๐๐*๐ฒ๐๐๐๐ ๐ผ๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐ :๐๐๐ข๐๐๐ค ๐๐ก๐๐ฅ๐๐ญ ๐๐ฌ๐ก๐๐ซ ๐ฌ๐๐ฆ๐ ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฆ๐๐ซ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ก๐ค๐๐ง ๐๐'๐๐๐ก?
๐ข⃤*๐๐ฌ๐ฐ๐๐ฃ๐_๐๐ฒ๐๐๐ซ*๐ก
๐Instagram ⬇️
Https://t.me/tinta_sufi
Https://t.me/Aswaja_Cyber
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
๐๐*๐ฒ๐๐๐๐ ๐ผ๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐ :
๐๐๐ข๐๐๐ค ๐๐ก๐๐ฅ๐๐ญ ๐๐ฌ๐ก๐๐ซ ๐ฌ๐๐ฆ๐ ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฆ๐๐ซ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ก๐ค๐๐ง ๐๐'๐๐๐ก?
⚠️Ancaman seperti Judul yang disebutkan di atas tidak ada dasar haditsnya,
✍️Kalau yang dimaksud adalah dasar dari ayat Al-Quran atau dari hadits nabawi yang shahih.
⚠️Ancaman semacam itu kemungkinan besar hanya hasil karangan manusia biasa, yang beredar dari mulut ke mulut, dari satu ceramah ke ceramah lain, tanpa jelas asal usulnya.
✍️Bisa saja ada orang 'mengarang' hadits palsu macam itu.
๐Mungkin tujuannya baik,
✅Yaitu menggerakkan orang agar supaya selalu menjaga shalat lima waktu.
๐Tetapi karena caranya kurang tepat, tentu saja tidak boleh dilakukan.
⛔Namanya orang mengarang hadits palsu, tentu saja perbuatan itu dilarang dalam agama dan juga merupakan kejahatan.
๐Sebenarnya kalau cuma mencari dalil-dalil yang shahih sebagai ancaman bagi mereka yang tidak mau mengerjakan fardhu lima waktu,
๐Tidak usah sampai bikin-bikin hadits palsu yang malah hanya akan menambah dosa dan kesalahan.
๐๐Tidak perlu jauh-jauh mencari dalil sampai harus bikin hadits palsu.
⚠️Sebab ancaman bagi mereka yang meninggalkan shalat itu nyata dan tegas disebutkan di dalam Al-Quran.
✍️๐ฅSetidaknya ada dua nama neraka yang disebut-sebut di dalam Al-Quran buat mereka yang tidak mengerjakan shalat.
๐ฅNeraka yang pertama bernama Neraka Saqar, dan
๐ฅYang kedua bernama Neraka Wail.
1️⃣. ๐ฅNeraka Saqar.
๐Di dalam Al-Quran diceritakan bagaimana orang-orang yang sedang disiksa di dalam neraka Saqar diwawancarai tentang penyebab mereka sampai dijebloskan masuk ke dalamnya.
✍️Meski ada beberapa penyebab, ternyata jawaban mereka yang pertama kali karena mereka meninggalkan shalat.
ู
َุง ุณَََُูููู
ْ ِูู ุณََูุฑَ َูุงُููุง َูู
ْ َُูู ู
َِู ุงْูู
ُุตََِّููู
✅Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?.
✍️Mereka menjawab:
✅"Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat
๐(QS. Al-Muddatstsir : 42-43)
๐Disebutkan dalam ayat sebelumnya bahwa
☄️Sebagian penghuni surga yang termasuk ashabul yamin bertanya-tanya tentang nasib keluarga dan orang-orang terdekat mereka yang ternyata tidak masuk ke dalam surga.
ِูู ุฌََّูุงุชٍ َูุชَุณَุงุกََُููู
✅Di dalam surga mereka bertanya-tanya
๐(QS. Al-Muddatstsir : 40)
✍️Ternyata keluarga atau teman-teman yang mereka cari itu tidak berada di surga,
๐ฅTetapi berada di dalam neraka.
๐ญDan nasib mereka sangat mengenaskan,
๐ฅKarena sedang disiksa di dalam neraka Saqar.
✍️Lalu lewat malaikat pertanyaan itu disampaikan kepada keluarga dan orang terdekat yang penghuni neraka Saqar itu.
๐ณAl-Kalbi mengatakan bahwa :
☄️Seorang penghuni surga bertanya kepada seorang penghuni neraka dengan memanggil namanya,
✅"Hai Fulan, kenapa kamu masuk ke dalam neraka Saqar?".
[1].๐(Fathul Qadir)
๐ง๐Ternyata penyebab nomor satu adalah lantaran mereka meninggalkan shalat.
✍️Tentu yang dimaksud dengan shalat yang ditinggalkan disini bukan shalat sunnah.
✍️Sebab shalat sunnah itu tidak berdosa kalau ditinggalkan.
✅Shalat yang ditinggalkan disini dan menjadi penyebab seseorang dijebloskan ke dalam neraka Saqar maksudnya adalah shalat fardhu yang lima waktu.
✍️Demikian juga dengan tiga dosa berikutnya,
๐Yaitu
✅Tidak memberi makan fakir miskin,
✅Bergabung dengan kebatilan serta
✅Mengingkari hari kiamat.
✍️Dikatakan :
๐Tidak memberi makan fakir miskin,
✅๐ธTentu yang dimaksud bukan infaq yang sifatnya sunnah.
✅๐ฐYang dimaksud adalah zakat yang memang merupakan bagian dari rukun Islam,
๐ณDimana Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahuanhu memerangi orang-orang yang mengingkari kewajiban zakat.
2️⃣. ๐ฅLembah Wail.
๐Sedangkan dalil tentang Neraka Wail terdapat di dalam ayat berikut ini :
ٌََْูููู ِّْููู
ُุตََِّููู ุงَّูุฐَِูู ُูู
ْ ุนَู ุตَูุงَุชِِูู
ْ ุณَุงَُููู
✅Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat,
yaitu yang lalai dari mengerjakan shalatnya.
๐(QS. Al-Ma'un : 4-5)
A. ๐๐งBukan Tidak Khusyu’
✍️Banyak orang menjadikan ayat ini sebagai ancaman buat orang yang tidak khusyu’ dalam shalatnya.
✍️Sehingga seolah-olah orang shalatnya tidak khusyu’ akan mendapatkan kecelakaan.
๐Padahal sebenarnya ayat ini bukan bicara tentang orang yang tidak khusyu’ dalam shalat,
✅Melainkan bicara tentang orang yang meninggalkan atau sengaja tidak mengerjakan shalat.
✍️Yang perlu digaris-bawahi dari ayat ini adalah penggunakan
๐Kata
‘an-shalatihim (ุนู ุตูุงุชูู
)
๐Yang
✅Artinya lalai dari mengerjakan shalat.
✅Lalai dari mengerjakan bukan tidak khusyu’,
๐Tetapi tidak mengerjakan shalat alias meninggalkan shalat.
☪️Memang seandainya Allah SWT menggunakan
๐Kata
✅Fi-shalatihim (ูู ุตูุงุชูู
),
๐Maka barulah artinya adalah
✅Lalai dalam arti tidak khusyu’ di dalam shalat.
B. ๐ฅMakna Wail.
๐ณSebagian ulama mengatakan bahwa selain makna wail adalah celaka, juga merupakan nama sebuah lembah di dalam neraka.
☪️Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :
ุนُุฑِุถَุชْ ุนَََّูู ุฌَََّููู
َ ََููู
ْ ุฃَุฑَ َِْูููุง َูุงุฏِูุงً ุฃَุนْุธَู
ُ ู
َِู ุงَِْูููู
✅Telah diperlihatkan neraka Jahannam kepadaku, maka Aku tidak melihat lembah yang lebih besar dari Al-Wail.
๐ณIbnu Al-Abbas radhiyallahuanhu
mengatakan
๐Bahwa
๐ฅAl-Wail adalah nama sebuah lembah yang terdapat di dalam neraka Jahannam, di dalamnya mengalir nanah dari penghuni Jahannam.
[2]๐(Al-Qurthubi, Al-Jami' li Ahkam Al-Quran jilid 13 hal. 9)
๐ณAn-Nu'man bin Basyir
๐Menyebutkan bahwa
๐ฅAl-Wail adalah nama sebuah lembah (wadi) di dalam neraka Jahannam, yang di dalamnya terdapat azab yang bermacam-macam.
๐[3](Al-Qurthubi, Al-Jami' li Ahkam Al-Quran jilid 12 hal. 440)
๐ฅDiriwayatkan bahwa Al-Wail adalah lembah di dalam neraka Jahannam yang mengalirkan nanah dari para penduduk Jahannam.
3️⃣. ๐๐Hadits Palsu : 15 Jenis Siksaan.
⚠️Namun kita harus berhati-hati dalam menggunakan dalil dari hadits nabawi,
✍️Meski tujuannya benar dan baik.
๐Sebab berdalil dengan hadits nabawi mensyaratkan kita harus mengerti status hukum hadits tersebut.
๐Sayangnya,
๐Begitu banyak beredar hadits-hadits palsu tentang ancaman siksa bagi mereka yang meninggalkan shalat atau melalaikannya.
๐Di antaranya adalah hadits berikut ini :
ู
َْู ุชََูุงََูู ِูู ุงูุตَّูุงุฉِ ุนَุงَูุจَُู ุงُููู ุจِุฎَู
ْุณَุฉَ ุนَุดَุฑَ ุนُُููุจَุฉ : ุณِุชَّุฉٌ ู
َِْููุง ِูู ุงูุฏَُّْููุง َูุซَูุงَุซَุฉٌ ุนِْูุฏَ ุงูู
ْูุชِ َูุซَูุงَุซَุฉٌ ِูู ุงَููุจْุฑِ َูุซَูุงَุซَุฉٌ ุนِْูุฏَ ุฎُุฑُูุฌِِู ู
َِู ุงَููุจْุฑِ ...
❎Siapa yang lalai di dalam shalatnya,
☪️Maka Allah akan menghukumnya dengan 15 hukuman :
๐Enam hukuman di dunia,
๐Tiga hukuman ketika mati,
๐Tiga hukuman di dalam kubur dan
๐Tiga kematian ketika keluar dari kubur
๐Rincian kelimabelas hukuman itu adalah :
1. ๐Lima hukuman di dunia :
๐(1) Allah mencabut keberkahan dari umurnya,
๐(2) Allah tidak mengabulkan doanya,
๐(3) Tanda keshalihan dihilangkan dari wajahnya,
๐(4) Dimurkai oleh seluruh makhluk Allah,
๐(5) Allah tidak memberi pahala atas ibadahnya,
๐(6) Allah tidak memasukkannya ke dalam doa para mukminin.
2. ๐Tiga hukuman saat kematian :
๐(1) Mati dengan hina,
๐(2) Mati dalam keadaan lapar,
๐(3) Mati dalam keadaan kehausan meski minum air dari seluruh lautan.
3. ☠️Tiga hukuman ketika di alam kubur :
๐(1) Allah menyempitkan kuburnya hingga tulang-tulang iganya saling bersilangan,
๐(2) Allah membakarkan untuknya api yang berbara.
4.๐ช️Tiga hukuman di hari kiamat :
๐(1) Allah SWT mengutus makhluk yang menghapus wajahnya,
๐(2) Allah SWT memandangnya dengan pandangan marah, yang dengan pandangan itu, maka lepas daging dari tulangnya,
๐(3) Allah SWT menghisabnya dengan sulit dan dilemparkan dirinya ke dalam neraka.
⚠️☝️๐Hadits ini 100% adalah hadits palsu,
๐Sebagaimana ditegaskan oleh
๐ณAl-Hafidz Adz-Dzahabi
๐Dalam kitab Lisanul Mizan.
๐Hal senada juga disampaikan oleh
๐ณAl-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani,
๐Bahwa
๐๐Hadits ini adalah hadits maudhu' atau hadits palsu.
⛔Dan hukumnya haram bagi kita untuk menggunakan hadits ini sebagai dalil,
⛔Meski pun manfaatnya sejalan dengan apa yang menjadi kewajiban kita.
✍️Maka cukuplah kita menggunakan dua dalil di atas,
๐Yaitu
๐Dalil dari dua ayat Al-Quran, yang keshahihannya telah dijamin untuk selama-lamanya.
✍️Di Nukil dari :
๐ณAhmad Sarwat, Lc., MA
[1] Fathul Qadir,
[2] Al-Qurthubi, Al-Jami' li Ahkam Al-Quran jilid 13 hal. 9
[3] Al-Qurthubi, Al-Jami' li Ahkam Al-Quran jilid 12 hal. 440
┈┈••••❁✵๐✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
๐Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber
Komentar
Posting Komentar