๐TIGA PERSIAPAN PENTING MENYAMBUT BULAN RAMADHAN
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐TIGA PERSIAPAN PENTING MENYAMBUT BULAN RAMADHAN
✍️Untuk menyambut Ramadhan, bulan yang dipenuhi dengan rahmat dan karunia Allah, kita harus mengadakan persiapan-persiapan yang dianggap perlu dan bermanfaat, terutama dalam meningkatkan takwa kepada Allah SWT.
๐Persiapan-persiapan itu antara lain:
1️⃣. Persiapan Pertama
✍️Hendaknya kita mengadakan atau memprakarsai kegiatan ceramah di akhir bulan Sya’ban untuk menyambut bulan Ramadhan.
๐Ceramah itu bisa dilakukan di majelis ta’lim dan tempat-tempat pengajian, atau pengarahan-pengarahan singkat untuk keluarga kita masing-masing.
๐ฃ️Dalam ceramah itu dijelaskan berbagai bimbingan bagi jamaah atau keluarga kita, agar dapat mengisi bulan yang penuh berkah itu dengan amal ibadah yang diridhai oleh Allah SWT.
✍️Jangan sampai terjadi, bulan yang teramat agung itu berlalu begitu saja, tanpa meninggalkan kesan yang mendalam yang dapat meningkatkan ibadah dan amal shaleh kita kepada Allah SWT.
๐ฃ️Ceramah pengarahan menyambut bulan Ramadhan ini dilakukan Nabi di depan para sahabatnya, dengan menyampaikan ceramah singkat mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan tuntunan Ramadhan.
✍️Agar kita semua dapat mengambil manfaat dari pengarahan Rasul SAW tersebut,
๐Berikut ini dicantumkan ceramah beliau dengan lengkap:
ุฃََُّููุง ุงَّููุงุณُ َูุฏْ ุฃَุธََُّููู
ْ ุดَْูุฑٌ ุนَุธِْูู
ٌ، ุดَْูุฑٌ ู
ُุจุงَุฑٌَู، ุดَْูุฑٌ ِِْูููู ََْูููุฉٌ ุฎَْูุฑٌ ู
ِْู ุฃَِْูู ุดَْูุฑٍ ุฌَุนََู ุงُููู ุตِูุงَู
َُู َูุฑِْูุถَุฉً َู ِููุงَู
َ ََُْูููู ุชَุทَُّููุนุงً ู
َْู ุชََูุฑَّุจَ ِِْูููู ุจِุฎَุตَْูุฉٍ ู
َِู ุงْูุฎَْูุฑِ َูุงَู َูู
َْู ุฃَุฏَّู َูุฑِْูุถَุฉً ِْูููู
ุงَ ุณَِูุงُู َูู
َْู ุฃَุฏَّู ِِْูููู َูุฑِْูุถَุฉً َูุงَู َูู
َْู ุฃَุฏَّู ุณَุจْุนَِْูู َูุฑِْูุถَุฉً ِْูููู
َุง ุณِูุงَُู ََُููู ุดَْูุฑُ ุงูุตَّูุจْุฑِ َูุงูุตَّูุจْุฑُ ุซََููุงุจُُู ุงْูุฌََّูุฉُ َูุดَْูุฑُ ุงْูู
َُูุงุณَุงุฉِ َู ุดَْูุฑٌ َูุฒْุฏَุงุฏُ ِِْูููู ุฑِุฒُْู ุงْูู
ُุคْู
ِِู، ู
َْู َูุทَّุฑَ ِِْูููู ุตَุงุฆِู
ุงً َูุงَู ู
َุบِْูุฑَุฉً ِูุฐُُْููุจِِู َูุนِุชَْู ุฑََูุจَุชِِู ู
َِู ุงَّููุงุฑِ َู َูุงَู َُูู ู
ِุซُْู ุฃَุฌْุฑِِู ู
ِْู ุบَْูุฑِ ุฃَْู َْููุชَُูุตَ ู
ِْู ุฃَุฌْุฑِِู ุดَْูุกٌ َูุงُْููุง َْููุณَ َُُّูููุง َูุฌِุฏُ ู
َุง َُููุทِّุฑُ ุงูุตَّุงุฆِู
َ، ََููุงَู : ُูุนْุทِู ุงُููู َูุฐَุง ุงูุซََّูุงุจَ ู
َู َูุทَّุฑَ ุตَุงุฆِู
ุงً ุนََูู ุชَู
ْุฑَุฉٍ ุฃَْู ุดُุฑْุจَุฉِ ู
َุงุกٍ ุฃَْู ู
ุฐََّูุฉِ َูุจٍَู ََُููู ุดَْูุฑٌ ุฃََُُّููู ุฑَุญْู
َุฉٌ َูุฃَْูุณَุทُُู ู
َุบِْูุฑَุฉٌ َูุขุฎِุฑُُู ุนِุชٌْููู ู
َِู ุงَّููุงุฑِ، ู
َْู ุฎَََّูู ุนَْู ู
َู
ُِِْْูููู ุบََูุฑَ ุงُููู َُูู َูุฃَุนْุชََُูู ู
َِู ุงَّููุงุฑِ َูุงุณْุชَْูุซَุฑُْูุง ِِْูููู ู
ِู ุฃَุฑْุจَูุนِ ุฎِุตَุงٍู : ุฎَุตَْูุชَِْูู ุชُุฑْุถَُْูู ุจِِูู
َุง ุฑุจَُّูู
ْ َูุฎَุตَْูุชَِْูู ูุงَ ุบَِูู ุจُِูู
ْ ุนَُْููู
َุง َูุฃَู
َّุง ุงْูุฎَุตَْูุชَุงِู ุงَّููุชุงَِู ุชُุฑْุถَُْูู ุจِِูู
َุง ุฑุจَُّูู
ْ َูุดََูุงุฏَุฉُ ุฃَْู ูุงَ ุฅََูู ุฅِูุงَّ ุงُููู َู ุชَุณْุชَุบِْูุฑَُُْููู َูุฃَู
َّุง ุงَّููุชุงَِู ูุงَ ุบَِูู ุจُِูู
ْ ุนَُْููู
َุง َููุชَุณْุฃََُْููู ุงَููู ุงْูุฌََّูุฉَ َู ุชَูุนُْูุฐَُْูู ุจِِู ู
َِู ุงَّููุงุฑِ َู ู
َْู ุฃَุดْุจَุนَ ِِْูููู ุตَุงุฆِู
ุงً ุณََูุงُู ุงُููู ู
ِْู ุญَْูุถِْู ุดُุฑْุจَุฉً ูุงَ َูุธْู
َุฃُ ุญَุชَู َูุฏْุฎَُู ุงْูุฌََّูุฉَ
✒️“Wahai manusia, sesungguhnya telah menaungi kamu bulan yang agung dan penuh berkah.
๐ yang di dalamnya terdapat suatu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
๐Pada bulan itu, Allah menjadikan puasanya sebagai suatu kewajiban dan qiyam atau shalat di malam harinya sebagai ibadah sunnah.
๐Siapa yang mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebajikan, maka nilainya sama dengan mengerjakan kewajiban di bulan lain. ๐Siapa yang mengerjakan suatu kewajiban dalam bulan Ramadhan tersebut, maka sama dengan menjalankan tujuh puluh kewajiban di bulan lain.
๐Ramadhan itu adalah bulan kesabaran; sedangkan ketabahan dan kesabaran, balasannya adalah surga. ๐Ramadhan adalah bulan pertolongan, pada bulan itu rizki orang-orang mukmin ditambah.
๐Siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang yang berpuasa di bulan itu, maka ia akan diampuni dosanya, dibebaskan dari api neraka.
๐Orang itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tersebut. Sedangkan pahala puasa bagi orang yang melakukannya, tidak berkurang sedikitpun.
๐ณPara sahabat bertanya:
✒️“Wahai Rasulullah, kami tidak semua memiliki makanan untuk berbuka bagi orang lain”.
☪️Bersabda Rasulullah SAW:
✒️“Allah memberikan pahala kepada orang yang memberikan sebutir kurma, atau seteguk air, atau seteguk susu”.
๐Dialah Ramadhan, bulan yang permulaannya dipenuhi dengan rahmat,
๐Periode pertengahannya dipenuhi dengan ampunan dan maghfirah,
๐Pada periode terakhirnya merupakan pembebasan manusia dari azab neraka.
๐Barang siapa yang meringankan beban pekerjaan pembantu-pembantu rumah tangganya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan membebaskannya dari api neraka.
๐Oleh karena itu dalam bulan Ramadhan ini, hendaklah kamu sekalian dapat meraih empat bagian. ๐Dua bagian pertama untuk memperoleh ridha Tuhanmu dan dua bagian lain adalah sesuatu yang kamu dambakan.
๐Dua bagian yang pertama ialah bersaksi dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan hendaklah memohon ampunan kepada-Nya.
๐Dua bagian yang kedua yaitu kamu memohon (dimasukkan ke dalam) surga dan berlindung dari api neraka. ๐Siapa yang memberi minuman kepada orang yang berpuasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari telagaku, suatu minuman yang seseorang tidak akan merasa haus dan dahaga lagi sesudahnya, sehingga ia masuk ke dalam surga”. ๐(Hadits Dhaif, Riwayat Ibnu Khuzaimah: 1780, al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman: 3455. redaksi hadits di atas riwayat Ibn Khuzaimah).
๐ณMeskipun sebagian ahli menyebut hadits ini berstatus dhaif, karena berkaitan dengan fadhailul a’mal (keutamaan amal), maka masih bisa ditoleransi.
✍️Beberapa keterangan yang disebutkan hadits ini, banyak persamaan yang disebutkan hadits yang lebih sahih.
๐ณImam Ahmad bin Hambal menyampaikan pernyataan mengenai hadits dhaif, beliau berpandangan:
ุงْูุญَุฏِْูุซ ุงูุถَุนُِْูู ุฃَุญَุจُّ ุฅََِّูู ู
ِْู ุงูุฑَุฃِْู
✒️“Hadits yang dhaif lebih aku cintai dari al-Ra’yu (pendapat akal seseorang)”.
๐Dalam kalimat yang lain, beliau berpendapat:
ุงْูุนَู
َُู ุจِุงْูุญَุฏِْูุซِ ุงูุถَّุนِِْูู ุฃََْููู ู
َِู ุงَِْูููุงุณِ
✒️“Beramal dengan hadits yang dhaif lebih utama dari menggunakan qiyas (analogi)”.
๐
๐Hadits ini dimuat juga
๐Dalam kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama terkenal, antara lain:
๐ณMuhammad Yusuf al-Kandahlawi ๐Dalam kitab Hayah al-Shahabah, III/400–401,
๐ณImam al-Munzdiri
๐Dalam kitab al-Targhib wa al-Tarhib, I/16–17,
2️⃣.Persiapan Kedua.
๐ทPersiapan yang kedua adalah dengan memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban,
๐Yaitu
๐ทBagi mereka yang sebelum datangnya bulan itu telah membiasakan puasa sunnah.
Namun demikian satu atau dua hari menjelang masuknya bulan Ramadhan dilarang melakukan puasa sunnah, kecuali bagi mereka yang sudah membiasakannya.
ุนَْู ุนَุงุฆِุดَุฉَ ุฑَุถَِู ุงَُّููู ุนََْููุง َูุงَูุชْ َูุงَู ุฑَุณُُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ َูุตُูู
ُ ุญَุชَّู ََُูููู َูุง ُْููุทِุฑُ َُْูููุทِุฑُ ุญَุชَّู ََُูููู َูุง َูุตُูู
ُ َูู
َุง ุฑَุฃَْูุชُ ุฑَุณَُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ ุงุณْุชَْูู
ََู ุตَِูุงู
َ ุดَْูุฑٍ ุฅَِّูุง ุฑَู
َุถَุงَู َูู
َุง ุฑَุฃَْูุชُُู ุฃَْูุซَุฑَ ุตَِูุงู
ًุง ู
ُِْูู ِูู ุดَุนْุจَุงَู
๐งDari Aisyah r.a. ia menuturkan, ☪️“Rasulullah SAW biasa mengerjakan puasa, sehingga kami berpendapat bahwa beliau tidak pernah tidak berpuasa, dan beliau biasa tidak berpuasa, sehingga kami berpendapat bahwa beliau tidak pernah berpuasa.
Akan tetapi aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa daripada puasa di bulan Sya’ban”.
๐(Hadits Shahih, riwayat Bukhari: 1833 dan Muslim: 1956. teks hadits riwayat al-Bukhari).
⛔Mengenai larangan puasa sunnah satu atau dua hari menjelang masuk Ramadhan,
๐Kecuali
๐ทBagi mereka yang telah membiasakannya,
๐Disebutkan dalam hadits Nabi SAW:
َูุง ุชََูุฏَّู
ُูุง ุฑَู
َุถَุงَู ุจِุตَْูู
ِ َْููู
ٍ ََููุง َْููู
َِْูู ุฅَِّูุง ุฑَุฌٌُู َูุงَู َูุตُูู
ُ ุตَْูู
ًุง ََْูููุตُู
ُْู
✒️“Jangan kamu dahului Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali bagi seseorang yang mempuasakan puasa tertentu, maka ia boleh meneruskan puasanya”.
๐(Hadits Shahih, riwayat Bukhari: 1781 dan Muslim: 1812. teks hadits riwayat al-Bukhari).
3️⃣Persiapan Ketiga.
✍️Persiapan selanjutnya adalah menyambut bulan Ramadhan dengan “tahni’ah”,
๐Yaitu
๐Menggembirakan umat Islam dengan kedatangan bulan itu yang penuh rahmat.
☪️Rasulullah SAW bertahni’ah menyambut bulan Ramadhan dengan sabdanya:
ุฃَุชَุงُูู
ْ ุฑَู
َุถَุงُู ุดَْูุฑٌ ู
ُุจَุงุฑٌَู َูุฑَุถَ ุงَُّููู ุนَุฒَّ َูุฌََّู ุนََُْูููู
ْ ุตَِูุงู
َُู ุชُْูุชَุญُ ِِููู ุฃَุจَْูุงุจُ ุงูุณَّู
َุงุกِ َูุชُุบَُْูู ِِููู ุฃَุจَْูุงุจُ ุงْูุฌَุญِูู
ِ َูุชُุบَُّู ِِููู ู
َุฑَุฏَุฉُ ุงูุดََّูุงุทِِูู، ِِููู ََْูููุฉٌ ุฎَْูุฑٌ ู
ِْู ุฃَِْูู ุดَْูุฑٍ ู
َْู ุญُุฑِู
َ ุฎَْูุฑََูุง ََููุฏْ ุญُุฑِู
َ
✒️"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan padamu berpuasa di bulan itu.
✒️Dalam bulan itu dibukalah pintu-pintu langit, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan syaitan-syaitan dibelenggu.
✒️Pada bulan itu terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
✒️Siapa yang tidak memperoleh kebajikan di malam itu, maka ia tidak memperoleh kebajikan apapun.”
๐(Hadits Shahih, Riwayat al-Nasa`i: 2079 dan Ahmad: 8631. dengan redaksi hadits dari al-Nasa’i).
๐Ibadah puasa Ramadhan merupakan amal yang istimewa, karena ibadah yang lain adalah untuk dirinya sendiri, sedangkan ibadah puasa adalah milik Allah SWT.
๐ทDalam melaksanakan puasa diharapkan tidak hanya dapat meninggalkan makan, minum dan segala yang membatalkannya, akan tetapi harus dapat menjaga diri dari segala perbuatan yang tercela.
✍️Puasa itu diharapkan dapat membentuk sikap mental kita, menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah dan beribadah dengan penuh keikhlasan.
๐ทDalam berpuasa, manusia muslim dibentuk agar dapat meningkatkan kesabaran, ketabahan, peningkatan daya tahan mental dan fisik. Rasa haus dan lapar dikala berpuasa, dapat meningkatkan solidaritas sosial terhadap orang-orang miskin yang ditimpa kesulitan, dan anak-anak yatim yang terlunta-lunta.
๐Mengenai keutamaan ibadah puasa dan keharusan bersikap sabar, disebutkan dalam hadits Qudsi:
ُُّูู ุนَู
َِู ุงุจِْู ุขุฏَู
َ َُูู ุฅَِّูุง ุงูุตَِّูุงู
َ َูุฅَُِّูู ِูู َูุฃََูุง ุฃَุฌْุฒِู ุจِِู َูุงูุตَِّูุงู
ُ ุฌَُّูุฉٌ َูุฅِุฐَุง َูุงَู َْููู
ُ ุตَْูู
ِ ุฃَุญَุฏُِูู
ْ ََููุง َูุฑُْูุซْ ََููุง َูุตْุฎَุจْ َูุฅِْู ุณَุงุจَُّู ุฃَุญَุฏٌ ุฃَْู َูุงุชََُูู ََُْْููููู ุฅِِّูู ุงู
ْุฑُุคٌ ุตَุงุฆِู
ٌ
☪️Allah SWT berfirman:
✒️“Setiap amal seorang manusia adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa.
Puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan balasan kepadanya. Puasa itu adalah perisai, karena itu apabila salah seorang di antaramu berpuasa, janganlah mengucapkan perkataan yang buruk dan keji, jangan membangkitkan syahwat dan jangan pula mendatangkan kekacauan. Apabila ia dimaki atau ditantang seseorang, maka katakanlah: Aku sedang berpuasa,..”.
๐(Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1771).
KH Zakky Mubarak, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
๐Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar