πΏRAJIN DZIKIR KOK MALAH DEKAT DENGAN SETAN?
πππππππ ππππππ‘
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
ππ΄πππππππ π°ππππ ;
πΏRAJIN DZIKIR KOK MALAH DEKAT DENGAN SETAN?
πΏDzikir merupakan ibadah unggulan yang bisa dilakukan dimana saja. Tiada batas.
πΏBahkan dianjurkan untuk dilakukan sebanyak-banyaknya.
πΏSemakin banyak waktu yang digunakan dan jumlah bilangan dzikir, maka seorang hamba akan semakin dekat dengan Allah Ta’ala.
✍️Namun,
π³Ada satu kejadian yang dialami oleh seorang hamba sebagaimana terjadi pada salah satu murid Imam al-Ghazali.
π³Sang murid mengaku dalam konsultasinya. Semakin rajin berdzikir, mengapa ada orang yang justru semakin dekat dengan setan terlaknat?
π³“Syaikh,” tuturnya,
✒️“bukankah dzikir membuat seorang beriman dekat dengan Allah Ta’ala dan setan berlari darinya?”
✒️“Betul,” π³Jawab Imam al-Ghazali.
✒️“Tapi, kenapa ada orang yang rajin berdzikir dan justru dekat dengan amalan-amalan setan bahkan menjadi pasukannya?”π³lanjut sang murid.
π³Laki-laki yang menjadi imam para penempuh jalan tasawuf ini pun bertutur,
✒️“Bagaimana menurutmu dengan orang yang mengusir anjing, tapi dia masih menyimpan tulang dan berbagai makanan kesukaan anjing di sekitarnya?”
✒️“Tentu,”π³jawab sang murid, ✒️“anjing itu akan kembali datang setelah diusir.”
π³Sang imam menjelaskan, demikian pula dengan orang-orang yang rajin berdzikir tapi masih menyimpan berbagai penyakit hati di dalam dirinya.
πSetan akan terus datang dan mendekat bahkan bersahabat dengannya.
✍️Ialah kesombongan, dengki, syirik, kasar, dan berbagai penyakit hati lainnya.
✍️Tatkala penyakit-penyakit itu terdapat di dalam diri seorang hamba, maka setan terlaknat akan senantiasa datang, mengakrabkan diri, lalu menjadi sahabat dekatnya.
πΏInilah esensi dzikir yang sering dilupakan oleh sebagian besar kaum Muslimin.
πΏMereka hanya fokus pada dzikir jahr dan melupakan dzikir sirr.
πΏMereka lebih suka dzikir ritual dibanding dzikir dengan perbuatan. Mereka hanya berhenti pada tataran jumlah, tapi melupakan akhlak yang seharusnya menjadi bukti pertama dari bagusnya dzikir yang dilakukan.
π§Maka ada orang yang rajin berdzikir, tapi tetap sibuk dengan hal yang sia-sia.
π§Banyak pula orang yang ikut berbagai majlis dzikir, tapi kelakuan dan kehidupannya justru semakin jauh dari nilai-nilai Ilahiah.
✍️Meskipun, mereka masih lebih baik daripada orang buruk yang tidak berdzikir.
π³Sebagaimana dinasihatkan oleh Imam Ibnu Athailah as-Sakandari, ✒️“Orang yang lalai saat berdzikir lebih baik daripada orang lalai yang tidak berdzikir.”
π€²Semoga kita bisa naik kelas dari dzikir lisan menjadi dzikir hati tanpa mengesampingkan dzikir lisan. Aamiin.
πSemoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ππ·ππ²ππ±πͺπΏπ΅π²π·πΌ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar