AQIDAH MUJASIMAH SESUAI DENGAN KHAYALAN FIR'AUN
⚛️*๐ซ๐๐๐๐๐ ๐ญ๐๐๐๐๐๐*๐ก
๐ช.https://t.me/tinta_sufi
๐ช.https://t.me/aswaja_cyber
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐Akhlak Aqidah :
๐งAQIDAH MUJASIMAH SESUAI DENGAN KHAYALAN ๐ฟFIR'AUN
☪️Saat Allah menshifati Fir’aun dengan sombong dan angkuh karena dia sangat” bodoh dengan tingkahnya.
Yang ingin membuatbangunan/tangga menuju ke langit (untuk melihat tuhannya musa)
๐Di dalam ayat ada beberapa permasalahan :
1️⃣. Kebanyakan kelompok musyabbihah (kelompok yang menyerupakan Allah dengan makhluknya) berhujjah dengan ayat ini untuk menetapkan Allah di langit dan mereka menetapkan beberapa point:
A.๐ฟFir’aun termasuk orang yang ingkar tentang wujudnya Allah, maka segala sesuatu yang menyebutkan tentang sifatnya Allah, disebutkan olehnya karena dia mendapatkan info tersebut dari nabi musa A.S saat menerangkan kepada fir’aun tentang shifat” Allah, maka fir’aun pun menyebutkan hal tersebut apa adanya, kalaulah dia tidak mendengar musa menyebutkan Allah berada di langit maka dia tidak akan berencana mencari tuhannya musa di langit.
B.๐ฟFir’aun berkata :
Aku menyangka bahwa musa ini berbohong, dan tidak menjelaskan kebohongan musa tentang apa? Dan perkara yang disebutkan sebelumnya menjelaskan untuk mengarahkan kepada fokus pembahasan,
๐Maka seakan”
Penjelasannya begini :
✒️Maka aku akan melihat tuhannya musa yang dia menyangka bahwa tuhannya berada di langit lalu dia berkata :
ูุฅูู ูุฃุธูู ูุงุฐุจุง
✒️Maksudnya adalah sungguh aku menyangka bahwa musa berbohong terhadap pengakuannya yang menjelaskan bahwa tuhannya berada di langit, yang demikian itu menunjukkan bahwa agama yang dibawa oleh nabi musa menetapkan bahwa Allah itu bertempat di langit.
C.⚛️Ilmu pasti menyebutkan bahwa jika seandainya ada tuhan maka pasti ada di langit, ini adalah ilmu yang bisa diterima akal, maka dari itu seseorang apabila mengadu kepada Allah mereka mengangkat wajah dan tangannya ke langit, dan fir’aun walaupun sangat kufur kepada Allah ketika dia mencari tuhan sungguh dia akan mencaringa di langit,
๐งini menunjukkan sebuah kepastian bahwasanya Allah ada di langit adalah ilmu yang bisa diterima oleh akal oleh semua orang baik orang yg jujur, zindiq, penentang agama, orang berilmu atau orang bodoh ini adalah kesimpulan yang di jadikan dalil oleh kelompok musyabbihah dg ayat ini.
✍️Jawab:
✒️Sesungguhnya mrk orang” yang bodoh cukuplah bagi mereka dianggap sesat yang nyata di saat mereka menjadikan ucapan fir’aun sebagai hujjah untuk membenarkan ajaran mereka, adapun Nabi Musa A.S ketika menjelaskan tentang tuhan (kepada fir’aun) tidak melebihi dari apa yang di sebutkan dalam ayat” di bawah ini :
1️⃣. ๐Surat thoha :
✒️Tuhan kita adalah tuhan yang memberikan segala sesuatu kepada makhluknya kemudian diberikan petunjuk
๐(QS.Thoha:50)
2️⃣. ๐Dalam surat asyu’aro’:
✒️Tuhan kalian dan tuhan nenek moyang kalian yang terdahulu
๐(QS.Asyuaro’ 20)
๐งMaka jelaslah bahwa pengetahuan dzat Allah berada di langit adalah Agama Fir’aun, dan pengetahuan tentang ketuhanan Allah dan ada nya Allah adalah agamanya nabi Musa, maka barang siapa yang berkata yang pertama (Allah berada di langit) adalah ajaran agamanya fir’aun.
๐ณBarangsiapa yang berkata perkataan kedua (keberadaan Allah tanpa menjelaskan tempat Allah) adalah ajaran agama nabi Musa,
✍️Jawaban kita kepada mereka:
๐ณKita tidak yakin dengan setiap apa yang diucapkan fir’aun dalam menshifati Allah itu adalah ungkapan yang dia dengar dari Nabi Musa karena sebenarnya itu adalah sesuai dengan agama kaum musyabbihah (kaum yang menyerupakan Allah dengan makhluk) itu adalah keyakinan fir’aun sendiri yaitu :
✒️“Jika tuhan itu ada mestinya dia bertempat di langit”,
๐ฟApa yang disebutkan oleh fir’aun adalah keyakinan dia sendiri
๐Bukan karena dia mendengar dari nabi musa A.S.
๐ฟAdapun ucapan fir’aun :
ูุฅูู ูุฃุธูู ูุงุฐุจุง
✒️*Sesungguhnya aku menyangka Musa itu berbohong*
✍️Jawaban kita :
๐ณPengingkaran fir’aun ini disaat dia mendengar Nabi Musa berkata :
ุฑุจ ุงูุณู
ุงูุงุช ูุงูุฃุฑุถ
✒️Tuhan langit dan bumi
๐(QS. Al-isro’ : 102)
ุฑุจ ุงูุณู
ุงูุงุช ูุงูุฃุฑุถ
✍️Juga bisa di artikan penguasa langit dan bumi.
✍️Ada sebuah tamtsil jika kita katakan kepada seseorang :
✒️Fulan itu robbud dar (penguasa rumah) maka yang ada di benaknya adalah fulan itu bertempat di rumah tersebut, itu lah yang ada di fikiran fir’aun
☪️Saat nabi musa mengatakan
ุฑุจ ุงูุณู
ุงูุงุช ูุงูุฃุฑุถ
✒️Allah adalah penguasa langit dan bumi.
๐ฟ(Karena dia menganggap Allah itu sama dengan dia, karena dia jg mengaku menjadi tuhan, dalam benaknya tuhan itu harus bertempat dan duduk seperti dia, red) maka dari itu dia menceritakan ke khalayak ramai apa yang ada di khayalannya.
๐คMemahami ini tidaklah rumit, krn fir’aun itu bodoh dan goblok (dalam memahami tuhan) sehingga dia nisbatkan perkataannya itu dengan khayalan dia sendiri (bukan berdasarkan penjelasan dr nabi musa), maka pantaslah dia nisbatkan penjelasan tsb (tuhan bertempat) kpd khayalannya fir’aun sendiri, dan juga golongan yang mengikuti agama fir’aun wajib mengagungkan khayalan fir’aun tsb.
✍️Adapun ungkapan:
✒️Sesungguhnya fitrah fir”aun bersaksi bahwasanya jika ada tuhan maka pasti tuhan itu bertempat di langit.
๐ฟ(krn fir’aun mengaku tuhan dan tempat dia ada di bumi, lalu nabi musa menjelaskan bahwa tuhannya lah yang menguasai langit dan bumi yang akhirnya fir’aun mengambil kesimpulan, jika ada tuhan lain maka pasti dia bertempat di langit bukan di bumi seperti dia,red)
✍️Maka jawaban kami:
๐ณKami tidak mengingkari sesungguhnya fitrah kebanyakan manusia (yang kafir) akan berhayal (menyamakan Allah dengan makhluk yg butuh tempat ), apalagi orang yang fikirannya sama dengan fikiran bodoh nya fir’aun (dalam hal ketuhanan)
๐Dan jelaslah pendapat fir’aun tidak bisa dijadikan rujukan.
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
✍️Semoga bermanfaat….
Silahkan di share tanpa merubah konten.
Salam Santun.๐
๐ชถ.https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar