๐คฒBENARKAH SHOLAWAT TIDAK BUTUH IKHLAS?
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐ฆ*๐พโ๐๐ง๐๐๐โ ๐ผ๐ ๐๐๐ :
๐คฒBENARKAH SHOLAWAT TIDAK BUTUH IKHLAS?
✍️Kita sering mendengarkan dai-dai berceramah tentang fadhilah membaca sholawat.
✍️Bahkan ada yang mengatakan meski baca sholawat disertai riya’ ( ingin dipuji manusia ) tetap mendapatkan pahala.
๐คApakah statemen tersebut benar ? ๐คBukankah syarat untuk mendapatkan pahala dari suatu amal ibadah harus ikhlas ?
✍️Memang benar, syarat untuk mendapatkan pahala dari suatu amal ibadah adalah harus ikhlas, yaitu murni karena Allah swt.
๐Di dalam kitab at-Targhib wat-Tarhib hal.40 ada satu hadist yang
๐ณDiriwayatkan dari Ibnu Abbas.
๐Dalam hadits ini beliau berkisah:
๐ณ“Ada seorang laki-laki berkata kepada Rosulullah saw,
✒️“Wahai Rosulullah saw, sesungguhnya aku gemar beribadah aku ingin mendapatkan ridhonya Allah swt tapi disisi lain aku juga ingin pujian dari manusia, apakah aku mendapatkan pahala?”
☪️Nabi Muhammad saw terdiam tidak menjawab sampai turun wahyu yang berbunyi,
✒️“Siapa yang ingin bertemu tuhannya Allah swt maka hendaknya dia beramal dengan amalan yang baik dan dia tidak mensekutukan Allah swt dengan seorang-pun di dalam beribadah kepada tuhannya.”
๐(Surat al-kahfi ayat 110).
๐Maksudnya,
๐งKetika kita beribadah kepada Allah swt dengan dua tujuan, yakni ingin pahala dari Allah swt dan ingin mendapatkan sanjungan dari manusia, maka amal ibadah kita sia-sia.
☪️Allah swt tidak menerima amal ibadah seorang hamba kecuali amal ibadah yang ikhlas.
๐Di dalam kitab Tanbihul-Mughtarriin hal.25
๐ณAbu Abdillah al-Anthoqi bercerita:
Ketika hari qiyamat tiba Allah swt berkata kepada orang-orang yang tidak ikhlas di dalam amal ibadahnya ( ุงูู
ุฑุงุฆู ):
✒️“Ambilah pahala amal ibadah kalian kepada manusia yang dulu kalian ingin dipuji olehnya!”
✍️Kita maklumi bersama bahwa sholawat kepada Nabi Muhammad saw adalah salah satu bentuk ibadah, adapun ketika kita bersholawat dibarengi riya’ ( ingin pujian manusia ) maka disebutkan di dalam kitab bahjatul wasail hal.3 ada dua pendapat :
1️⃣. ๐ณAl-allamah al-Amir berkata, ✒️“Sholawat bercampur riya’ itu ada dua sisi, yaitu :
✍️Sisi sampainya sholawat kepada Nabi Muhammad saw, maka ini tidak diragukan lagi pasti sampai walaupun disertai riya’.
✍️Dan dari sisi sampainya pahala kepada orang yang bersholawat dengan riya’, Maka seperti amal ibadah yang lainnya tidak mendapatkan pahala kecuali dengan ikhlas.
2️⃣. ๐ณImam As-Syatibi dan As-Sanusi
Memastikan bahwa orang yang bersholawat kepada Nabi Muhammad saw mendapatkan pahala walaupun dia tidak ikhlas. Untuk menguatkan pendapat yang kedua ada penyair Arab berkata dalam guhaban syairnya :
๐คฒLazimilah sholawat kepada Nabi Muhammad saw
Diterimanya itu pasti tanpa diragukan lagi
๐คฒAdapun amal-amal kita masih di antara diterima dan ditolak
Kecuali amal sholawat kepada Nabi Muhammad saw
ุงุฏู
ุงูุตูุงุฉ ุนูู ุงููุจู ู
ุญู
ุฏ # ููุจูููุง ุญุชู
ุจุฏูู ุชุฑุฏุฏ
ุงุนู
ุงููุง ุจูู ูุจูู ูุฑุฏูุง # ุงูุง ุงูุตูุงุฉ ุนูู ุงููุจู ู
ุญู
ุฏ
✍️Karena itu jangan sampai lisan kita kering dari sholawat kepada Nabi Muhammad saw
. ุงูููู
ุตู ุนูู ุณูุฏูุง ู
ุญู
ุฏ ูุนูู ุงูู ูุตุญุจู ูุณูู
Wallahu a’lam.
๐Semoga bermanfaat bagi kita semua. Wallahu a'lamu bishowaab.
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar