๐งTINGKATAN WARA' MENURUT IMAM GHAZALI
⚛️๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐*๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐งTINGKATAN WARA' MENURUT IMAM GHAZALI
๐ณPara sufi mempunyai definisi tersendiri tentang sifat wara’.
✍️Salah satunya definisi wara’ yang dikemukakan oleh Imam Ghazali.
๐ณBahkan sifat wara menurut Imam Ghazali terdapat beberapa tingkatan..
✍️Wara’ berasal dari bahasa Arab
๐diartikan
๐งDengan menjauhkan diri dari perbuatan dosa.
๐Dalam kamus Al Munawwir,
๐wara’ mempunyai arti
๐งMenjauhkan diri dari dosa, maksiat dan perkara syubhat.
๐Sedangkan menurut istilah
๐งwara’ adalah menjauhi perkara yang syubhat karena takut terjatuh dalam perkara yang haram.
๐ณSeorang sufi masyhur bernama Ibrahim bin Adham
๐
๐งMenyebut wara' adalah meninggalkan perkara yang syubhat.
๐ณMenurut Imam Ghazali, wara
✒️”adalah meninggalkan atau menghindari segala hal yang mengandung syubhat atau tidak jelas status halal haramnya.
๐งTingkatan wara’ menurut Imam Al-Ghazali yang diambil dari
๐buku Kisah-kisah Ajaib Imam Ghazali karya Mukti Ali ada empat,
๐Berikut tingkatannya:
1️⃣Pertama,
๐งWara’ul ‘adl atau menjauhi dari yang haram.
✍️Pengertian wara ini adalah menjauhi segala sesuatu yang telah ditetapkan keharamannya oleh fatwa-fatwa ulama fuqoha.
2️⃣Kedua,
๐งWara’ kaum shalihin atau menjaga dari yang haram bagi golongan orang-orang sholeh.
๐ณMenurut imam Ghazali wara’ kedua ini bisa diartikan mencegah dari sesuatu yang masih mengandung potensi haram, akan tetapi seorang masih memberikan kemudahan alias memperbolehkan meraihnya.
✍️Hal ini berkaitan dengan hukum subhat yaitu remang-remang antara halal dan haram.
✍️Bagi golongan orang-orang shalih mereka akan lebih memilih menjauhi atau meraih sesuatu yang masih subhat.
✍️Meski berpotensi diperbolehkan, mereka akan memilih hukum yang tidak memperbolehkannya.
3️⃣Ketiga,
๐งWara’ kaum muttaqin atau menjaga dari yang haram bagi golongan orang-orang bertakwa.
✍️Wara’ tingkatan ketiga ini menjaga dari sesuatu yang tidak difatwakan sebagai haram dan tidak pula kehalalannya masih subhat, akan tetapi ada kekhawatiran akan mendatangkan keharaman.
✍️Dengan kata lain meninggalkan sesuatu yang tidak apa-apa karena dikhawatirkan menjadi sesuatu yang apa-apa alias membahayakan.
4️⃣Keeempat,
๐งWara ‘kaum shiddiqin atau menjaga dari yang haram bagi yang berkeyakinan kuat.
✍️Inti dari wara ‘keempat ini adalah sesuatu yang tidak ada apa-apa dan tidak pula yang dikendalikan, tetapi mempunyai potensi atau tujuan selain kepada Allah.
✍️Ada pula potensi tergelincir dari niat bukan untuk takwa dan mendapatkan rida Allah SWT.
Itulah macam-macam wara’ yang bisa menjadi introspeksi bagi kita semua.
๐Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar