☪️"KETIKA ALLAH MEMBUKA PINTU PERKENALAN"
⚛️๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐*๐๐ฅ-๐๐ข๐ค๐๐ฆ ๐๐๐ฌ๐๐ฅ 8️⃣ :
๐งAmal, Berserah Diri dan Ma'rifat
☪️"KETIKA ALLAH MEMBUKA PINTU PERKENALAN"
ุฅِุฐَุง َูุชَุญَ ََููู ِูุฌَْูุฉً ู
َِู ุงูุชَّุนَุฑُِّู َููุงَ ุชُุจَููุงِู ู
َุนََูุง ุฃِْู ََّูู ุนَู
ََُูู َูุฅَُِّููู ู
َุง َููุชَูุญََูุง ََูู ุฅِูุงَّ ََُููู ُูุฑِ ْูุฏُ ุฃَْู َููุชَูุนَุฑََّู ุฅََِููู. ุฃََูู
ْ ุชَูุนَْูู
ْ ุฃََّู ุงููุชَّููุนَุฑَُّู َُูู ู
ُْูุฑِุฏُُู ุนَََْููู، َูุงْูุฃَุนْู
َุงُู ุฃَْูุชَ ู
ُْูููุฏِ َْููููุง ุฅَِِْูููู، َูุฃََْูููู ู
َุง ุชُْูููุฏِ ِْูู ุฅَِِْูููู ู
ِู
َّุง َُููู ู
ُْูุฑِุฏُُู ุนَََْูููู
✒️"Ketika Dia membukakan bagimu (suatu) Wajah Pengenalan, maka jangan engkau sandingkan (hadirnya) pengenalan itu dengan sedikitnya amal-amalmu; karena sesungguhnya Dia tidak membukakan pengenalan itu bagimu kecuali (bahwa) Dia semata-mata menginginkan untuk memperkenalkan (Diri-Nya) kepadamu.
Tidakkah engkau mengetahui bahwa sesungguhnya (suatu) pengenalan itu (semata-mata) Dia yang menginginkannya atasmu, sedangkan amal-amal itu (semata-mata) suatu hadiah dari engkau kepada-Nya; maka tidaklah sebanding antara apa-apa yang engkau hadiahkan kepada-Nya dengan apa-apa yang Dia inginkan untukmu."
๐Syarah
✍️Ada rahasia yang sangat halus dibalik kalimat-kalimat Ibnu Athaillah dalam pasal ini.
๐ณIbnu Athaillah bukan hendak mengatakan bahwa amaliah tidak berarti, karena itu adalah tanda kepatuhan kepada-Nya.
✍️Namun ada persoalan yang lebih besar dari itu yang harus dimiliki setiap pejalan suluk.
☪️Ketika Allah membuka "Wajah Pengenalan", maka yang Dia anugrahkan kepada seorang hamba adalah Diri-Nya, Eksistensi-Nya, bukan semata perbuatan-Nya, karunia-Nya, atau surga-Nya.
☪️Maka tidaklah sebanding ketika Allah menyerahkan seluruh Diri-Nya untuk dikenali, sementara seseorang hanya menyerahkan amal perbuatannya, bukan dirinya.
☪️Adalah Nabi Muhammad SAW memberi nasihat kepada putrinya Fatimah r.a. untuk senantiasa berdoa pada setiap pagi dan petang:
َูุง ุญَُّู َูุง َُّْูููู
ُ ุจِุฑَุญْู
َุชَِู ุฃَุณْุชَุบِْูุซُ! ุฃَุตِْูุญْ ِูู ุดَุฃَِْูู َُُّููู، َููุงَ ุชَِِْูููู ุฅَِูู َْููุณِู ุทَุฑَْูุฉَ ุนٍَْูู
๐คฒWahai (Dzat) yang Maha Hidup dan Maha Berdiri! Dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan.
๐คฒPerbaikilah urusanku seluruhnya; dan jangan Engkau serahkan aku kepada diriku walau hanya sekejap mata.
๐(H.R. Imam An-Nasai, Imam Al-Hakim).
๐Dalam hadits yang lain dikatakan:
ุงَُّูููู
َّ ุฑَุญْู
َุชََู ุฃَุฑْุฌُู، َููุงَ ุชَِِْูููู ุฅَِูู َْููุณِู ุทَุฑَْูุฉَ ุนٍَْูู، َูุฃَุตِْูุญْ ِูู ุดَุฃِْูู َُُّููู، ูุงَ ุฅَِูู ุฅِูุงَّ ุฃَْูุชَ
๐คฒYa Allah, hanya rahmat-Mu yang kuharapkan!
Maka janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku meski sekejap mata, dan perbaikilah urusanku seluruhnya. (Sungguh) tidak ada tuhan selain Engkau.
๐(H.R. Imam Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Hibban).
๐ฉBahwa kebanyakan manusia mengandalkan urusannya kepada dirinya, kepintarannya, amal perbuatannya.
๐งDan sangatlah sedikit manusia yang menginginkan berserah diri sepenuhnya kepada Allah.
๐Sementara dalam Al-Quran dikatakan bahwa sebaik-baik agama seseorang adalah yang:
✒️Aslama wajhahu (menyerahkan wajahnya), seluruh eksistensinya, seluruh jiwa-raganya, hidup dan matinya, hanya kepada Allah.
َูู
َْู ุฃَุญْุณَُู ุฏًِููุง ู
ِّู
َّْู ุฃَุณَْูู
َ َูุฌَُْูู َِِّููู ََُููู ู
ُุญْุณٌِู َูุงุชَّุจَุนَ ู
َِّูุฉَ ุฅِุจْุฑَุงِููู
َ ุญًَِูููุง
✒️Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang menyerahkan wajahnya kepada Allah, sedang diapun seorang yang ihsan dan mengikuti millah Ibrahim yang lurus?
๐(Q.S. An-Nisa [4]: 125)
๐งMa'rifat (mengenal) kepada Allah, itu adalah puncak keberuntungan seorang hamba, maka apabila Tuhan telah membukakan bagimu suatu jalan untuk mengenal kepada-Nya, maka tidak perlu pedulikan berapa banyak amal perbuatanmu, walaupun masih sedikit amal kebaikanmu.
๐งSebab ma'rifat itu suatu karunia dan pemberian langsung dari Allah, maka sekali-kali tidak tergantung kepada banyak atau sedikitnya amal kebaikan.
๐ณAbu Hurairah ra. berkata:
☪️Rasulullah saw. bersabda:
☪️Allah SWT berfirman:
✒️"Apabila Aku menguji hamba-Ku yang beriman, kemudian ia tidak mengeluh kepada orang lain, maka Aku lepaskan ia dari ikatan-Ku dan Aku gantikan baginya daging dan darah yang lebih baik dari semula, dan ia boleh memperbarui amal, sebab yang lalu telah diampuni semua."
๐Diriwayatkan:
☪️Bahwa Allah telah menurunkan wahyu kepada salah seorang Nabi diantara beberapa Nabi-Nya.
✒️"Aku telah menurunkan ujian kepada salah seorang hamba-Ku, maka ia berdoa dan tetap Aku tunda permintaannya, akhirnya ia mengeluh,
☪️Maka Aku berkata kepadanya:
✒️Hamba-Ku bagaimana Aku akan melepaskan dari padamu rahmat yang justru ujian itu mengandung rahmat-Ku."
✍️Karena dengan segala kelakuan kebaikanmu engkau tidak dapat sampai ke tingkat yang akan Aku berikan kepadamu, maka dengan ujian itulah engkau dapat mencapai tingkat dan kedudukan di sisi Allah.
๐Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar