๐Ÿ•‹PERTANYAAN IMAM JUNAID KEPADA ORANG YANG PULANG HAJI.

⚛️๐€๐’๐–๐€๐‰๐€ ๐‚๐˜๐๐„๐‘๐Ÿ“ก

            ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈

๐Ÿ•Œ*๐‘ด๐’๐’•๐’Š๐’—๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ฐ๐’”๐’๐’‚๐’Ž ;

๐Ÿ•‹PERTANYAAN IMAM JUNAID KEPADA ORANG YANG PULANG HAJI.

๐Ÿ‘ณSuatu ketika Imam Junaid al-Baghdadi mendapat kunjungan dari seseorang yang baru saja pulang menunaikan haji.
✍️Meski ritual haji telah ia jalani, orang ini belum menunjukkan perubahan perilaku apa-apa dalam hidupnya.

๐Ÿ‘ณ✒️“Dari mana Anda?” tanya Imam Junaid.
๐Ÿง”✒️”Saya baru saja pulang dari ibadah haji ke Baitullah?” orang itu menimpali.
๐Ÿ‘ณ✒️”Jadi, Anda benar-benar telah melaksanakan ibadah haji?”
๐Ÿง”✒️”Tentu, Imam. Saya telah menunaikan haji.”
๐Ÿ‘ณ✒️”Apakah Anda sudah janji akan meninggalkan dosa-dosa Anda saat meninggalkan rumah untuk pergi haji?”
๐Ÿง”✒️“Tidak, Imam. Saya tidak pernah memikirkan hal itu.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Anda sejatinya tak pernah melangkahkan kaki untuk haji,” tegas Imam Junaid.
๐Ÿ‘ณ✒️“Saat Anda berada dalam perjalanan suci dan berhenti di suatu tempat semalaman, apakah Anda memikirkan tentang usaha mencapai kedekatan dengan Allah?”
๐Ÿง”✒️“Itu semua tak terlintas di benak saya.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Berarti Anda tidak pergi menuju Ka’bah, tidak pula pernah mengunjunginya.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Saat Anda mengenakan pakaian Ihram dan melepas semua pakaian yang biasa Anda kenakan, apakah Anda sudah berketetapan untuk membuang semua cara dan perilaku buruk Anda, menjadi pribadi lebih baik?” tanya Imam Junaid lagi.
๐Ÿง”✒️“Tidak, Imam. Saya juga tak pernah berpikir demikian.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Berarti Anda tidak pernah mengenakan pakaian ihram,” Imam Junaid menyayangkan.
๐Ÿ‘ณ✒️”Saat Anda Wuquf (berdiam diri) di padang Arafah dan bersimpuh memohon kepada Allah, apakah Anda merasakan bahwa Anda sedang wuquf dalam Kehadiran Ilahi dan menyaksikan-Nya?”
๐Ÿง”✒️”Tidak. Saya tak mendapat pengalaman (spiritual) apa-apa.”
๐Ÿ‘ณImam Junaid sedikit kaget,
✒️”Baiklah, saat Anda datang ke Muzdalifah, apakah Anda berjanji akan menyerahkan nafsu jasmaniah.
๐Ÿง”✒️“Imam, saya pun tak memikirkan hal itu.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Berarti Anda sama sekali tak mengunjungi Muzdalifah.”
๐Ÿ‘ณLantas Imam Junaid bertanya,
✒️“O, kalau begitu, ceritakan kepadaku Keindahan Ilahi apa yang Anda tangkap sekilas saat Thawaf, mengitari Ka’bah.”
๐Ÿง”✒️“Tidak ada, Imam. Sekilas pun saya tak melihat.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Sama artinya Anda tidak mengelilingi Ka’bah sama sekali.”
๐Ÿ‘ณLalu,
✒️“Ketika Sa’i, lari-lari kecil antara Shafa dan Marwa, apakah Anda menyadari tentang hikmah, nilai, dan tujuan jerih payah Anda?”
๐Ÿง”✒️“Tidak.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Berarti Anda tidak melakukan Sa’i."
๐Ÿ‘ณ✒️“Saat Anda menyembelih hewan di lokasi pengurbanan, apakah Anda juga mengurbankan nafsu keegoisan untuk menapaki jalan Allah?”
๐Ÿง”✒️“Tidak. Saya gagal memperhatikan hal itu, Imam.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Artinya, secara faktual Anda tidak mengusahakan pengurbanan apa-apa.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Lalu, ketika Anda melempar Jumrah, apakah Anda bertekad membuang jauh kawan dan nafsu busukmu?”
๐Ÿง”✒️“Tidak juga, Imam.”
๐Ÿ‘ณ✒️“Berarti Anda sama sekali tidak melempar Jumrah.”
๐Ÿ‘ณDengan nada menyesal, Imam Junaid menyergah,
✒️“Pergi, tunaikan haji lagi. 
Pikirkan dan perhatikan seluruh kewajiban yang ada hingga haji Anda mirip dengan ibadah haji Nabi Ibrahim, pemilik keyakinan dan kesungguhan hati sebagaimana ditegaskan al-Qur’an:
✒️“Wa ibrahima l-ladzi waffa. Dan Ibrahim yang telah menyempurnakan janji.” 

๐Ÿ™Semoga bermanfaat….

           ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐“๐“ท๐“ญ๐“ฒ๐“’๐“ฑ๐“ช๐“ฟ๐“ต๐“ฒ๐“ท๐“ผ
https://t.me/aswaja_cyber



Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad