NAUZUBILLAH, LEMBAH NERAKA JAHANAM INI KHUSUS BAGI ORANG YANG SUKA RIYA'
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐บ✍️NAUZUBILLAH, LEMBAH NERAKA JAHANAM INI KHUSUS BAGI ORANG YANG SUKA RIYA'
๐๐บRiya atau pamer merupakan penyakit hati yang harus dihindari tiap Muslim.
๐ฅSebab, ancaman siksa bagi orang yang suka pamer sangat pedih.
๐คณDi era digital ini, orang dengan mudah bisa mengunggah tiap kegiatan amal maupun ibadah yang dilakoninya entah untuk sekadar berbagi atau mencari like maupun ingin dikomentari.
✍️Hal itu kadang malah menjerumuskan ke dalam sikap riya atau pamer.
☪️Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
{ุงَّูุฐَِูู ُูู
ْ ُูุฑَุงุกَُูู}
Artinya:
✒️Orang-orang yang berbuat ria.
๐(Al-Maun: 6)
๐ณMufasir Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir Ibnu Katsir menerangkan berkaitan dengan ayat tersebut.
๐ณDari Imam Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami๐
๐ณYahya ibnu Abdullah ibnu Abdu Rabbih Al-Bagdadi, telah menceritakan kepadaku ayahku,๐
๐ณTelah menceritakan kepada kami๐ ๐ณAbdul Wahhab ibnu Ata;dari๐
๐ณYunus, dari๐
๐ณAl-Hasan, dari๐
๐ณIbnu Abbas,๐
☪️Dari Nabi Saw yang telah bersabda:
✒️"Sesungguhnya di dalam neraka Jahanam benar-benar terdapat sebuah lembah yang neraka Jahanam sendiri meminta perlindungan kepada Allah dari (keganasan) lembah itu setiap harinya sebanyak empat ratus kali.
✒️Lembah itu disediakan bagi orang-orang yang riya (pamer) dari kalangan umat Muhammad yang hafal Kitabullah (Alquran) dan suka bersedekah, tetapi bukan karena Zat Allah, dan juga bagi orang yang berhaji ke Baitullah dan orang yang keluar untuk berjihad(tetapi bukan karena Allah Swt)."
๐ณImam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami๐
๐ณAbu Na im, telah menceritakan kepada kami๐
๐ณAl-Amasy, dari๐
๐ณAmr ibnu Murrah yang mengatakan bahwa ketika kami sedang duduk di majelis Abu Ubaidah,
✍️Lalu mereka berbincang-bincang tentang masalah riya.
๐ณMaka berkatalah seorang lelaki yang dikenal dengan julukan Abu Yazid,๐
๐ณBahwa ia pernah mendengar Abdullah ibnu Arnr mengatakan bahwa๐
☪️Rasulullah Saw telah bersabda:
✒️"Barang siapa yang pamer kepada orang lain dengan perbuatannya, maka Allah akan memamerkannya di hadapan makhluk-Nya dan menjadikannya terhina dan direndahkan".
๐ณImam Ahmad telah meriwayatkannya pula dari๐
๐ณGundar dan Yahya Al-Qattan, dari๐
๐ณSyubah, dari๐
๐ณAmr ibnu Murrah, dari
๐ณSeorang lelaki, dari๐
๐ณAbdullah ibnu Amr, dari
☪️Nabi Saw, lalu disebutkan hal yang semisal.
✍️Termasuk hal yang berkaitan dengan makna firman-Nya:
✒️Orang-orang yang berbuat ria.
๐(Al-Maun: 6)
✍️Ialah bahwa barang siapa yang melakukan suatu perbuatan karena Allah, lalu orang lain melihatnya dan membuatnya merasa takjub dengan perbuatannya, maka sesungguhnya hal ini bukan termasuk perbuatan riya.
๐Dalil yang membuktikan hal ini ialah apa yang telah diriwayatkan oleh
๐ณAl-Hafiz Abu Yala Al-Mausuli di dalam kitab musnadnya.
๐ณDari Abu Hurairah ra mengatakan ketika aku sedang salat, tiba-tiba masuklah seorang lelaki menemuiku, maka aku merasa kagum dengan perbuatanku.
✍️Lalu aku ceritakan hal tersebut kepada Rasulullah Saw,
☪️Maka Nabi Saw bersabda: ✒️"Dicatatkan bagimu dua pahala, pahala sembunyi-sembunyi dan pahala terang-terangan".
๐ณAbu Ali alias Harun ibnu Maruf mengatakan,
✒️Telah sampai kepadaku bahwa Ibnul Mubarak pernah mengatakan bahwa hadis ini adalah sebaik-baik hadis bagi orang-orang yang riya.
๐Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar