📒*𝑻𝒂𝒖𝒔𝒊𝒚𝒂𝒉 𝑨𝒔𝒘𝒂𝒋𝒂 :🤍𝑩𝒊𝒍𝒂𝒌𝒂𝒉 𝑰𝑲𝑯𝑳𝑨𝑺 𝒊𝒕𝒖 𝒉𝒂𝒅𝒊𝒓 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝑯𝑨𝑻𝑰𝑴𝑼?

⚛️*"𝐀𝐬𝐰𝐚𝐣𝐚_𝐂𝐲𝐛𝐞𝐫"*📡

⬇️ Instagram Link 
Https://t.me/Andi_Chavlins
Https://t.me/Aswaja_Cyber

             ┈┈••••❁✵🕌✵❁••••┈┈

📒*𝑻𝒂𝒖𝒔𝒊𝒚𝒂𝒉 𝑨𝒔𝒘𝒂𝒋𝒂 :
🤍𝑩𝒊𝒍𝒂𝒌𝒂𝒉 𝑰𝑲𝑯𝑳𝑨𝑺 𝒊𝒕𝒖 𝒉𝒂𝒅𝒊𝒓 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝑯𝑨𝑻𝑰𝑴𝑼?

🤗Amal yang kita lakukan akan diterima Allah (insyaAllah) jika memenuhi dua syarat:
1️⃣.🤍Niat yang murni, hanya mengharap keredhaan Allah SWT semata-mata.
2️⃣.📖Amal perbuatan yang dilakukan hendaklah sesuai dengan syari’at Islam yang bersumberkan Al-Quran dan sunnah Nabi SAW.

✍️1️⃣.Keterangan syarat pertama :
❤️Syarat ini berkaitan dengan permasalahan hati.
🤍Niat yang ikhlas
⬇️Artinya
🤍Ketika melakukan amal perbuatan, hati itu harus benar-benar bersih dari segala bentuk syirik dan hati itu berhubung dengan Allah SWT
⬇️Misalnya
🤍Hati itu berniat melakukan perbuatan itu semata mata hanya karena Allah SWT atau demi mencari keredhaan Allah SWT yang mana hati itu merasa di perhatikan Allah SWT ).

☪️Rasulullah SAW bersabda:

إنَّما الأَعْمَالُ بِالنِّيَّات

✅Sesungguhnya amal perbuatan itu bergantung pada niatnya.
📚(HR Bukhari dan Muslim)

📖Berdasarkan hadith itu, maka diterima atau tidak diterima oleh Allah SWT sesuatu amal perbuatan yang dilakukan oleh seorang hamba, amat bergantung kepada niat yang ada dalam hati hamba itu.

✍️2️⃣.Keterangan syarat kedua :
🤗Amal perbuatan yang dilakukan oleh hamba-Nya hendaklah sesuai
⬇️Dengan
📖Syari’at Islam yang bersumberkan Al-Qur’an dan As-Sunnah Nabi SAW.

☪️Nabi SAW besabda

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدّ

✅Barangsiapa yang mengerjakan suatu perbuatan yang tidak pernah kami diperintahkan, maka perbuatan itu ditolak.
📚(HR Muslim)

☪️Allah SWT berfirman:

وَمَن يُسۡلِمۡ وَجۡهَهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِ وَهُوَ مُحۡسِنٞ فَقَدِ ٱسۡتَمۡسَكَ بِٱلۡعُرۡوَةِ ٱلۡوُثۡقَىٰۗ وَإِلَى ٱللَّهِ عَٰقِبَةُ ٱلۡأُمُورِ

✅Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada Allah, sedang dia berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kukuh.
📚(QS. Luqman: 22)

وَمَنۡ أَحۡسَنُ دِينٗا مِّمَّنۡ أَسۡلَمَ وَجۡهَهُۥ لِلَّهِ وَهُوَ مُحۡسِنٞ وَٱتَّبَعَ مِلَّةَ إِبۡرَٰهِيمَ حَنِيفٗاۗ وَٱتَّخَذَ ٱللَّهُ إِبۡرَٰهِيمَ خَلِيلٗا

✅Dan siapakah yang lebih baik dinnya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus?
Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.
📚(QS.An Nisa’ :125)

✍️Yang dimaksud dengan
⬇️“Menyerahkan diri kepada Allah”
📖Dalam dua ayat di atas
⬇️Ialah mengikhlaskan niat karena Allah SWT semata-mata dan murni amalnya hanya karena ingin mendapatkan keredhaan Allah semata-mata.
✍️Yang dimaksud dengan
⬇️“Mengerjakan kebaikan”
📖Dalam ayat itu ialah mengerjakan kebaikan sesuai dengan syari’at Allah SWT.

👳Imam Fudhail bin ‘Iyadh pernah memberi
⬇️Komentar tentang
📖Ayat 2 surah Al-Mulk:

ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَيَوٰةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ أَيُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗاۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡغَفُورُ

✅Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
📚(QS.Al Mulk: 2)

👳Menurutnya,
⬇️Maksud
✅“Yang lebih baik amalnya”
⬇️Adalah
🤗Amal yang di dasari keikhlasan kepada Allah SWT dan sesuai dengan sunnah Nabi SAW.

✍️Seseorang bertanya kepadanya,
✅“Apa yang dimaksud dengan amal yang ikhlas dan benar itu?”
👳Imam Fudhail menjawab,
✅“Sesungguhnya amal yang dilandasi keikhlasan tetapi amal itu tidak benar,
⛔Maka tidak diterima oleh Allah SWT.
✅Sebaliknya, amal yang benar tetapi tidak dilandasi keikhlasan
⛔Juga tidak diterima oleh Allah SWT.
🤗Amal perbuatan yang diterima Allah jika didasari keikhlasan dan dilaksanakan dengan benar.
✍️Yang dimaksud
⬇️‘Ikhlas’ adalah
🤗Amal perbuatan yang dikerjakan semata-mata karena Allah SWT.
✍️Yang dimaksud
⬇️‘Benar’ adalah
☪️Amal perbuatan yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.”

👳Setelah itu Imam Fudhail bin Iyad
⬇️Membacakan
📖Surat Al-Kahfi ayat 110:

قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا

✍️Katakanlah:
✅Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku:
☪️“Bahwa sesungguhnya Ilah kamu itu adalah Ilah yang Esa”.
✅Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya,
✅Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan
⛔Janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Allah SWT

🤗Niat yang ikhlas saja belum menjamin amal kita diterima oleh Allah SWT,
👐Jika dilakukan tidak sesuai dengan apa yang digariskan syariat.
✍️Begitu juga perbuatan yang mengikut syariat,
👐Tetap tidak diterima jika dilakukan dengan tujuan tidak mencari keredhaan Allah SWT.

             ┈┈••••❁✵🕌✵❁••••┈┈

✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
🙏Salam santun.
https://t.me/Aswaja_Cyber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad