mughallazah),
✅Tengah (mutawassithah),
✅Dan Ringan (mukhaffafah).
๐ŸคฎSedangkan hadas terbagi menjadi dua:
✅Hadas besar (kabir)
✅Dan Kecil (shagir).

๐ŸคฎSetiap jenis kotoran punya cara menyucikannya masing-masing.
๐Ÿ’ฆWudhu sendiri adalah cara untuk menyucikan hadas kecil.
⚛️Dalam mazhab Syafii, seseorang dianggap berhadas kecil apabila:
1️⃣. Keluar sesuatu dari kemaluan atau duburnya (selain darah haid, nifas, atau mani), seperti buang air kecil dan besar atau buang angin.
2️⃣. Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan.
3️⃣. Menyentuh lubang dubur dengan telapak tangan.
4️⃣. Bersentuhan kulit dengan lawan jenis yang bukan mahram. 
5️⃣. Tidur (selain dalam posisi duduk yang menetap).
6️⃣. Hilang akal.

๐Ÿ’ฆTata Cara Wudhu

☪️Allah telah menuntun mengenai tata cara wudhu dalam Al-Qur’an.
☪️Allah berfirman:

ูŠٰุٓงَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงٰู…َู†ُูˆْุٓง ุงِุฐَุง ู‚ُู…ْุชُู…ْ ุงِู„َู‰ ุงู„ุตَّู„ٰูˆุฉِ ูَุงุบْุณِู„ُูˆْุง ูˆُุฌُูˆْู‡َูƒُู…ْ ูˆَุงَูŠْุฏِูŠَูƒُู…ْ ุงِู„َู‰ ุงู„ْู…َุฑَุงูِู‚ِ ูˆَุงู…ْุณَุญُูˆْุง ุจِุฑُุกُูˆْุณِูƒُู…ْ ูˆَุงَุฑْุฌُู„َูƒُู…ْ ุงِู„َู‰ ุงู„ْูƒَุนْุจَูŠْู†ِۗ

✅Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki
๐Ÿ“š(QS. Al-Maidah [5]: 6).

๐Ÿ“–ِِAyatdi atas menjelaskan tentang bagian-bagian yang wajib dibasuh saat wudhu.
๐Ÿ“–Berdasarkan ayat di atas,
⚛️Rukun wudhu ada enam menurut mazhab Syafii:
1️⃣. Niat berwudhu dalam hati.
2️⃣. Membasuh wajah.
3️⃣. Membasuh kedua tangan sampai siku.
4️⃣. Mengusap kepala dengan air.
5️⃣. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
6️⃣. Berurutan atau tertib.

๐Ÿ’ฆWudhu dianggap sah apabila rukun-rukun tersebut terpenuhi.
✍️Selain rukun-rukun tersebut,
☪️Rasulullah ๏ทบ mempraktekkan cara berwudhu yang sempurna dengan menambahkan hal-hal sunnah dalam berwudhu. 

๐Ÿ‘ณSayyidina Utsman bin Affan ra. pernah menunjukkan tata cara wudhu Rasulullah ๏ทบ kepada para Tabi’in
๐Ÿ“š(Lihat HR. Bukhari no. 164).
☪️Berikut ini tata cara wudhu Rasulullah ๏ทบ sesuai urutan yang disampaikan Sayyidina Utsman RA :

1️⃣. Membasuh tangan.
✍️Membasuh tangan tidak termasuk dalam rukun wudhu, namun sunnah yang menyempurnakan wudhu.
☪️Rasulullah ๏ทบ biasa membasuh tangan sebelum memasukkan tangan ke wadah air untuk berwudhu.
๐Ÿ‘‡Tujuannya adalah
⚠️Berhati-hati tidak mencampur air wudhu dengan najis.

2️⃣. Berniat wudhu.
✍️Niat termasuk dalam rukun wudhu berdasarkan hadis Rasulullah ๏ทบ :

ุฅِู†َّู…َุง ุงู„ุฃَุนْู…َุงู„ُ ุจِุงู„ู†ِّูŠَّุฉِ

✅Sesungguhnya setiap amal itu berdasarkan niat
๐Ÿ“š(HR. Bukhari no. 6689).

✍️Niat wudhu biasanya dilakukan bersamaan dengan membasuh wajah.
๐ŸคNiat bertempat dalam hati,
✅Tetapi boleh juga dilafazkan.
✍️Adapun lafaz niat wudhu yang biasa dibaca sebagai berikut:

ู†َูˆَูŠْุชُ ุงู„ْูˆُุถُูˆْุกَ ู„ِุฑَูْุนِ ุงู„ْุญَุฏَุซِ ุงู„ْุงَุตْุบَุฑِ ู„ِู„ّٰู‡ِ ุชَุนَุงู„ٰู‰

✅Nawaitul wudlu’a liraf’il hadatsil asghari lillahi ta’ala
✅Saya berniat wudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah ta’ala.

3️⃣. Berkumur.
✍️Berkumur juga termasuk ke dalam sunnah wudhu.
✅Walaupun mulut merupakan anggota wajah, tetapi ia termasuk bagian dalam yang berbeda hukumnya dengan bagian wajah yang terlihat.
๐Ÿ˜ทSaat berpuasa,
✅Lebih baik untuk meninggalkan berkumur saat wudhu untuk menghindari air masuk ke kerongkongan yang akan membatalkan puasa.

4️⃣. Istinsyaq dan istintsar.
✍️Istinsyaq adalah memasukkan air ke hidung dan menghirupnya hingga mengenai pangkal hidung yang memungkinkan.
๐Ÿ’ฆSetelah itu, air dikeluarkan lagi dari hidung, sehingga kotoran ikut bersama air yang keluar.
✅Proses mengeluarkan air ini disebut istintsar. 
๐Ÿ‘ณImam Syafii menganjurkan untuk istinsyaq dan istintsar sesempurna mungkin, kecuali saat puasa, karena dikhawatirkan air terhirup hingga tenggorokan dan membatalkan puasa.

☪️Rasulullah ๏ทบ bersabda: 

ุฃَุณْุจِุบِ ุงู„ْูˆُุถُูˆุกَ ูˆَุฎَู„ِّู„ْ ุจَูŠْู†َ ุงู„ุฃَุตَุงุจِุนِ ูˆَุจَุงู„ِุบْ ูِูŠ ุงู„ุงِุณْุชِู†ْุดَุงู‚ِ ุฅِู„ุงَّ ุฃَู†ْ ุชَูƒُูˆู†َ ุตَุงุฆِู…ًุง

✅Sempurnakanlah wudhu, dan selalah jari-jari, dan sempurnakan istinsyaq kecuali kamu sedang berpuasa
๐Ÿ“š(HR. Tirmidzi no. 788).

5️⃣. Membasuh wajah.
✍️Membasuh wajah adalah rukun wudhu,
๐Ÿ’ฆMaka orang yang berwudhu harus benar-benar mengenai seluruh bagian wajah dengan air.
✅Batas wajah ke samping adalah sampai kedua telinga, dan ke atas adalah sampai tempat tumbuhnya rambut kepala, dan ke bawah hingga bawah dagu tempat jenggot tumbuh. 

6️⃣. Membasuh tangan sampai siku.
✍️Seperti wajah,
✅Membasuh tangan juga termasuk dalam rukun wudhu.
✅Seluruh bagian tangan mulai ujung jari hingga siku harus terkena air.
☪️Maka dari itu Rasulullah ๏ทบ
✅Menyarankan untuk menyela-nyela jemari saat wudhu
๐Ÿ“š(HR. Tirmidzi no. 788).

7️⃣. Mengusap kepala.
✍️Mengusap kepala adalah salah satu rukun wudhu.
๐Ÿ‘ณBagian kepala yang wajib diusap menurut Imam Syafii adalah sebagian kepala tanpa batasan tertentu.
๐Ÿ“–Hal ini berdasarkan riwayat dari
๐Ÿ‘ณIbnu Mughirah bin Syu’bah RA :

ุฃَู†َّ ุงู„ู†َّุจِูŠَّ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุชَูˆَุถَّุฃَ ูَู…َุณَุญَ ุจِู†َุงุตِูŠَุชِู‡ِ ูˆَุนَู„َู‰ ุงู„ْุนِู…َุงู…َุฉِ

✅Sesungguhnya Nabi ๏ทบ berwudhu lalu mengusap jambulnya, dan atas surbannya
๐Ÿ“š(HR. Muslim no. 274).

✅Namun akan lebih baik jika mengusap seluruh kepala dari depan ke belakang lalu kembali ke depan.
✅Sedangkan orang yang tidak memiliki rambut dapat mengusap kepala saja.

8️⃣. Membasuh telinga.
✍️Membasuh telinga adalah salah satu sunnah wudhu.
๐Ÿ‘ณImam Syafii menganjurkan agar orang yang berwudhu membasuh telinga bagian dalam dan luar dengan air yang berbeda dengan yang dipakai untuk membasuh kepala.

9️⃣. Membasuh kaki hingga mata kaki.
✍️Setiap berwudhu, kita harus membasuh kaki dengan sempurna karena merupakan rukun wudhu.
✅Oleh karena itu sangat dianjurkan menyela-nyela jari kaki dan mengusap tumit untuk memastikan seluruh bagian kaki sampai mata kaki terkena air.

✅Termasuk dalam sunnah wudhu adalah membasuh setiap bagian sebanyak tiga kali, dan mengawali dari kanan saat membasuh tangan atau kaki.
✅Adapun melebihi tiga kali basuhan adalah makruh,
☪️Sesuai dengan hadis Rasulullah ๏ทบ:

ู‡َุฐَุง ุงู„ْูˆُุถُูˆุกُ ูَู…َู†ْ ุฒَุงุฏَ ุนَู„َู‰ ู‡َุฐَุง ูَู‚َุฏْ ุฃَุณَุงุกَ ูˆَุชَุนَุฏَّู‰ ุฃَูˆْ ุธَู„َู…َ

✅Beginilah wudhu.
✅Siapa yang menambah lebih dari itu (lebih dari tiga), maka dia telah keliru, melampaui batas, dan zalim
๐Ÿ“š(HR. Ibnu Majah no. 422).

✍️Tata cara wudhu di atas harus dilakukan secara tertib atau berurutan (mulai dari membasuh wajah hingga kaki).
⚛️Menurut mazhab Syafii,
⛔Mendahulukan atau mengakhirkan anggota wudhu dengan acak akan menyebabkan wudhu tidak sah dan harus diulang dari awal. 

✍️Menyempurnakan wudhu adalah langkah awal menuju shalat yang sempurna.
๐Ÿ’ฆJadi mari kita berwudhu sesuai tuntunan Rasulullah ๏ทบ karena
☪️Beliau ๏ทบ bersabda:

ู…َู†ْ ุชَูˆَุถَّุฃَ ู†َุญْูˆَ ูˆُุถُูˆุฆِูŠ ู‡َุฐَุง ุซُู…َّ ุตَู„َّู‰ ุฑَูƒْุนَุชَูŠْู†ِ، ู„ุงَ ูŠُุญَุฏِّุซُ ูِูŠู‡ِู…َุง ู†َูْุณَู‡ُ، ุบَูَุฑَ ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َู‡ُ ู…َุง ุชَู‚َุฏَّู…َ ู…ِู†ْ ุฐَู†ْุจِู‡ِ ‏

✅Barang siapa yang berwudhu seperti aku berwudhu, lalu shalat dua rakaat, dan tidak berbicara dari wudhu hingga shalat, akan Allah ampuni dosa-dosanya yang telah berlalu
๐Ÿ“š(HR. Bukhari no. 164).

✍️Referensi:
๐Ÿ‘ณMuhammad bin Ismail Al-Bukhari;
๐Ÿ“šAl-Jami’ As-Shahih,
๐Ÿ‘ณMuhammad bin Idris Asy-Syafii;
๐Ÿ“šAl-Umm,
๐Ÿ‘ณAbu Dawud;
๐Ÿ“šSunan Abi Dawud,
๐Ÿ‘ณZain Ad-Din Al Malibari;
๐Ÿ“šFath Al-Mu’in.

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Ÿ™Salam santun.
๐ŸŒ.Https://t.me/Aswaja_Cyber


Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad