1️⃣1️⃣. Kesesatan Paham yang Menafikan Tawassul
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐*๐๐ค๐ข๐๐๐ก :
☪️*๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐*
Bagian 1️⃣1️⃣ ( Tamat )
๐ณIbnu Majah dalam Sunannya meriwayatkan dari๐
๐ณAbu Sa’id al Khudri semoga Allah meridlainya,
✍️Ia berkata:
☪️Rasulullah Shallalahu ‘alayhi wasallam bersabda:
✒️“Barangsiapa keluar dari rumahnya untuk melakukan shalat (di masjid) kemudian ia berdo’a:
๐คฒYa Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan derajat orang-orang yang saleh yang berdo’a kepada-Mu (baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal) dan dengan derajat langkah-langkahku ketika berjalan ini, sesungguhnya aku keluar rumah bukan untuk menunjukkan sikap angkuh dan sombong, juga bukan karena riya’ dan sum’ah, aku keluar rumah untuk menjauhi murka-Mu dan mencari ridla-Mu,
๐คฒMaka aku memohon kepada Engkau: selamatkanlah aku dari api neraka dan ampunilah dosa-dosaku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau, maka Allah akan meridlainya dan tujuh puluh ribu malaikat memohonkan ampun untuknya”
๐
๐ณH.R. Ahmad
๐Dalam Al Musnad,
๐ณAth-Thabarani
๐Dalam Ad-Du’a,
๐ณIbn as-Sunni
๐Dalam ‘Amalal Yaum wa al- laylah,
๐ณAl Bayhaqi
๐Dalam Kitab ad-Da’awat al Kabir
๐Dan selain mereka,
๐Sanad hadits ini dihasankan oleh :
๐ณAl Hafizh Ibn Hajar,
๐ณAl Hafizh Abu al Hasan al Maqdisi,
๐ณAl Hafizh al ‘Iraqi,
๐ณAl Hafizh ad-Dimyathi dan lain- lain).
๐Dalam hadits ini terdapat dalil dibolehkannya
๐คฒBertawassul dengan para shalihin, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.
๐Hadits ini adalah salah satu dalil Ahlussunnah Wal Jama’ah untuk membantah๐
๐งGolongan Wahhabi yang mengharamkan tawassul dan mengkafirkan pelakunya
๐Di antara orang yang menyalahi Ahlussunnah dalam masalah ini adalah
๐งYusuf al Qardlawi.
✍️Ia menyatakan bahwa bertabarruk dengan peninggalan orang-orang yang saleh termasuk syirik –wal ‘iyadzu billah– sebagaimana ia tuturkan dalam kitabnya al Ibadah fi al Islam.
❎Kesesatan al Qardlawi yang lain adalah seperti pernyataan bahwa Rasulullah bisa saja salah dalam hal agama seperti ia sampaikan lewat layar televisi al Jazirah, 12 september 1999.
❎Al Qardlawi juga membolehkan bagi seorang perempuan yang masuk Islam untuk tetap menjadi istri suaminya yang kafir sebagaimana diangkat oleh Koran asy-Syarq al Awsath juga di situs- situs internet.
❎Al Qardlawi juga melarang membaca al Fatihah untuk orang-orang Islam yang meninggal dunia, hal ini ia sampaikan lewat stasiun TV al Jazirah.๐
☪️Telah banyak para ulama Islam yang membantah al Qardlawi di antaranya adalah :
๐ณSyekh Nabil al Azhari,
๐ณSyekh Khalil Daryan al Azhari,
๐ณMantan Mentri Agama dan Urusan Wakaf Emirat Arab Syekh Muhammad ibn Ahmad al Khazraji,
๐ณRektor al Azhar University Dr. Ahmad Umar Hasyim,
๐ณDr. Shuhaib asy-Syami (Amin Fatwa Halab, Syiria),
๐ณAl Muhaddits Syekh Abdul Hayy al Ghumari,
๐ณDr. Sayyid Irsyad Ahmad al Bukhari dan lain-lain.
๐ณDi antara ulama Indonesia yang membantah al Qardlawi adalah Habib Syekh ibn Ahmad al Musawa.
⚠️Karena ini semua maka kita harus mewaspadai karya-karya al Qardlawi.
๐Dalam hadits shahih yang lain bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam mengajarkan kepada umatnya untuk berdoa di belakangnya (tidak di hadapannya) dengan mengucapkan:
✒️“Ya Allah aku memohon dan memanjatkan doa kepada-Mu dengan Nabi kami Muhammad; nabi pembawa rahmat, wahai Muhammad, sesungguhnya aku memohon kepada Allah dengan engkau berkait dengan hajatku agar dikabulkan”.
๐งOrang tersebut melaksanakan petunjuk Rasulullah ini.
๐งOrang ini adalah seorang buta yang ingin diberikan kesembuhan dari kebutaannya, akhirnya ia diberikan kesembuhan oleh Allah di belakang Rasulullah (tidak di majlisnya Rasulullah) dan kembali ke majlis Rasulullah dalam keadaan sembuh dan bisa melihat.
✍️Sahabat lain yang menyaksikan langsung peristiwa ini karena pada saat itu ia berada di majlis Rasulullah mengajarkan petunjuk Rasulullah ini kepada orang lain.
☪️Pada masa khalifah Utsman ibn ‘Affan semoga Allah meridlainya yang tengah mengajukan permohonan kepada khalifah Utsman.Pada saat itu Sayyidina Utsman sedang sibuk dan tidak sempat memperhatikan orang ini.
๐งMaka orang ini melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh orang buta pada masa Rasulullah tersebut. Setelah itu ia mendatangi Utsman ibn ‘Affan dan akhirnya ia disambut oleh khalifah ‘Utsman dan dipenuhi permohonannya.
๐Umat Islam selanjutnya senantiasa menyebut-nyebut hadits ini dan mengamalkan isinya hingga sekarang. ๐Para ahli hadits juga membukukan hadits ini dalam karya-karya mereka seperti
๐ณAl Hafizh at Thabarani beliau menyatakan
๐Dalam al Mu’jam al Kabir dan al Mu’jam ash-Shaghir.
๐“Hadits ini shahih”
๐ณAl Hafizh at-Turmudzi dari kalangan ahli hadits mutaqaddimin,
๐ณJuga al Hafizh an-Nawawi,
๐ณAl Hafizh Ibn al Jazari dan ulama muta-akhkhirin yang lain.
✍️๐งDari sini diketahui bahwa orang-orang Wahhabi yang menyatakan bahwa tawassul adalah syirik dan kufur berarti telah mengkafirkan ahli hadits tersebut yang mencantumkan hadits-hadits ini untuk diamalkan. Semoga Allah melindungi kita dari paham yang tidak lurus seperti paham orang- orang wahhabi ini.
✍️Sumber :
๐Buku “Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah” yang diterbitkan Lembaga LITBANG Syabab Ahlussunnah Wal Jama’ah (SYAHAMAH) 2003.
๐Semoga bermanfaat bagi kita semua. Wallahu a'lamu bishowaab.
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar