๐Ÿ“œ*๐‘ด๐’‚๐’•๐’”๐’๐’‚๐’˜๐’Š - ๐‘ฑ๐’‚๐’๐’‚๐’๐’–๐’…๐’…๐’Š๐’ ๐‘น๐’–๐’Ž๐’Š :๐ŸคฒHANYA HARAPAN YANG DI PERBOLEHKAN MENGETUK PINTU

⚛️๐€๐’๐–๐€๐‰๐€ ๐‚๐˜๐๐„๐‘๐Ÿ“ก

            ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈

๐Ÿ“œ*๐‘ด๐’‚๐’•๐’”๐’๐’‚๐’˜๐’Š - ๐‘ฑ๐’‚๐’๐’‚๐’๐’–๐’…๐’…๐’Š๐’ ๐‘น๐’–๐’Ž๐’Š :

๐ŸคฒHANYA HARAPAN YANG DI PERBOLEHKAN MENGETUK PINTU

☪️Di dalam hati mereka, para Nabi bertanya:
✒️“Sampai kapan kami terus menyeru dan menasehati si fulan dan si fulanah? Sampai kapan kami harus membentuk sepotong besi dingin? Sampai kapan kami harus terus membisiki werangka yang kosong ini?”

๐Ÿง—Setiap gerakan makhluk berlangsung karena ketetapan dan penunjukan Ilahiah: tajamnya gigitan berlangsung karena panasnya rasa-lapar di perut.

๐Ÿง˜Jiwa Pertama mendorong dan jiwa ke dua merespon: berubahnya bau ikan dimulai dari kepala, bukan dari ekornya.

๐ŸนKenalilah ini, dan tetaplah melesat bagai anak-panah, karena Allah telah bersabda: “Sampaikanlah;” tidaklah mungkin menghindar dari melakukannya.

๐Ÿ‘ทDan tidaklah engkau mengetahui, engkau itu termasuk golongan yang mana: karenanya teruslah berjuang selama masih perlu bagimu memilah siapa sesungguhnya dirimu.

⛵Ketika engkau memunggah muatan ke atas sebuah kapal, engkau melakukannya atas dasar kepercayaan.

⛵Sebab engkau tidak tahu termasuk golongan yang mana dirimu itu—apakah yang kapalnya tenggelam di perjalanan, ataukah yang selamat.

✍️Jika engkau berkata:
✒️“Sampai dengan jelas bagiku aku termasuk yang mana, tidaklah aku bergegas ke kapal dan berlayar; dalam pelayaran ini aku termasuk yang tenggelam atau selamat: singkapkan bagiku! akan termasuk golongan yang mana diriku ini; tidaklah akan kumulai perjalanan ini dengan keraguan atau dalam harapan kosong seperti orang-orang lain;"

✍️Maka tiada pergerakan yang akan engkau lakukan, karena rahasia dari ke dua kemungkinan itu masih di ranah tak-Terlihat.

⚖️Pedagang yang penakut dan rapuh tampak tidak untung atau merugi sedikitpun dalam usahanya;

☄️Padahal, dia mengalami kerugian, karena pastilah terhindar darinya keberuntungan, dan dia terhinakan: hanya yang haus akan cahaya yang akan menemukan terang.

☪️Untuk semua soal yang bersandar pada harapan, agamamu adalah soal yang paling berharga disandarkan, karena dengannya engkau dapat memenangkan penyelamatan.

⛔Dalam soal ini, tak diizinkan mengetuk pintu dengan coba-coba. Tidak bisa! Tiada yang diperbolehkan kecuali harapan: Hanya Allah yang tahu arah yang tepat.

๐ŸคผDorongan dari semua upaya perniagaan adalah harapan dan kemungkinan, walaupun untuk itu leher sang pedagang sampai setipis jarum karena usaha yang tiada hentinya.

⚖️Ketika di pagi hari sang pedagang berangkat ke tokonya, dia bergegas dalam harapan dan kemungkinan memperoleh suatu penghidupan.

๐Ÿค—Jika engkau tidak memiliki kemungkinan mendapat suatu penghidupan, mengapakah engkau berangkat ke tokomu? Disana terdapat ketakutan akan kekecewaan: lalu bagaimana engkau bisa begitu yakin?

๐ŸŒพUntuk soal mendapatkan makanan, bagaimanakah ketakutan akan kekecewaan, yang telah ditakdirkan sebelumnya, tidak membuatmu lemah dalam pencarianmu?

✍️Engkau akan berkata:
✒️“Walaupun takut kecewa menghadangku, aku akan lebih takut lagi jika berdiam-diri saja; Ketika aku berupaya harapanku lebih-besar; jika aku diam-saja, resikoku lebih besar.”

☪️Jika memang demikian, wahai manusia berdada-sempit, lalu mengapa takut-rugi menahan gerak langkahmu dalam soal agama?

⚖️Atau, tidakkah engkau melihat, betapa menguntungkannya perniagaan[1] yang dilakukan dalam pekan-raya ini, dimana para nabi dan wali bergiat;

๐Ÿ’ŽDan bagaimana berbagai harta-karun[2] tampak kepada mereka, sejak keberangkatannya ke toko ini, dan bagaimana mereka mendapatkan untung besar dalam pasar ini?

๐Ÿ”ฅKepada Ibrahim a.s. api tunduk, bagaikan gelang-kaki;[3]
๐ŸŒŠkepada Musa a.s laut tunduk dan digendongnya dia[4] di atas pundaknya;

๐Ÿ—ผKepada Dawud a.s besi tunduk dan melunak bagai lilin;[5]
๐ŸŒฆ️kepada Sulaiman a.s angin tunduk bagai budak.[6]

๐ŸซKetika kafilah berulang-alik berangkat dan tiba, mereka sepenuhnya tersembunyi: bagaimanakah mereka akan dikenali oleh para ahli-dunia?

✨Mereka memiliki berbagai kuasa di alam langit, akan tetapi tidak seorang pun melirik kedaulatan mereka, walau sekejap.

☪️Keajaiban mereka, bahkan diri mereka sendiri, berada dalam suaka Ilahiah: bahkan para Abdal tidak mengenal nama mereka.

๐Ÿง˜Atau, apakah engkau terhijab dari khazanah Ilahiah yang memanggilmu untuk datang menghampir?

๐ŸŒŸSeluruh semesta ini, di ke enam arahnya, penuh dengan khazanah-Nya: kemana pun wajahmu menghadap, wajah-Nya sedang menghadap kepadamu.

๐Ÿ”ฅKetika, seseorang yang dirahmati-Nya, mengundangmu masuk ke dalam api,[7] masuklah dengan segera,dan jangan bertanya lagi, “Apakah aku akan sakit terbakar?”

✍️Catatan:
[1] "Perniagaan" dengan Tuhan, lihat
๐Ÿ“š(QS at-Taubah [9]: 111).
[2] "Harta-karun" Khazanah Tersembunyi yang terungkap dengan diutusnya seorang nabi/ wali ke sebuah negeri (= 'toko') di alam-dunia (= 'pasar'), itu lah keuntungan terbesar.
[3] Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim"
๐Ÿ“š(QS Al Anbiyaa' [21]: 69)
[4] Lalu Kami wahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar."
๐Ÿ“š(QS ASy-Syu'araa [26]: 63)
[5] "... dan Kami telah melunakkan besi untuknya."
๐Ÿ“š(QS Saba [34]: 10)
[6] "Dan bagi Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus bersama 'amr-Nya, ke negeri yang telah Kami berkati ..."
๐Ÿ“š(QS Al Anbiyaa' [21]: 81)
[7] "... diberkati orang-orang di dalam api, dan mereka yang berada di sekitarnya..."
๐Ÿ“š(QS An Naml [27]: 8)
✍️Sumber:
๐Ÿ“šJalaluddin Rumi, Matsnavi III: 3077 – 3109
๐Ÿ“šTerjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.

๐Ÿ™Semoga bermanfaat….

           ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐“๐“ท๐“ญ๐“ฒ๐“’๐“ฑ๐“ช๐“ฟ๐“ต๐“ฒ๐“ท๐“ผ
https://t.me/aswaja_cyber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad