APA PERLUNYA MEMAKAI GELANG TASBIH?

APA PERLUNYA MEMAKAI GELANG TASBIH?

Gelang tasbih kini menjadi sorotan ketika ada yang mencurigainya sebagai atribut dari sekelompok orang yang sengaja melakukan peristiwa intimidasi pada acara Car Free Day di Jakarta tempo hari. 
Meski saya menanggapinya sebagai analisis yang bodoh, sebab mana mungkin mereka menggunakan atribut yang sama untuk suatu misi rahasia, tapi disini saya lebih tertarik dengan eksistensi gelang tasbih itu sendiri.

Konon, gelang tasbih adalah turunan dari kalung tasbih. 'Tasbih' secara harafiah berarti pujian kepada Tuhan atau lebih spesifik dengan mengucapkan 'Subhanallah' yang berarti Maha Suci Allah. 
Ucapan Tasbih lazimnya diucapkan oleh umat muslim ketika berzikir dengan memuji nama Allah. 
Adaa anjuran untuk menngucapkan kalimat Tasbih tersebut dalam jumlah tertentu seperti misalnya 11 kali, 33 kali, 99 kali atau bahkan ada yang sampai 1.000 kali. 

Sebagai salah satu cara agar kalimat Tasbih dapat terucap sampai jumlah tertentu, maka digunakankanlah butiran benda, bisa berupa batu, manik-manik, kayu atau apapun yang kemudian dirangkai dengan tali seperti membentuk sebuah kalung , yang mana tujuannya adalah sebagai penanda hitungan. 
Satu persatu butiran batu itu dipipil sembari mengucapkan kalimat Tasbih. Jika jumlah hitungan Kalimat Tasbih hanya sampai 33 kali, tentu butiran batu tasbih tersebut akan menyerupai gelang. 

Kalung dan gelang Tasbih ini sangat populer dan mudah didapatkan dipasaran, dengan beraneka bahan dan harga. Tak sedikit yang menggunakan kalung atau gelang tabih di sebagai perhiasan, baik itu dikalungkan di leher atau melingkar di pergelangan tangan.

Mengenai gelang tasbih ini, sayapun pernah menggunakannya dipergelangan tangan beberapa waktu yang silam dan kemudian saya memutuskan untuk tidak memakainya lagi. 

Pada awalnya, saya berniat menggunakan gelang Tasbih dengan tujuan agar saya selalu ingat kepada Tuhan setiap saat ketika melihat gelang itu. 
Namun demikian setelah saya gunakan beberapa lama, mungkin karena sudah terbiasa melihat gelang itu di tangan saya, maka sayapun tanpa sadar menganggapnya hal yang biasa saja. 
Lama-lama saya berpikir, apa gunanya gelang tasbih itu melingkar di pergelangan tangan saya, jika itu tak mampu lagi mengingatkan saya untuk memuji nama Tuhan. 
Bukankah gelang itu bukanlah sesuatu untuk dipamer-pamerkan?

Bagi saya, memakai gelang Tasbih tak ada perlunya lagi, sebab gelang itu hanya sebatas butiran benda yang melingkar di pergelangan saya dan tak berarti apa-apa. 
Sejak saat itulah saya putuskan untuk melepaskannya. 
Bukan karena saya menyepelekan fungsi gelang tasbih, tapi sebaliknya justru membuat saya menyadari bahwa gelang Tasbih bukanlah untuk dipakai sebagai perhiasan semata. Hati yang berzikir, jauh lebih baik daripada sekadar pergelangan tangan yang dilingkari gelang Tasbih.  

Namun demikian, saya juga tak boleh menyamaratakan apa yang terjadi pada diri saya, kepada orang lain. Mungkin saja gelang Tasbih itu sangat berarti bagi mereka sendiri dan saya tak punya hak untuk mencampuri urusannya..


Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad