๐งKISAH TUMIT YANG DIBAKAR DI NERAKA KARENA WUDHU TAK SEMPURNA
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐งKISAH TUMIT YANG DIBAKAR DI NERAKA KARENA WUDHU TAK SEMPURNA
๐งWudhu merupakan salah satu syarat sah menjalankan sholat.
๐Muslim pun harus memperhatikan betul kesempurnaan wudhu agar ibadah sholat yang dijalankan tidak sia-sia dalam artian tidak sah lantaran tidak sempurna wudhunya.
☪️Allah SWT berfirman:
ٰูุٓงََُّููุง ุงَّูุฐَِْูู ุงٰู
َُْููุٓง ุงِุฐَุง ُูู
ْุชُู
ْ ุงَِูู ุงูุตَّٰููุฉِ َูุงุบْุณُِْููุง ُูุฌَُُْูููู
ْ َูุงَْูุฏَُِููู
ْ ุงَِูู ุงْูู
َุฑَุงِِูู َูุงู
ْุณَุญُْูุง ุจِุฑُุกُْูุณُِูู
ْ َูุงَุฑْุฌَُُููู
ْ ุงَِูู ุงَْููุนْุจَِْููۗ
Artinya:
✒️Hai orang-orang yang beriman, apabila kalian hendak mengerjakan salat, maka basuhlah muka kalian dan tangan kalian sampai dengan siku, dan sapulah kepala kalian dan (basuh) kaki kalian sampai dengan kedua mata kaki
๐(QS. Al Maidah: 6)
✍️Berkaitan dengan ayat di atas,
๐ณImam Ahmad mengatakan dari๐
๐ณIbnu Abbas melakukan wudu seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.
๐งIbnu Abbas lalu membasuh wajahnya, kemudian menciduk air dan menggunakannya untuk berkumur dan ber-istinsar.
๐งLalu menciduk air lagi dan ia gunakan seperti ini, yakni menuangkannya pada telapak tangannya yang lain, kemudian ia gunakan untuk membasuh wajahnya. ๐งSetelah itu ia mengambil air lagi dan ia gunakan untuk membasuh tangan kanannya, lalu mengambil seciduk air lagi, kemudian ia gunakan untuk membasuh tangan kirinya.
๐งSesudah itu ia mengusap kepalanya, lalu mengambil seciduk air, kemudian ia tuangkan sedikit demi sedikit pada kaki kanannya hingga mencucinya bersih.
๐งSetelah itu ia mengambil seciduk air lagi, lalu ia gunakan untuk membasuh kaki kirinya.
๐ณSesudah itu ia mengatakan, ✒️"Beginilah cara wudu yang pernah kulihat Rasulullah Saw. melakukannya."
๐Hadis-hadis yang menyebutkan membasuh kedua kaki dan bahwa membasuh kedua kaki merupakan suatu keharusan
๐Dalam hadis Amirul Mu’minin Usman, Ali, Ibnu Abbas, Muawiyah, Abdullah ibnu Zaid ibnu Asim, dan Al-Miqdad ibnu Madi Kariba disebutkan bahwa๐
✒️Rasulullah Saw. membasuh kedua kaki dalam wudunya, adakalanya dua kali atau tiga kali, menurut riwayat masing-masing yang berbeda-beda.
๐Di dalam hadis Amr ibnu Syuaib, dari ayahnya, dari kakeknya disebutkan bahwa Rasulullah Saw melakukan wudhu dan di dalamnya beliau membasuh kedua kakinya, ☪️Kemudian Rasulullah bersabda:
✒️Ini adalah wudhu yang Allah tidak mau menerima salat kecuali dengannya.
๐Di dalam kitab Sahihain melalui riwayat Abu Uwwanah, dari Abu Bisyr, dari Yusuf ibnu Mahik, dari Abdullah ibnu Amr, disebutkan bahwa๐ ✒️Rasulullah Saw dalam suatu perjalanan bersama kami berhenti, lalu beliau menyusul kami dan masuklah waktu salat Asar, yang saat itu kami dalam keadaan lelah.
✒️Maka kami lakukan wudu dan kami mengusap pada kedua kaki kami.
☪️Lalu Rasulullah Saw. berseru dengan sekuat suaranya: ✒️Sempurnakanlah wudu, celakalah bagi tumit yang tidak dibasuh karena akan dibakar oleh neraka.
๐Di dalam Sahih Muslim disebutkan dari Siti Aisyah,
☪️Dari Nabi SAW yang telah bersabda:
✒️"Sempurnakanlah wudu, celakalah bagi tumit-tumit yang dibakar oleh neraka.
๐ณAbu Umamah mengatakan,
✒️"Sejak saat itu di dalam masjid tiada seorang pun yang terhormat dan tiada pula seorang pun yang kecil, melainkan kulihat dia membolak-balikkan kedua tumitnya seraya memandang kepada keduanya (untuk memeriksa apakah ada bagian yang belum terbasuh oleh air wudunya)."
๐Abu Umamah melanjutkan kisahnya bahwa ๐
✒️Rasulullah Saw memandang ke arah suatu kaum yang sedang mengerjakan salat, sedangkan pada tumit seseorang atau mata kaki seseorang dari mereka terdapat bagian sebesar uang dirham atau sebesar kuku yang masih belum tersentuh air.
☪️Maka Rasulullah Saw bersabda: ✒️Celakalah bagi tumit-tumit yang dimasukkan ke dalam neraka.
๐Abu Umamah melanjutkan kisahnya, bahwa sesudah itu lelaki tersebut bila melihat sesuatu bagian dari tumitnya yang masih belum terkena air, maka ia mengulangi lagi wudunya.
✍️Segi pengambilan dalil dari hadis-hadis ini jelas.
✍️Karena itu, seandainya yang diwajibkan adalah mengusap kedua kaki atau sudah cukup hanya dengan mengusap keduanya, maka niscaya Rasulullah Saw tidak mengancam orang yang meninggalkan basuhan. ✍️Karena mengusap itu tidak dapat menyeluruh ke semua bagian kaki, melainkan hanya seperti apa yang dilakukan terhadap mengusap khuff.
๐ณIbnu Qatadah ibnu Diamah mengatakan telah menceritakan kepada kami๐
๐ณAnas ibnu Malik, bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi Saw dalam keadaan telah berwudu, tetapi ada sebagian dari tumitnya sebesar kuku yang belum terbasuh.
☪️Maka Rasulullah Saw. bersabda kepadanya:
✒️Kembalilah dan lakukanlah wudumu dengan baik".
Wallahu A'lam Bishowab
(Sumber: Dinukil dari Tafsir Ibnu Katsir)
๐Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar