๐๐๐ฒ๐ฐ๐บ๐จ๐ฏ ๐ท๐จ๐ฏ๐จ๐ณ๐จ ๐บ๐ผ๐น๐จ๐ป ๐๐จ๐บ๐ฐ๐ต ๐ซ๐ฐ ๐ฏ๐จ๐น๐ฐ ๐ฑ๐ผ๐ด๐จ๐ป ๐๐จ๐ต๐ฎ ๐ซ๐ฐ ๐น๐จ๐บ๐จ๐ฒ๐จ๐ต ๐จ๐ฏ๐ณ๐ฐ ๐ฒ๐ผ๐ฉ๐ผ๐น
⚛️*"๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ"*๐ก
⬇️ Telegram Link
Https://t.me/Andi_Chavlins
Https://t.me/Aswaja_Cyber
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐๐๐ฒ๐ฐ๐บ๐จ๐ฏ ๐ท๐จ๐ฏ๐จ๐ณ๐จ ๐บ๐ผ๐น๐จ๐ป ๐๐จ๐บ๐ฐ๐ต ๐ซ๐ฐ ๐ฏ๐จ๐น๐ฐ ๐ฑ๐ผ๐ด๐จ๐ป ๐๐จ๐ต๐ฎ ๐ซ๐ฐ ๐น๐จ๐บ๐จ๐ฒ๐จ๐ต ๐จ๐ฏ๐ณ๐ฐ ๐ฒ๐ผ๐ฉ๐ผ๐น
๐Dikabarkan dari
๐ณAl-Hasan bin al-Haitsam
⬇️Bahwa
๐ณSuatu ketika ia mendengar Abu Bakar al Athrusyi bin Abi Nashr bin At-Timar bercerita:
๐ง๐Suatu masa terdapat seorang anak laki-laki yang senantiasa mendatangi pekuburan ibunya setiap hari Jumat.
๐ง๐Setiap kali bersanding dengan pusara ibunya, ia akan dengan khusyuk melantunkan Surat Yasin.
๐ง๐Ia terlihat begitu khusyuk, dibacanya ayat-ayat Al-Quran itu dengan penuh khidmat.
๐ง๐Sambil sesekali ketika menghentikan bacaan untuk mengambil napas, ia mengenang masa-masa indah dengan ibunya.
๐ข๐งSungguh, pemandangan itu begitu memilukan, melihat seorang anak yang duduk terpekur sambil membaca Al-Quran di samping pusara ibunda tercintanya.
๐ง๐คฒKetika ia telah selesai, ia kemudian berdoa:
๐คฒ"Ya Allah, sesungguhnya aku membagikan pahala membaca Surat Yasin ini.
๐คฒMaka jadikanlah bagian itu terhaturkan kepada para arwah yang bersemayam di pekuburan ini."
✍️Seminggu kemudian,
๐ง๐Tepat di hari Jumat berikutnya, anak tersebut kembali melakukan rutinitas mingguannya itu.
๐ง๐Mendatangi pusara ibunya, duduk dengan khusyuk,
๐ง๐Dan kemudian melantunkan Surat Yasin untuk dihadiahkan kepada ibundanya serta para arwah di pemakaman itu.
๐งTiba-tiba saja saat ia hendak beranjak, datang seorang wanita yang bertanya kepadanya,
✒️"Apakah engkau adalah Fulan bin Fulanah,
✒️Apakah engkau adalah putra dari ibu yang dikubur dalam pusara ini?"
✒️"Ya,"๐งJawab anak itu singkat.
๐ง๐"Sesungguhnya aku memiliki seorang putri yang telah meninggal, kemudian aku bermimpi bertemu dengannya.
๐ง๐Dalam mimpi itu, kulihat ia sedang duduk-duduk di samping pusaranya.
๐งKemudian aku bertanya padanya,
✒️’Gerangan apa yang membuatmu terduduk di sini?’
๐ง๐Ia lantas menjawab,
✒️๐ง๐'Sesungguhnya Fulan bin Fulanah mendatangi pekuburan ibunya,
✒️๐ง๐Kemudian ia membaca Surat Yasin dan menghadiahkan pahala bacaannya kepada ibunya dan kami, para ahli kubur yang arwahnya bersemayam di pemakaman ini.
๐คฒ๐งMaka dari itulah, aku mendapatkan manfaatnya sehingga aku diampuni’."
๐คฒSubhanallah,
๐Dari kisah diatas dapat dipetik hikmah betapa amal shalih yang dilakukan oleh orang hidup dan kemudian pahalanya dihaturkan kepada orang yang sudah meninggal benar-benar tersampaikan.
๐คฒApalagi, jikalau amal tersebut dilakukan di waktu-waktu yang mustajabah, waktu berdoa yang berpeluang besar untuk dikabulkan seperti hari Jumat.
๐Sungguh, beruntung sekali orang-orang yang mau mempergunakan hari Jumatnya untuk dimuliakan dengan memenuhinya dengan amal-amal kebaikan seperti ziarah kubur dan membaca Al-Quran.
☄️Karena para ulama pun juga menjuluki hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam, induk dari segala hari dalam seminggu.
๐Disarikan dari kitab Tahqiqul Amal fรฎmรข Yanfa'ul Mayyita Minal A'mรขl karya Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi al Maliki al Hasani, halaman 60
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar