Shalat Sunnah Rawatib: Bacaan Niat, Waktu Pengerjaan, Jumlah Rakaat

Shalat Sunnah Rawatib: Bacaan Niat, Waktu Pengerjaan, Jumlah Rakaat

Penulis: Beni Jo 05 Mei 2020 Salat sunah rawatib dapat dibagi menjadi salat qobliyah (sebelum salat wajib) dan bakdiyah (sesudah), juga muakkad dan ghoiru muakkad. Niat salat rawatib berbeda-beda dari rawatib subuh, zuhur, asar, magrib, isya. tirto.id - Salat sunah rawatib adalah salat sunah yang mengiringi salat fardu. Salat sunah rawatib yang dikerjakan sebelum salat wajib disebut salat qobliyah, sedangkan salat sunah rawatib yang dilakukan setelah salat wajib disebut salat bakdiyah. Salat sunah rawatib berfungsi sebagai penyempurna jika terjadi kekurangan dalam salat fardu seseorang. Salat fardu sendiri hukumnya wajib bagi muslim. Salat fardu ini pula yang menjadi amalan pertama yang dihisab dalam Hari Perhitungan. Oleh karenanya, menunaikan salat sunah rawatib sangat dianjurkan. Diriwayatkan, Nabi Muhammad saw. bersabda, "Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat fardu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, “Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (salat) sunah?” Jika memiliki amalan salat sunah, sempurnakan amalan salat fardu dengan amal salat sunahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardu lainnya seperti (dalam kasus salat) tadi." (H.R. Ibnu Majah). Jumlah Rakaat Salat Sunah Rawatib Salat sunah rawatib dalam sehari semalam total terdiri dari 22 rakaat, yang terbagi ke dalam lima waktu salat fardu. Syekh Zainuddin Al-Malibary dalam Fathul Muin Syarh Qurrotil ‘Ain bi Muhimmatid-Din (hlm. 158--159) menyebutkan, "Disunahkan salat sunah 4 rakaat sebelum salat asar, 4 rakaat sebelum zuhur dan setelahnya, 2 rakaat setelah magrib dan disunahkan menyambung 2 rakaat ba’diyah magrib dengan salat fardu, dan tidak hilang keutamaan menyambung 2 rakaat ba’diyah magrib sebab melakukan zikir ma’tsur setelah salat fardu." "Kemudian setelah isya 2 rakaat yang ringan, begitu juga 2 rakaat sebelum salat isya jika tidak sibuk menjawab azan. Apabila di antara azan dan iqamat ada waktu luang untuk mengerjakan 2 rakaat sebelum isya, maka dapat dikerjakan. Jika tidak, maka diakhirkan (setelah salat isya), dan dua rakaat setelah subuh." Baca juga: Hal-hal yang Merusak Pahala Puasa: Bohong, Gibah, hingga Adu Domba Salat Rawatib Muakkad dan Ghairu Muakkad Jika dirinci lebih rinci lagi, dikutip dari artikel "Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib" dalam laman NU Online, salat sunah rawatib dapat dbagi menjadi dua jenis, berdasarkan seringnya Nabi Muhammad mengerjakan salat tersebut. Salat sunah rawatib jenis pertama adalah salat rawatib muakkad, yang selalu dikerjakan Rasulullah. Salat rawatib jenis ini totalnya ada 10 atau 12 rakaat, yaitu 2 rakaat sebelum subuh, 2 atau 4 rakaat sebelum zuhur, 2 rakaat setelah zuhur, 2 rakaat setelah magrib, dan 2 rakaat setelah isya. Diriwayatkan dari Ibnu Umar, ia mengingat Nabi Muhammad saw. salat 10 rakaat, dengan rincian 2 rakaat sebelum salat zuhur dan 2 rakaat sesudahnya, 2 rakaat sesudah salat Magrib di rumahnya, 2 rakaat sesudah salat Isya di rumahnya, dan 2 rakaat sebelum salat Subuh.” [H.R. al-Bukhari) Terkait jumlah rakaat sebelum zuhur, ada riwayat dari Aisyah bahwa jumlahnya 4 rakaat, "Nabi saw tidak pernah meninggalkan 4 rakaat sebelum salat zuhur dan 2 rakaat sebelum salat subuh.” (H.R. al-Bukhari) Dalam riwayat lain, dari Ummi Habibah, ia mendengar Nabi bersabda, "Barangsiapa yang salat (sunah rawatib) 12 rakaat dalam sehari semalam, niscaya dibuatkan bagi mereka sebuah rumah di surga.” (H.R. Muslim). Sedangkan salat sunah rawatib jenis kedua, ghairu muakkad. Salat ini tidak selalu dikerjakan oleh Nabi Muhammad, kadang dikerjakan, kadang tidak. Salat rawatib jenis ini adalah tambahan 2 rakaat setelah zuhur, 4 rakaat sebelum asar, 2 rakaat sebelum magrib, dan 2 rakaat sebelum isya. Rincian jumlah rakaat salat sunah rawatib adalah sebagai berikut. Salat Muakkad Ghoiru Muakkad Subuh 2 rakaat qobliyah Zuhur 4 atau 2 rakaat qobliyah, 2 rakaat bakdiyah 2 rakaat bakdiyah Asar 4 rakaat qobliyah Magrib 2 rakaat bakdiyah 2 rakaat qobliyah Isya 2 rakaat bakdiyah 2 rakaat qobliyah Niat Salat Sunah Rawatib Berikut ini adalah daftar bacaan niat salat sunah rawatib dua rakaat berdasarkan salat fardu yang diiringinya. Niat Salat Rawatib Sebelum Salat Subuh اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى Usholli Sunnatash Subhi Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala Artinya, "Aku niat mengerjakan salat sunah sebelum subuh 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala." Niat Salat Rawatib Sebelum Duhur اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala Artinya, "Aku niat mengerjakan salat sunah sebelum zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala." Niat Salat Rawatib Sesudah Zuhur اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala Artinya, "Aku niat mengerjakan salat sunah sesudah zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala." Niat Salat Rawatib Sesudah Magrib اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى Usholli Sunnatal Maghribi Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala Artinya, "Aku niat mengerjakan salat sunah sesudah magrib 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala." Niat Salat Rawatib Sesudah Isya' اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى Usholi Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala Artinya:"Aku niat mengerjakan salat sunah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala." Keutamaan Salat Sunah Rawatib Beberapa keutamaan dengan menyelenggarakan salat sunah rawatib ini dapat diketahui, salah satunya dari riwayat Tirmizi, bahwa "Allah merahmati seseorang yang salat sunah empat rakaat sebelum ashar." Bahkan, dua rakaat yang dikerjakan sebelum salat subuh atau biasa disebut salat fajar juga lebih baik daripada dunia dan isinya. Seperti dalam riwayat Muslim dan Tirmizi, "Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan pengisinya. Keutamaan lain bisa didapatkan saat menggelar salat sunah sebelum dan sesudah salat duhur. Seperti dalam hadis, "Barangsiapa melaksanakan empat rakaat sebelum zuhur dan 4 rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkan baginya api neraka." (H.R. Tirmizi). Baca juga artikel terkait SHALAT SUNAH atau tulisan menarik lainnya Beni Jo (tirto.id - ben/fds) Kontributor: Beni Jo Penulis: Beni Jo Editor: Fitra Firdaus Salat sunah rawatib adalah salat sunah yang mengiringi salat fardu. Berita Menarik Lainnya Tradisi Baju Lebaran di Antara Bisnis dan Kerusakan Lingkungan Pembentukan Negara Israel dan Pelbagai Konflik yang Mengiringinya AS Lepas Paten Vaksin COVID-19, Kesempatan Yang Harus Dimanfaatkan Kisah Pengepul Jelantah: Iktikad Meminimalisasi Kerusakan Alam UTI Lampung: Bermula dari Sekretariat Swadaya, Berakhir Skors & DO Politik Merusak Oscar? Academy Awards Memang Selalu Politis "Perkosaan Massal 1998 itu Terjadi" Tren Laki-laki Pecinta Kucing Mengapa Irlandia Jadi Negara Barat Paling Pro-Palestina? Kisah Partai-Partai Komunis Palestina Melawan Israel Dari Sejawat TNI Disebut Tembak Mati 3 Orang Wanita di Papua Benarkah law-justice.co 4 Tips Rayakan Lebaran Seru Secara Daring Selama Pandemi Covid-19 timesindonesia.co.id Semua Jasad Korban Perahu Terbalik Kedungombo Berhasil Ditemukan beritajateng.net Antisipasi Kekeringan BPBD Imbau Warga Hemat Air Bersih blokbojonegoro.com Pria, Lakukan 4 Hal ini untuk Memahami Sifat Wanita portalmadura.com Ini Dia Tiga Calon Kuat Pengganti Zinedine Zidane di Madrid balipuspanews.com Kiper The Reds Menangis Cetak Gol Detik Terakhir, Buka Peluang Liverpool Lolos Liga Champions - Berita Bola gilabola.com Innalillahi, Wartawan Detik di Situbondo Meninggal faktualnews.co Kopdar Komunitas di Jatirogo Dibubarkan Polisi dengan Alasan Prokes bloktuban.com Gnosia, Game Nintendo Switch Yang Menuju Platform PC gizmologi.id

Baca selengkapnya di artikel "Shalat Sunnah Rawatib: Bacaan Niat, Waktu Pengerjaan, Jumlah Rakaat", https://tirto.id/fkrj.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad