2️⃣. 👳🧕MANUSIA ITU SEMPURNA
👳🧕MANUSIA ITU SEMPURNA
✍️Banyak orang yang berpendapat bahwa manusia itu tidak sempurna dan saya berkali-kali membantah pendapat itu,
☪️Bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini tidaklah sia-sia dan ada manfaatnya, dan Manusia adalah mahluk yang di jadikan dan ciptaan Allah SWT paling sempurna.
👇Berikut dalil-dalil naqli tentang hal ini
👪Manusia memahami dirinya sendiri yakni berkembang biak melalui kasih sayang dan berfikir
☪️Firman Allah SWT :
وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنۡ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٖ ثُمَّ إِذَآ أَنتُم بَشَرٞ تَنتَشِرُونَ ٢٠ وَمِنۡ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنۡ خَلَقَ لَكُم مِّنۡ أَنفُسِكُمۡ أَزۡوَٰجٗا لِّتَسۡكُنُوٓاْ إِلَيۡهَا وَجَعَلَ بَيۡنَكُم مَّوَدَّةٗ وَرَحۡمَةًۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ ٢١ [سورة الروم,٢٠-٢١]
✒️Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
✒️Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.
✒️Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir
📚(QS Ar Rum,20-21)
☄️Memiliki ruh yang kepadanya Allah Swt mengambil kesaksian manusia
☪️Firman Allah SWT :
وَإِذۡ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِيٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَأَشۡهَدَهُمۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ أَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡۖ قَالُواْ بَلَىٰ شَهِدۡنَآۚ أَن تَقُولُواْ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنۡ هَٰذَا غَٰفِلِينَ ١٧٢ [سورة الأعراف,١٧٢]
✒️Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):
☪️“Bukankah Aku ini Tuhanmu?”
☄️Mereka menjawab:
✒️“Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”.
☪️(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:
✒️“Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”
📚(QS Al A’raf 172)
🧘Memiliki Qalbu untuk memahami keagungan-Nya
☪️Firman Allah SWT :
أَفَلَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَتَكُونَ لَهُمۡ قُلُوبٞ يَعۡقِلُونَ بِهَآ أَوۡ ءَاذَانٞ يَسۡمَعُونَ بِهَاۖ فَإِنَّهَا لَا تَعۡمَى ٱلۡأَبۡصَٰرُ وَلَٰكِن تَعۡمَى ٱلۡقُلُوبُ ٱلَّتِي فِي ٱلصُّدُورِ ٤٦ [سورة الحج,٤٦]
✒️Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar?
✒️Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada
📚(QS Al Hajj46)
☪️Firman Allah SWT :
وَتِلۡكَ ٱلۡأَمۡثَٰلُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِۖ وَمَا يَعۡقِلُهَآ إِلَّا ٱلۡعَٰلِمُونَ ٤٣ [سورة العنكبوت,٤٣]
✒️Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu
📚(QS Al ‘Ankabut43)
👳🧕Sebaik-baik rupa dan indah
☪️Firman Allah SWT :
لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ ٤ [سورة الـتين,٤]
✒️Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya
📚(QS At Tin4)
☪️Firman Allah SWT :
خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ بِٱلۡحَقِّ وَصَوَّرَكُمۡ فَأَحۡسَنَ صُوَرَكُمۡۖ وَإِلَيۡهِ ٱلۡمَصِيرُ ٣ [سورة الـتغابن,٣]
✒️Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq.
✒️Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu dan hanya kepada Allah-lah kembali(mu)
📚(QS At Taghabun3)
💙Memiliki indera dan hati
☪️Firman Allah SWT :
وَٱللَّهُ أَخۡرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ شَيۡٔٗا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَٰرَ وَٱلۡأَفِۡٔدَةَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ٧٨ [سورة النحل,٧٨]
✒️Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur
📚(QS An Nahl78)
☪️Firman Allah SWT :
عَلَّمَهُ ٱلۡبَيَانَ ٤ [سورة الـرحـمـن,٤]
✒️Mengajarnya pandai berbicara
📚(QS Ar Rahman4)
🤔Dilengkapi kemampuan berfikir
☪️Firman Allah SWT :
وَهُوَ ٱلَّذِي مَدَّ ٱلۡأَرۡضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِيَ وَأَنۡهَٰرٗاۖ وَمِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ جَعَلَ فِيهَا زَوۡجَيۡنِ ٱثۡنَيۡنِۖ يُغۡشِي ٱلَّيۡلَ ٱلنَّهَارَۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ ٣ [سورة الرّعد,٣]
✒️Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya.
✒️Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang.
✒️Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan
📚(QS Ar Ra’d3)
🤗Memiliki hawa nafsu
☪️Firman Allah SWT :
۞وَمَآ أُبَرِّئُ نَفۡسِيٓۚ إِنَّ ٱلنَّفۡسَ لَأَمَّارَةُۢ بِٱلسُّوٓءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيٓۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٥٣ [سورة يوسف,٥٣]
✒️Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.
✒️Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang
📚(QS Yusuf53)
☪️Firman Allah SWT :
يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ ٢٧ ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ ٢٨ فَٱدۡخُلِي فِي عِبَٰدِي ٢٩ وَٱدۡخُلِي جَنَّتِي ٣٠ [سورة الفجر,٢٧-٣٠]
✒️Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
✒️Maka masuklah ke dalam jama´ah hamba-hamba-Ku.
✒️Masuklah ke dalam surga-Ku
📚(QS Al Fajr,27-30)
🤰Proses terbentuknya Manusia
Perkembangan pada manusia secara fisik (jasad)
🤰Diawali dengan proses pembuahan yaitu pertemuan antara sel telur yang berasal dari perempuan (ibu) dengan sel sperma yang berasal dari pria (ayah).
💧Sel Sperma dan sel telur mengandung zat-zat sumber kehidupan, zat-zat ini dapat di peroleh dari air dan makanan bergizi atau makanan hayati, makanan hayati adalah berasal dari hewan dan tumbuh-tumbuhan yang ada di bumi ini.
✍️Baik hewan dan tumbuh-tumbuhan mengkonsumsi makanan mereka dari tanah. Tanah memiliki atom, mineral, unsur dan senyawa kehidupan.
✍️Perlu diketahui bahwa ayat-ayat Al-Quran ada yang berisi perintah/larangan yang nyata, kisah nyata dan ada juga berupa perumpamaan, sebagaimana firman – Nya pada surat Al ‘Ankabut ayat 43
☪️Firman Allah SWT :
وَتِلۡكَ ٱلۡأَمۡثَٰلُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِۖ وَمَا يَعۡقِلُهَآ إِلَّا ٱلۡعَٰلِمُونَ ٤٣ [سورة العنكبوت,٤٣]
✒️Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu
📚(QS Al ‘Ankabut43)
Ada banyak ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang proses penciptaan manusia, yang mana manusia mengambil keuntungan dari tanah, dalam setiap ayat selalu disebutkan manusia berasal dari tanah dan air, antara lain:
Firman Allah SWT pada surat Nuh ayat 17
Firman Allah SWT :
وَٱللَّهُ أَنۢبَتَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ نَبَاتٗا ١٧ [سورة نوح,١٧]
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya [Nuh17]
Tanah pada surat Nuh 17 ini lebih umum, berasal dari kata ardhi atau tepatnya bumi. yang uraian nya ada pada ayat-ayat berikut
Shalsal/tanah liat kering pada surat arrahman 14 dan al-hijr 28
Fakkhar/tembikar pada surat arrahman 14
Hamain/lumpur hitam pada surat al-hijr 28
Thien/tanah pada surat Al An’am ayat 2, As sajadah 11, Shad 71
Laazib/tanah liat pada surat ashafaat 11
Thurab/tanah debu pada Surat ali Imran 59 dan Al Fatir 11
Ma ii/Air pada surat Al-Furqan 54
Lihatlah korelasi asal kata Shalsal (tanah liat kering), fakkhar (tembikar), hamain (lumpur hitam), tin (tanah), Laazib (tanah liat), thurab (tanah debu) dan Ma ii (air) dengan apa yang di kandung sperma dan ovum. Lihatlah pembahasan selanjutnya
Q.S, Al An’aam ayat 2,
هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن طِينٖ ثُمَّ قَضَىٰٓ أَجَلٗاۖ وَأَجَلٞ مُّسَمًّى عِندَهُۥۖ ثُمَّ أَنتُمۡ تَمۡتَرُونَ ٢ [سورة الأنعام,٢]
Dialah Yang menciptakan kamu dari tin/tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu) [QS Al An’am2]
QS Arrahman ayat 14,
خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِن صَلۡصَٰلٖ كَٱلۡفَخَّارِ ١٤ [سورة الـرحـمـن,١٤]
Dia menciptakan manusia dari tanah kering (shalsal) seperti tembikar(fakhkhar) [QS Ar Rahman14]
QS Al Hijr ayat 28-29,
وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ ٢٨ فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُواْ لَهُۥ سَٰجِدِينَ ٢٩ [سورة الحجر,٢٨-٢٩]
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud [QS Al Hijr,28-29]
QS As Sajadah ayat 7
ٱلَّذِيٓ أَحۡسَنَ كُلَّ شَيۡءٍ خَلَقَهُۥۖ وَبَدَأَ خَلۡقَ ٱلۡإِنسَٰنِ مِن طِينٖ ٧ [سورة السجدة,٧]
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tin/tanah [QS As Sajdah7]
QS As safaat ayat 11
فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ أَهُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَم مَّنۡ خَلَقۡنَآۚ إِنَّا خَلَقۡنَٰهُم مِّن طِينٖ لَّازِبِۢ ١١ [سورة الصّافّات,١١]
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah): “Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari Laziib/tanah liat [QS As Saffat11]
QS Ali Imran ayat 59
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٖ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ ٥٩ [سورة آل عمران,٥٩]
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari thurab/tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia [QS Al ‘Imran59]
QS Shad ayat 71-72
إِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن طِينٖ ٧١ فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُواْ لَهُۥ سَٰجِدِينَ ٧٢ [سورة ص,٧١-٧٢]
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah”. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya” [Sad,71-72]
QS Al Fatir ayat 11
وَٱللَّهُ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٖ ثُمَّ مِن نُّطۡفَةٖ ثُمَّ جَعَلَكُمۡ أَزۡوَٰجٗاۚ وَمَا تَحۡمِلُ مِنۡ أُنثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلۡمِهِۦۚ وَمَا يُعَمَّرُ مِن مُّعَمَّرٖ وَلَا يُنقَصُ مِنۡ عُمُرِهِۦٓ إِلَّا فِي كِتَٰبٍۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٞ ١١ [سورة فاطر,١١]
Dan Allah menciptakan kamu dari thurab/tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah [QS Fatir11]
QS Al-Furqan ayat 54
وَهُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ مِنَ ٱلۡمَآءِ بَشَرٗا فَجَعَلَهُۥ نَسَبٗا وَصِهۡرٗاۗ وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرٗا ٥٤ [سورة الفرقان,٥٤]
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa [QS Al Furqan54]
Allah SWT menjadikan dan menciptakan manusia dalam beberapa fase yaitu fase menjadikan ruh dan fase menciptakan jasad
وَإِذۡ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِيٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَأَشۡهَدَهُمۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ أَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡۖ قَالُواْ بَلَىٰ شَهِدۡنَآۚ أَن تَقُولُواْ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنۡ هَٰذَا غَٰفِلِينَ ١٧٢ أَوۡ تَقُولُوٓاْ إِنَّمَآ أَشۡرَكَ ءَابَآؤُنَا مِن قَبۡلُ وَكُنَّا ذُرِّيَّةٗ مِّنۢ بَعۡدِهِمۡۖ أَفَتُهۡلِكُنَا بِمَا فَعَلَ ٱلۡمُبۡطِلُونَ ١٧٣ وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلۡأٓيَٰتِ وَلَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ ١٧٤ [سورة الأعراف,١٧٢-١٧٤]
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)” .Atau agar kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu? Dan demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu, agar mereka kembali (kepada kebenaran) [Al A’raf,172-174]
Menjadikan secara ghaib (tak terlihat oleh mata), ghaib yang dimaksud adalah proses kejadian nyata tapi tak terlihat oleh mata dalam hal ini adalah Ruh dan nyawa.
وَيَسَۡٔلُونَكَ عَنِ ٱلرُّوحِۖ قُلِ ٱلرُّوحُ مِنۡ أَمۡرِ رَبِّي وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ ٱلۡعِلۡمِ إِلَّا قَلِيلٗا ٨٥ [سورة الإسراء,٨٥]
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu Termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. (Q.S. Al-Isra: 85)
Akan di bahas pada catatan lain
Menciptakan secara fisik (kasat mata), fisik yang di maksud adalah jasad. Telah kita ketahui bersama bahwa proses itu di mulai dengan penciptaan air mani, air mani mengandung saripati (sulalatin min tiini) dari makanan yang kita konsumsi, dan makanan itu mengambil kehidupannya dari tanah, dan tanah mengandung atom-atom dan mineral dasar unsur dan senyawa kehidupan. Kemudian air mani ini bertemu dengan ovum, Al-Quran menamai proses pertemuan antara air mani dan ovum ini dengan istilah nutfah atau istilah biologi adalah zigot, yang kemudian membelah dan bergerak menuju dinding rahim dan menempel di dinding rahim, Al-Quran dalam hal ini menggunakan istilah ‘alaqah. Setelah mengalami proses, ‘alaqah berubah menjadi mudhghah . Setelah proses selanjutnya, di dalam mudhghah terdapat sel tulang yang nantinya akan berkembang membentuk kerangka tubuh manusia. Kemudian sel-sel tulang tersebut dibungkus oleh sel daging. Sehingga sel daging berkembang mengikuti perkembangan sel tulang. Dan setelah mengalami beberapa fase perkembangan kurang lebih selam 9 bulan, maka calon bayi siap untuk menghirup udara segar di dunia. Kemudian bayi berkembang menjadi balita, remaja, menjadi dewasa, dan meninggal dunia
Tahap-tahap perkembangan pada manusia secara fisik (jasad) di bagi lagi menjadi dua fase, yaitu fase embrionik (dalam kandungan/sebelum dilahirkan) dan fase pasca embrionik (setelah dilahirkan).
QS Al hajj ayat 5
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمۡ فِي رَيۡبٖ مِّنَ ٱلۡبَعۡثِ فَإِنَّا خَلَقۡنَٰكُم مِّن تُرَابٖ ثُمَّ مِن نُّطۡفَةٖ ثُمَّ مِنۡ عَلَقَةٖ ثُمَّ مِن مُّضۡغَةٖ مُّخَلَّقَةٖ وَغَيۡرِ مُخَلَّقَةٖ لِّنُبَيِّنَ لَكُمۡۚ وَنُقِرُّ فِي ٱلۡأَرۡحَامِ مَا نَشَآءُ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمّٗى ثُمَّ نُخۡرِجُكُمۡ طِفۡلٗا ثُمَّ لِتَبۡلُغُوٓاْ أَشُدَّكُمۡۖ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرۡذَلِ ٱلۡعُمُرِ لِكَيۡلَا يَعۡلَمَ مِنۢ بَعۡدِ عِلۡمٖ شَيۡٔٗاۚ وَتَرَى ٱلۡأَرۡضَ هَامِدَةٗ فَإِذَآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡهَا ٱلۡمَآءَ ٱهۡتَزَّتۡ وَرَبَتۡ وَأَنۢبَتَتۡ مِن كُلِّ زَوۡجِۢ بَهِيجٖ ٥ [سورة الحج,٥]
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah [QS Al Hajj5]
Tahap perkembangan manusia
Fase embrionik (sebelum Dilahirkan)
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering terpaku bahwa yang mengandung seorang anak adalah seorang ibu/wanita, kita sering lupa bahwa seorang ayah/pria juga mengandung anak tersebut sebelum menjadi janin yakni dalam bentuk sperma dari sulbi nya , sebagaimana firman Allah SWT
Komentar
Posting Komentar