☮️IMAM MADZHAB :๐Ÿ‘ณIMAM MALIK R.A

๐ŸŒ๐€๐’๐–๐€๐‰๐€ ๐‚๐˜๐๐„๐‘๐Ÿ“ก

            ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐Ÿ“–*๐— ๐—ฎ๐—ฑ๐˜‡๐—ต๐—ฎ๐—ฏ :
☮️*๐Œ๐€๐ƒ๐™๐‡๐€๐ ๐€๐‡๐‹๐” ๐’๐”๐๐๐€๐‡ ๐–๐€๐‹ ๐‰๐€๐Œ๐€๐€๐‡*

☮️IMAM MADZHAB :
๐Ÿ‘ณIMAM MALIK R.A

๐Ÿ‘ณMฤlik ibn Anas bin Malik bin ‘ฤ€mr al-Asbahi atau Malik bin Anas
๐Ÿ‘‡
(lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin `Amr, al-Imam, Abu `Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani), (Bahasa Arab: ู…ุงู„ูƒ ุจู† ุฃู†ุณ),
๐ŸคฑLahir di (Madinah pada tahun 714M / 93H),
๐Ÿ›ŒDan meninggal pada tahun 800M / 179H).
✍️Ia adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri Mazhab Maliki.

๐Ÿ“. Biografi

๐Ÿ‘ณAbu abdullah Malik bin
๐Ÿ‘ณAnas bin
๐Ÿ‘ณMalik bin
๐Ÿ‘ณAbi Amir bin
๐Ÿ‘ณAmr bin
๐Ÿ‘ณAl-Haris bin
๐Ÿ‘ณGhaiman bin
๐Ÿ‘ณJutsail bin
๐Ÿ‘ณAmr bin
๐Ÿ‘ณAl-Haris Dzi Ashbah.
๐ŸคฑImam malik dilahirkan di Madinah al Munawwaroh.
Sedangkan mengenai masalah tahun kelahiranya terdapat perbedaaan riwayat.
๐Ÿ‘ณAl-Yafii
๐Ÿ“šDalam kitabnya Thabaqat fuqoha meriwayatkan bahwa imam malik dilahirkan pada 94 H.
๐Ÿ‘ณIbn Khalikan dan yang lain berpendapat bahwa imam malik dilahirkan pada 95 H.
๐Ÿ‘ณSedangkan imam al-Dzahabi meriwayatkan imam malik dilahirkan 90 H.
๐Ÿ‘ณImam yahya bin bakir meriwayatkan bahwa ia mendengar malik berkata :
✒️”aku dilahirkan pada 93 H”.
๐Ÿ‘†
Dan inilah riwayat yang paling benar
๐Ÿ“š(menurut al-Sam’ani dan ibn farhun)[3].

๐Ÿ“š✍️Ia menyusun kitab Al Muwaththa’, dan dalam penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun, selama waktu itu, ia menunjukan kepada 70 ahli fiqh Madinah.

๐Ÿ“–Kitab tersebut menghimpun 100.000 hadits, dan yang meriwayatkan Al Muwaththa’ lebih dari seribu orang, karena itu naskahnya berbeda beda dan seluruhnya berjumlah 30 naskah, tetapi yang terkenal hanya 20 buah.
๐Ÿ“–Dan yang paling masyur adalah riwayat dari :๐Ÿ‘‡
๐Ÿ‘ณYahya bin Yahyah al Laitsi al Andalusi al Mashmudi.

๐Ÿ‘ณSejumlah ‘Ulama berpendapat bahwa sumber sumber hadits itu ada tujuh, yaitu :
๐Ÿ“šAl Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa’.
๐Ÿ‘ณAda pula ulama yang menetapkan :
๐Ÿ‘‡
๐Ÿ‘ณSunan ad Darimi sebagai ganti Al Muwaththa’.
✍️Ketika melukiskan kitab besar ini,
๐Ÿ‘ณIbnu Hazm berkata,
✒️”Al Muwaththa’ adalah kitab tentang fiqh dan hadits, aku belum mengetahui bandingannya.

๐Ÿ“–Hadits–hadits yang terdapat dalam Al Muwaththa’ tidak semuanya
☑️Musnad,
๐Ÿ‘‡Ada yang
☑️Mursal,
☑️Mu’dlal dan
☑️Munqathi.
๐Ÿ‘ณSebagian ‘Ulama menghitungnya berjumlah :
☑️600 hadits musnad,
☑️222 hadits mursal,
☑️613 hadits mauquf,
☑️285 perkataan tabi’in,
☑️Disamping itu ada 61 hadits tanpa penyandara, hanya dikatakan telah sampai kepadaku” dan “ dari orang kepercayaan”, tetapi hadits hadits tersebut bersanad dari jalur jalur lain yang bukan jalur dari Imam Malik sendiri, karena itu Ibn Abdil Bar an Namiri menentang penyusunan kitab yang berusaha memuttashilkan hadits hadits mursal , munqathi’ dan mu’dhal yang terdapat dalam Al Muwaththa’ Malik.

๐Ÿ‘ณImam Malik menerima hadits dari :
☑️900 orang (guru),
☑️300 dari golongan Tabi’in
☑️Dan 600 dari tabi’in tabi’in,
✍️Ia meriwayatkan hadits bersumber dari :๐Ÿ‘‡
๐Ÿ‘ณNu’main al Mujmir,
๐Ÿ‘ณZaib bin Aslam,
๐Ÿ‘ณNafi’,
๐Ÿ‘ณSyarik bin Abdullah,
๐Ÿ‘ณAz-Zuhri,
๐Ÿ‘ณAbi az Ziyad,
๐Ÿ‘ณSa’id al Maqburi dan
๐Ÿ‘ณHumaid ath Thawil,
✍️Muridnya yang paling akhir adalah Hudzafah as Sahmi al Anshari.

๐Ÿ“–Adapun yang meriwayatkan darinya adalah banyak sekali di antaranya
✍️Ada yang lebih tua darinya seperti :
๐Ÿ‘ณAz-Zuhri dan
๐Ÿ‘ณYahya bin Sa’id.

✍️Ada yang sebaya seperti :
๐Ÿ‘ณAl-Auza’i,
๐Ÿ‘ณSufyan Ats-Tsauri,
๐Ÿ‘ณSufyan bin Uyainah,
๐Ÿ‘ณAl-Laits bin Sa’ad,
๐Ÿ‘ณIbnu Juraij dan
๐Ÿ‘ณSyu’bah bin Hajjaj.

✍️Adapula yang belajar darinya seperti :
๐Ÿ‘ณAsy Safi’i,
๐Ÿ‘ณIbnu Wahb,
๐Ÿ‘ณIbnu Mahdi,
๐Ÿ‘ณAl Qaththan dan
๐Ÿ‘ณAbi Ishaq.

✍️๐Ÿ“šMalik bin Anas menyusun kompilasi hadits dan ucapan para sahabat dalam buku yang terkenal hingga kini, Al Muwatta.

✍️Di antara guru dia adalah :
๐Ÿ‘ณNafi’ bin Abi Nu’aim,
๐Ÿ‘ณNafi’ al Muqbiri,
๐Ÿ‘ณNa’imul Majmar,
๐Ÿ‘ณAz-Zuhri,
๐Ÿ‘ณAmir bin Abdullah bin Az-Zubair,
๐Ÿ‘ณIbnul Munkadir,
๐Ÿ‘ณAbdullah bin Dinar, dan lain-lain.

✍️Di antara murid dia adalah :
๐Ÿ‘ณIbnul Mubarak,
๐Ÿ‘ณAl Qaththan,
๐Ÿ‘ณIbnu Mahdi,
๐Ÿ‘ณIbnu Wahb,
๐Ÿ‘ณIbnu Qasim,
๐Ÿ‘ณAl Qa’nabi,
๐Ÿ‘ณAbdullah bin Yusuf,
๐Ÿ‘ณSa’id bin Manshur,
๐Ÿ‘ณYahya bin Yahya al-Andalusi,
๐Ÿ‘ณYahya bin Bakir,
๐Ÿ‘ณQutaibah Abu Mush’ab,
๐Ÿ‘ณAl-Auza’i,
๐Ÿ‘ณSufyan ats-Tsauri,
๐Ÿ‘ณSufyan bin Uyainah,
๐Ÿ‘ณImam Syafi’i,
๐Ÿ‘ณAbu Hudzafah as Sahmi,
๐Ÿ‘ณAz Zubairi, dan lain-lain.

๐Ÿ™Pujian Ulama untuk Imam Malik
๐Ÿ‘ณAn Nasa’i berkata,
✒️”Tidak ada yang saya lihat orang yang pintar, mulia dan jujur, tepercaya periwayatan haditsnya melebihi Malik, kami tidak tahu dia ada meriwayatkan hadits dari rawi matruk, kecuali Abdul Karim”.๐Ÿ‘‡
(Ket: Abdul Karim bin Abi al Mukharif al Basri yang menetap di Makkah, karena tidak senegeri dengan Malik, keadaanya tidak banyak diketahui, Malik hanya sedikit mentahrijkan haditsnya tentang keutamaan amal atau menambah pada matan).

๐Ÿ‘ณSedangkan Ibnu Hayyan berkata,
✒️”Malik adalah orang yang pertama menyeleksi para tokoh ahli fiqh di Madinah, dengan fiqh, agama dan keutamaan ibadah”.

๐Ÿ‘ณImam as-Syafi’i berkata,
✒️“Imam Malik adalah Hujjatullah atas makhluk-Nya setelah para Tabi’in“.

๐Ÿ‘ณYahya bin Ma’in berkata,
✒️“Imam Malik adalah Amirul mukminin dalam (ilmu) Hadits”

๐Ÿ‘ณAyyub bin Suwaid berkata,
✒️“Imam Malik adalah Imam Darul Hijrah (Imam madinah) dan as-Sunnah ,seorang yang Tsiqah, seorang yang dapat dipercaya”.

๐Ÿ‘ณAhmad bin Hanbal berkata,
✒️”Jika engkau melihat seseorang yang membenci imam malik, maka ketahuilah bahwa orang tersebut adalah ahli bid’ah”

✍️Seseorang bertanya kepada as-Syafi’i,
✒️”Apakah anda menemukan seseorang yang (alim) seperti imam malik?”
๐Ÿ‘ณAs-Syafi’i menjawab :
✒️”Aku mendengar dari orang yang lebih tua dan lebih berilmu daripada aku, mereka mengatakan kami tidak menemukan orang yang (alim) seperti Malik, maka bagaimana kami(orang sekarang) menemui yang seperti Malik?

๐Ÿ‘ณImam Abu Hanifah berkata,
✒️“Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih pandai tentang sunnah Rasulullah dari Imam Malik.”

๐Ÿ‘ณAbdurrahman bin Mahdi,
✒️”Aku tidak pernah tahu seorang ulama Hijaz kecuali mereka menghormati Imam Malik, sesungguhnya Allah tidak mengumpulkan umat Muhammad, kecuali dalam petunjuk.”

๐Ÿ‘ณIbnu Atsir,
✒️“Cukuplah kemuliaan bagi asy-Syafi’i bahwa syaikhnya adalah Imam Malik, dan cukuplah kemuliaan bagi Malik bahwa di antara muridnya adalah asy-Syafi’i.”

๐Ÿ‘ณAbdullah bin Mubarak berkata,
✒️“Tidak pernah aku melihat seorang penulis ilmu Rasulullah lebih berwibawa dari Malik, dan lebih besar penghormatannya terhadap hadits Rasulullah dari Malik, serta kikir terhadap agamanya dari Malik, jika dikatakan kepadaku pilihlah Imam bagi umat ini, maka aku akan pilih Malik.”

๐Ÿ‘ณLaits bin Saad berkata,
✒️“Tidak ada orang yang lebih aku cintai di muka bumi ini dari Malik.”

๐Ÿ“šKitab Al-Muwaththa

๐Ÿ‘‡Artikel utama untuk bagian ini adalah:

✍️Al-Muwaththa berarti ‘yang disepakati’ atau ‘tunjang’ atau ‘panduan’ yang membahas tentang ilmu dan hukum-hukum agama Islam.

๐Ÿ“šAl-Muwaththa merupakan sebuah kitab yang berisikan hadits-hadits yang dikumpulkan oleh Imam Malik serta pendapat para sahabat dan ulama-ulama tabiin.

๐Ÿ“šKitab ini lengkap dengan berbagai problem agama yang merangkum ilmu hadits, ilmu fiqh dan sebagainya.

๐Ÿ“–Semua hadits yang ditulis adalah sahih karena Imam Malik terkenal dengan sifatnya yang tegas dalam penerimaan sebuah hadits.

✍️Dia sangat berhati-hati ketika menapis, mengasingkan, dan membahas serta menolak riwayat yang meragukan.

๐Ÿ“–Dari 100.000 hadits yang dihafal dia,๐Ÿ‘‡
✍️Hanya 10.000 saja diakui sah dan dari 10.000 hadits itu,
☑️Hanya 5.000 saja yang disahkan sahih olehnya setelah diteliti dan dibandingkan dengan al-Quran.

๐Ÿ“–Menurut sebuah riwayat, Imam Malik menghabiskan 40 tahun untuk mengumpul dan menapis hadits-hadits yang diterima dari guru-gurunya.

๐Ÿ‘ณImam Syafii pernah berkata,
✒️“Tiada sebuah kitab di muka bumi ini setelah al qur`an yang lebih banyak mengandungi kebenaran selain dari kitab Al-Muwaththa karangan Imam Malik, inilah karangan para ulama muaqoddimin.”

๐Ÿ›Œ. Akhir Hayat

✍️Menjelang wafat, Imam Malik ditanya masalah kemana ia tak pergi lagi ke Masjid Nabawi selama tujuh tahun,
๐Ÿ‘ณIa menjawab,
✒️“Seandainya bukan karena akhir dari kehidupan saya di dunia, dan awal kehidupan di akhirat, aku tidak akan memberitahukan hal ini kepada kalian.
✒️Yang menghalangiku untuk melakukan semua itu adalah penyakit sering buang air kecil, karena sebab ini aku tak sanggup untuk mendatangi Masjid Rasulullah.
✒️Dan, aku tak suka menyebutkan penyakitku, karena khawatir aku akan selalu mengadu kepada Allah.”

๐Ÿ›ŒImam Malik mulai jatuh sakit pada hari Minggu sampai 22 hari lalu wafat pada hari Minggu, tanggal 10 Rabi’ul Awwal 179 Hijriyyah atau 800 Miladiyyah.

✍️Masyarakat Madinah menjalankan wasiat yang ia sampaikan, yakni dikafani dengan kain putih, dan disalati diatas keranda.
๐Ÿ•‹Imam shalat jenazahnya adalah
๐Ÿ‘ณAbdullah bin Muhammad bin Ibrahim al-Hasyimi yang merupakan gubernur Madinah.
✍️Gubernur Madinah datang melayat dengan jalan kaki,
✍️Bahkan termasuk salah satu yang ikut serta dalam mengangkat jenazah hingga ke makamnya.
✍️Dia dimakamkan di Pemakaman Baqi’, seluruh murid-murid dia turut mengebumikan dia.

๐Ÿ“บInformasi tentang kematian dia tersebar di seantero negeri Islam, mereka sungguh sangat bersedih dan merasa sangat kehilangan, seraya mendoakan dia agar selalu dilimpahi rahmat dan pahala yang belipat ganda berkat ilmu dan amal yang dia persembahkan untuk Islam.

๐Ÿ™Semoga bermanfaat bagi kita semua. Wallahu a'lamu bishowaab.

           ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐“๐“ท๐“ญ๐“ฒ๐“’๐“ฑ๐“ช๐“ฟ๐“ต๐“ฒ๐“ท๐“ผ
https://t.me/aswaja_cyber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad