๐Ÿง”SEJARAH SINGKAT BIBIT BIBIT KAUM MUJASSIMAH DI BIDANG TAUHID

๐ŸŒ๐€๐’๐–๐€๐‰๐€ ๐‚๐˜๐๐„๐‘๐Ÿ“ก

            ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐Ÿ“–๐‘ด๐’๐’•๐’Š๐’—๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ฐ๐’”๐’๐’‚๐’Ž ;
๐Ÿง”SEJARAH SINGKAT BIBIT BIBIT KAUM MUJASSIMAH DI BIDANG TAUHID


๐ŸŒดSejak dulu sudah ada orang yang berpaham tasybih (menyerupakan Allah dengan makhluk atau menyifati-Nya dengan sifat makhluk) dan tajsim (meyakini Allah adalah benda atau mempunyai sifat benda) yang mengaku Islam namun sejatinya bukan.
Ia hidup jauh dari tempat yang menjadi sumber ilmu keislaman pada saat itu.
๐Ÿ‘‰Yakni di Balkh, Khurasan.
๐Ÿ‘ณDialah Muqatil bin Sulaiman as-Sadusiy (150 H) yang berkata :
๐Ÿ“Œ"Sesungguhnya Allah adalah benda yang mempunyai anggota-anggota badan, baik kecil atau besar, seperti tangan, kaki, dan kedua mata"

Note :๐Ÿ‘‰⛔( Dan perkataannya tidak boleh diyakini ).

๐Ÿ‘ณAda juga Hisyam bin Al Hakam (190 H) yang berkata :
๐Ÿ“Œ"Allah mempunyai bentuk yang bisa berdiri dan bergerak, sebagaimana makhluk."

Note :๐Ÿ‘‰⛔( Perkataannya ini juga tidak boleh diyakini )
 
๐Ÿ‘ณLalu muncullah Jahm bin Shafwan
๐Ÿ‘‡
Yang memerangi pemahaman menyimpang kedua tokoh di atas.
✍️Namun sebagai mana kedua tokoh tadi yang ceroboh dalam menyifati Allah sebagaimana makhluk,
✍️Ia juga melakukan kecerobohan dalam bentuk lain, yakni sama sekali tidak menetapkan sifat bagi Allah (ta'thil).

๐Ÿ‘ณKarenanya sangat wajar, sebagai bukti mukjizat Nabi bahwa umat ijabah ini terjamin akan keselamatannya dari bersepakat dalam kesesatan, muncul lah seorang imam yang agung,
๐Ÿ‘ณAbu Hanifah Nu'man bin Tsabit (w 150 H) yang berkata:

ุฃุชุงู†ุง ู…ู† ุงู„ู…ุดุฑู‚ ุฑุฃูŠุงู† ุฎุจูŠุซุงู† ุฌู‡ู… ู…ุนุทู„ ูˆู…ู‚ุงุชู„ ู…ุดุจู‡

๐Ÿ“Œ"Telah datang kepada kita kaum Muslimin, dua pendapat tokoh yang sangat buruk, Jahm bin Shafwan yang berpaham ta'thil dan pendapat Muqatil yang berpaham tasybih."

๐Ÿ‘‡Dan beliau juga berkata,

ุฃูุฑุท ุฌู‡ู… ููŠ ุงู„ู†ููŠ ุญุชู‰ ู‚ุงู„ ุฅู†ู‡ ู„ูŠุณ ุจุดู‰ุก ูˆุฃูุฑุท ู…ู‚ุงุชู„ ูู‰ ุงู„ุฅุซุจุงุช ุญุชู‰ ุฌุนู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู…ุซู„ ุฎู„ู‚ู‡

๐Ÿ“Œ"Jahm ceroboh dalam menafikan sifat Allah sehingga ia berpendapat Allah tidak mempunyai sifat yang sempurna yang layak bagi-Nya sekalipun (ta'thil). Dan Muqatil juga ceroboh dalam menetapkan sifat Allah (tidak disertai prinsip tanzih, yakni menyucikan-Nya dari sifat dan keserupaan terhadap makhluk sehingga berpaham tasybih."

✍️๐Ÿ‘ณMenurut para ulama,
๐Ÿ‘ณImam Abu Hanifah adalah tokoh ulama yang diisyaratkan Nabi dalam satu sabdanya:

ู„ูˆ ูƒุงู† ุงู„ุฅูŠู…ุงู† ุนู†ุฏ ุงู„ุซุฑูŠุง ู„ู†ุงู„ู‡ ุฑุฌุงู„ ู…ู† ู‡ุคู„ุงุก --ุฃูŠ ู…ู† ูุงุฑุณ -- ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู… ูˆุบูŠุฑู‡ู…ุง

๐Ÿ“Œ"Andaikan keimanan itu jauh letaknya di bintang Tsurayya, maka niscaya tokoh-tokoh dari Persi-Iran akan menggapainya."

๐Ÿ•ŒKenyataannya Imam Abu Hanifah, yang di Indonesia lebih dikenal dengan Imam Hanafi, berasal dari Iran-Persi.
๐Ÿ“šDan banyak kitab karangan Abu Hanifah yang bertajuk keimanan yang beliau dedikasikan untuk mengawal Ahlussunnah wal Jamaah.
Di antara nya,
๐Ÿ“šal-Fiqhul Akbar,
๐Ÿ“šal-Fiqhul Absath,
๐Ÿ“šal-'Alim wal Muta'allim,
๐Ÿ“šal-Washiyyah,
๐Ÿ“šar-Risalah.

๐Ÿ•ŒJadi, prinsip Ahlussunnah adalah :
๐Ÿ“ŒTawassuth (moderat) yakni itsbat (menetapkan sifat Allah yang sempurna yang layak bagi-Nya) tidak sebagaimana Jahm bin Shafwan dan yang sepaham dengannya;
๐Ÿ“ŒDan Ahlussunah juga berpedoman pada prinsip tanzih (meyakini kemahasucian-Nya dari seluruh keserupaan terhadap makhluk), tidak sebagaimana Muqatil bin Sulaiman yang berpaham tasybih.

✍️Ahlussunah berdiri kokoh di antara tasybih dan ta'thil. Moderat dalam aqidah yang sesungguhnya.

๐Ÿค”Bagaimana dengan kita di zaman sekarang?
Tetaplah berpegang pada prinsip Abu Hanifah dan para ulama salaf yang shalih; Ahlussunah yang sebenarnya. Yang terjamin dari bersepakat dalam kesesatan.

☪️Sebagaimana sabda Nabi:

ู„ุง ุชุฌุชู…ุน ุฃู…ุชูŠ ุนู„ู‰ ุถู„ุงู„ุฉ

✒️"(Ulama) umatku tidak akan bersepakat dalam kesesatan."

Ustadz Abdul Haq, Direktur Aswaja Center PCNU Kabupaten Brebes

Sumber:

Hasan Ali bin Ismail Al-Asy’ari, Maqalatul Islamiyyin wa Ikhtilaful Mushallin

Maqalatul Islamiyyin al-Mansubah lil Asy'ariy

Khatib Al Baghdadi, Tarikhu Baghdad

๐Ÿ™Semoga bermanfaat bagi kita semua. Wallahu a'lamu bishowaab.

           ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐“๐“ท๐“ญ๐“ฒ๐“’๐“ฑ๐“ช๐“ฟ๐“ต๐“ฒ๐“ท๐“ผ
https://t.me/aswaja_cyber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad