🧘TATA CARA MENG-QADHA SHOLAT FARDHU YANG TERLEWAT

πŸŒπ€π’π–π€π‰π€ π‚π˜ππ„π‘πŸ“‘

            ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈

πŸ“–π‘΄π’π’•π’Šπ’—π’‚π’”π’Š π‘°π’”π’π’‚π’Ž ;
🧘TATA CARA MENG-QADHA SHOLAT FARDHU YANG TERLEWAT

🧘Salat lima waktu merupakan ibadah wajib yang mesti dikerjakan umat Islam yang sudah balig, berakal sehat, dan tidak memiliki halangan.

✍️Kewajiban salat ini mengikat, tak bisa diwakilkan atau ditinggalkan. 
πŸ‘‡Bagi yang meninggalkannya,
🧘Baik itu sengaja atau tidak disengaja, maka wajib mengqadanya.

✍️Kewajiban salat ini disyariatkan pertama kali pada peristiwa Isra' dan Mi'raj. 
✍️Selain itu, ia juga diposisikan sebagai tiang agama Islam,
πŸ‘‡Sebagaimana tergambar dalam sabda
☪️Nabi Muhammad SAW:
✒️"Salat adalah tiang agama, barangsiapa yang menegakkannya, maka ia telah menegakkan agamanya dan barangsiapa yang merobohkannya, berarti ia telah merobohkan agamanya,"
πŸ“š(H.R. Baihaqi).

✍️Karena keutamaan dan urgensinya, salat yang sudah terlewat pun wajib dijalankan, hal inilah yang dinamakan qadha.

✍️Sebagaimana dikutip dari NU Online, bahwa Mustafa al-Khin dan Mustafa al-Bugha dalam al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhabi Imam al-Syafi’i (Juz 1, hlm. 110) memaparkan bahwa qadha salat adalah mendirikan salat selepas habisnya waktu, atau sesudah waktu yang tidak mencukupi untuk menyelesaikan satu rakaat atau lebih. πŸ‘‡Artinya,
✍️Qadha salat ialah mengganti salat wajib yang ditinggalkan bukan pada rentang waktu asalnya.

✍️Kewajiban qadha salat ini dirujuk dari hadis yang diriwayatkan oleh
πŸ‘³Anas bin Malik bahwa
☪️Nabi Muhammad SAW bersabda: ✒️"Siapa yang terlupa salat, maka lakukan salat ketika ia ingat dan tidak ada tebusan kecuali melaksanakan salat tersebut, dan dirikanlah salat untuk mengingat-Ku,"
πŸ“š(H.R. Bukhari).

πŸ‘‡Cara Mengqadha Sholat Fardhu

✍️Secara garis besar, keadaan seorang muslim yang meninggalkan salat wajib terbagi menjadi dua:
πŸ‘‰Karena tidak sengaja atau
πŸ‘‰Memang sengajameninggalkannya.

πŸ‘‡Pertama,
✍️Jika ia tidak sengaja, biasanya disebabkan karena udzur,
misalnya karena lupa atau tertidur, maka ia tidak berdosa, namun wajib mengqadanya ketika sadar atau sudah ingat.

πŸ‘‡Kedua,
✍️Jika sengaja meninggalkannya, maka sebagaimana ditulis Ahmad Sarwat, Lc., MA dalam Qadha Shalat Yang Terlewat: Haruskah? (2018: 49), terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, apakah ia masih diwajibkan untuk mengganti salatnya yang telah ditinggalkannya itu dengan salat qada atau tidak?

✍️Perbedaan pendapat ini berasal dari perbedaan pandangan, apakah status orang yang meninggalkan salat dengan sengaja itu sudah kafir atau masih berstatus muslim.

πŸ‘‡Akan tetapi,
πŸ‘³Jumhur ulama bersepakat bahwa seorang muslim yang meninggalkan salat dengan sengaja,
πŸ‘‰maka ia berdosa besar,
πŸ‘‰namun tidak membuatnya menjadi kafir.
πŸ‘‰Sebagai gantinya, ia tetap diwajibkan mengganti salatnya.

πŸ€”Lalu, bagaimana cara mengqada salat wajib yang tertinggal?
✍️Sebenarnya, tidak ada ketentuan khusus mengenai tata cara mengqada salat yang terlewat.

πŸ‘‡Namun,
✍️Yang perlu diperhatikan adalah segera menyegerakan ketika ingat salat yang terlupa itu, tidak boleh ditunda, ataupun diselingi dengan salat sunah yang lain.

✍️Rujukannya adalah hadis yang diriwayatkan
πŸ‘³Anas bin Malik dari
☪️Nabi Muhammad SAW, ia bersabda:
✒️"Siapa yang terlupa mendiirikan salat, maka lakukan salat ketika ia mengingatnya,"
πŸ“š(H.R. Bukhari).

✍️Kemudian, bila seseorang terlewat beberapa waktu salat di hari yang sama, maka cara menggantinya adalah dengan mengurutkan salat-salat itu berdasarkan waktunya.

✍️Salat yang diqada dimulai dari salat yang waktunya lebih awal, kemudian dilanjutkan dengan waktu salatnya belakangan.

πŸ™Semoga bermanfaat….

           ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ 𝓐𝓷𝓭𝓲𝓒𝓱π“ͺ𝓿𝓡𝓲𝓷𝓼
https://t.me/aswaja_cyber

Komentar