๐Ÿ“’*๐‘ป๐’‚๐’–๐’”๐’Š๐’š๐’‚๐’‰ ๐‘จ๐’”๐’˜๐’‚๐’‹๐’‚ :๐Ÿ‘ณ๐‘บ๐‘จ๐‘จ๐‘ป ๐‘จ๐‘ฏ๐‘ณ๐‘ฐ ๐‘ฐ๐‘ฉ๐‘จ๐‘ซ๐‘จ๐‘ฏ๐Ÿคผ๐‘ฒ๐‘จ๐‘ณ๐‘จ๐‘ฏ ๐‘ป๐‘จ๐‘ต๐‘ซ๐‘ฐ๐‘ต๐‘ฎ ๐‘ด๐‘ฌ๐‘ณ๐‘จ๐‘พ๐‘จ๐‘ต๐Ÿ˜ˆ๐‘ฐ๐‘ฉ๐‘ณ๐‘ฐ๐‘บ


⚛️*"๐€๐ฌ๐ฐ๐š๐ฃ๐š_๐‚๐ฒ๐›๐ž๐ซ"*๐Ÿ“ก

⬇️ Telegram Link 
Https://t.me/Andi_Chavlins
Https://t.me/Aswaja_Cyber

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

๐Ÿ“’*๐‘ป๐’‚๐’–๐’”๐’Š๐’š๐’‚๐’‰ ๐‘จ๐’”๐’˜๐’‚๐’‹๐’‚ :
๐Ÿ‘ณ๐‘บ๐‘จ๐‘จ๐‘ป ๐‘จ๐‘ฏ๐‘ณ๐‘ฐ ๐‘ฐ๐‘ฉ๐‘จ๐‘ซ๐‘จ๐‘ฏ
๐Ÿคผ๐‘ฒ๐‘จ๐‘ณ๐‘จ๐‘ฏ ๐‘ป๐‘จ๐‘ต๐‘ซ๐‘ฐ๐‘ต๐‘ฎ ๐‘ด๐‘ฌ๐‘ณ๐‘จ๐‘พ๐‘จ๐‘ต
๐Ÿ˜ˆ๐‘ฐ๐‘ฉ๐‘ณ๐‘ฐ๐‘บ

๐Ÿ‘ณDi suatu daerah terdapat seorang yang dalam waktu cukup lama dikenal sebagai ahli ibadah (‘abid).
๐ŸŒดSuatu hari sekelompok orang datang kepadanya seraya memberi tahu bahwa di sekitar tempat itu ada segolongan orang yang menyembah pohon, bukannya menyembah Allah.
๐Ÿ‘ณMendengar informasi demikian, Sang ‘abid marah.
๐Ÿช“Kemudian dia mengambil kapaknya dan pergi menuju pohon dimaksud untuk menebangnya.

๐Ÿ˜ˆTetapi Iblis yang menampakkan dirinya sebagai seorang Syekh menghadang langkah si ahli ibadah.

✒️“Ke mana kamu akan pergi,”
⬆️๐Ÿ˜ˆTanya Iblis.

✒️“Aku akan menebang pohon yang disembah itu,”
⬆️๐Ÿ‘ณKata si ahli ibadah.

✒️“Apa kepentinganmu dengan pohon itu?
✒️Kamu telah meninggalkan ibadah dan kesibukanmu dengan dirimu sendiri, lalu kamu meluangkan waktu untuk selain itu,”
⬆️๐Ÿ˜ˆSelidik Iblis.

✒️“Ini adalah bagian dari ibadahku juga,”
⬆️๐Ÿ‘ณJawab si ‘abid.

✒️“Kalau begitu aku tidak akan membiarkanmu untuk menebangnya.”
⬆️๐Ÿ˜ˆLalu Iblis menyerang sang ahli ibadah.
๐ŸคผTanpa kesulitan sang ‘abid berhasil mengalahkan Iblis, membantingnya ke tanah dan akhirnya dapat menduduki dadanya.

✒️“Lepaskanlah aku, agar aku dapat berbicara kepadamu,”
⬆️๐Ÿ˜ˆPinta Iblis.

๐Ÿ‘ณSang ‘abid pun berdiri.
๐Ÿ˜ˆLalu Iblis berkata:
✒️“Wahai si ‘abid, sesungguhnya Allah telah melepaskan urusan ini darimu dan tidak mewajibkannya atasmu.
✒️Kamu tidak akan menanggung dosa orang lain.
✒️Allah pun mempunyai para nabi di segala penjuru bumi.
✒️Seandainya Allah menghendaki, niscaya dia akan mengutus mereka kepada para penyembah pohon ini dan memerintahkan mereka untuk menebangnya.”

✒️“Aku tetap harus menebangnya,”
⬆️๐Ÿ‘ณTutur ahli ibadah bersikukuh.

๐Ÿ˜ˆIblis pun kembali menyerang si ‘abid.
๐ŸคผNamun kembali dengan mudah si ‘abid dapat mengatasi perlawanan Iblis, dibantingnya ke tanah lalu diduduki dadanya.
๐Ÿ˜ˆAkhirnya Iblis tidak berdaya dan berkata kepada sang ‘abid:
✒️“Apakah kamu mau menerima penyelesaian antara aku dan kamu yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagimu.

✒️“Apa itu?”
⬆️๐Ÿ‘ณTanya sang ahli ibadah.

✒️“Lepaskanlah aku suapaya aku dapat mengatakannya.”
⬆️๐Ÿ˜ˆ

๐Ÿ‘ณSang ‘abid pun melepaskannya.
๐Ÿ˜ˆLalu iblis berkata:
✒️“Kamu adalah seorang laki-laki miskin.
✒️Kamu tidak memiliki apa-apa.
✒️Kamu hanyalah beban yang memberatkan manusia.
✒️Barangkali kamu akan berbuat baik kepada kawan-kawanmu, membantu tetangga-tetanggamu, dan tidak lagi membutuhkan orang lain.

✒️“Benar,”
⬆️๐Ÿ‘ณSi ‘abid mengiyakan.

✒️“Pulang dan tinggalkanlah urusan ini.
✒️Setiap malam aku akan meletakkan dua dinar di bawah kepalamu.
✒️Saat pagi hari kamu bisa mengambilnya lalu membelanjakannya untuk dirimu dan keluargamu, serta menyedekahkan untuk teman-temanmu.
✒️Hal itu akan lebih bermanfaat bagimu dan bagi kaum muslimin ketimbang menebang pohon yang disembah ini.
✒️Apabila kamu menebangnya, hal itu tidak akan membahayakan mereka dan tidak pula memberi manfaat atas teman-teman muslim kamu,”
⬆️๐Ÿ˜ˆUjar Iblis menjelaskan.

๐Ÿ‘ณ๐Ÿค”Sang ‘abid merenungkan apa yang diucapkan Iblis, lalu berkata,
✒️“Syekh ini benar.
✒️Aku memang bukanlah seorang nabi sehingga aku tidak wajib menebang pohon ini.
✒️Lagi pula Allah pun tidak memerintahkan aku untuk menebangnya sehingga aku tidak akan berdosa apabila membiarkannya.
✒️Dan apa yang disampaikannya memang lebih banyak manfaatnya.”

๐Ÿ˜ˆ๐ŸคSetelah itu, Iblis bersumpah dan berjanji kepada sang ‘abid akan memenuhi komitmennya itu.
๐Ÿ‘ณ๐ŸšถSang ‘abid pun pulang ke tempat ibadahnya.
๐ŸŒ„๐Ÿ’ธPada pagi harinya dia melihat dua dinar di bawah kepalanya.
๐Ÿ‘ณ๐Ÿ’ฐDia pun mengambilnya.
๐ŸŒ„Begitu pula pada keesokan harinya.
๐ŸŒ„๐Ÿ‘Tetapi pada pagi hari ketiga dan pagi hari setelahnya dia tidak mendapati sesuatu apa pun.
๐Ÿ‘ณ๐Ÿช“Merasa kecewa atas kejadian itu, ahli ibadah menjadi marah dan mengambil kapaknya.
๐Ÿ˜ˆIblis kembali menghadangnya dalam bentuk seorang Syekh.
๐Ÿ˜ˆ๐Ÿค”“Mau ke mana kamu?”

๐Ÿช“๐ŸŒด“Aku akan menumbangkan pohon itu.”
⬆️๐Ÿ‘ณ

๐Ÿ˜ˆ“Demi Allah, kamu tidak akan mampu melakukannya.
๐Ÿ˜ˆDan kamu tidak akan mendapatkan jalan menuju pohon itu.”

๐Ÿ‘ณ๐ŸคผSang ‘abid menyergap Iblis sebagaimana ia melakukannya pada kejadian pertama.

✒️“Tidak mungkin,”
⬆️๐Ÿ˜ˆKata iblis.

๐Ÿ˜ˆ๐ŸคผLalu Iblis membekuk sang ‘abid dan membantingnya.
๐Ÿ˜ˆ๐ŸฆDalam sekejap dia menjadi seperti burung kecil di antara dua kaki Iblis.
๐Ÿ˜ˆIblis duduk di atas dadanya dan berkata,
⛔“Berhentilah dari urusan ini.
๐Ÿ˜ก๐Ÿ‘บApabila tidak, aku akan membunuhmu.”

๐Ÿ‘ณKini sang ‘abid tidak memiliki kekuatan untuk melawan Iblis.
✒️“Wahai Syekh, kamu sekarang telah mengalahkanku.
✒️Lepaskanlah aku dan beritahukanlah kepadaku mengapa dulu aku bisa mengalahkanmu, tapi sekarang kamu yang mengalahkanku,”
⬆️๐Ÿ‘ณTanya ahli ibadah.

๐Ÿ‘ณ☪️“Karena pada kali pertama kamu marah, kamu melakukan itu karena demi Allah, dan niatmu adalah akhirat sehingga Allah menundukkanku untukmu.
๐Ÿ‘ณ๐Ÿค‘Tetapi kali ini kamu marah demi dirimu sendiri dan demi dinar-dinar yang aku hentikan untukmu,”
⬆️๐Ÿ‘ณPungkas Iblis.

✍️Demikian kurang lebihnya (bukan terjemahaan harfiah) salah satu cerita israiliyat yang dilansir oleh
๐Ÿ‘ณImam Al-Ghazali dalam
๐Ÿ“’Ihya’ Ulumid Din jilid empat ketika sang Hujjatul Islam itu memaparkan tentang “Keutamaan Ikhlas” dengan analogi cerita.
๐Ÿ“–Bila kini banyak orang berusaha mengambil pelajaran dan iktibar melalui jalan membaca cerita-cerita fiksi yang dikarang para sastrawan, maka dengan tujuan yang sama kisah israiliyat juga tidak dapat dianggap remeh apalagi yang disajikan oleh tokoh sekaliber Imam Al-Ghazali yang kami yakini lebih hebat daripada para sastrawan-penyair masa kini.

             ┈┈••••❁✵๐Ÿ•Œ✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Ÿ™Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad