Sebutkan adab yang harus diperhatikan ketika hendak mengumandangkan adzan!
Sebutkan adab yang harus diperhatikan ketika hendak mengumandangkan adzan!
1
LIHAT JAWABAN
wildakhafida26
wildakhafida26
Adab yang harus diperhatikan ketika hendak mengumandangkan adzan adalah sebagai berikut :
Adzan dikumandangkan saat tiba waktunya salat
Muadzin tidaklah pamrih atau mengharapkan suatu imbalan
Sebaiknya yang berkumandang adalah orang yang mempunyai suara merdu
Sebaiknya wudhu terlebih dahulu, walaupun tidaklah diwajibkan
Menutupi kedua telinga saat mengumandangkan adzan
Membaca kalimat adzan (tidak diperbolehkan menggunkan artinya)
Penjelasan:
1. Adzan dikumandangkan saat tiba waktunya salat
Hal ini termakhtub dalam sebuah riwayat yang dikutip dari Malik Ibnu Huwairits Radliyallaahu ‘anhu bahwa dia berkata: Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda pada kami: “Bila waktu shalat telah tiba maka hendaklah seseorang di antara kamu menyeru adzan untukmu sekalian.” Dikeluarkan oleh Imam Tujuh.
2. Muadzin tidaklah pamrih atau mengharapkan suatu imbalan
Hal ini termakhtub dalam sebuah riwayat yang dikutip dari Utsman Ibnu Abul’Ash Radliyallaahu ‘anhu berkata: Wahai Rasulullah jadikanlah aku sebagai imam mereka perhatikanlah orang yang paling lemah dan angkatlah seorang muadzin yang tidak menuntut upah dari adzannya.” Dikeluarkan oleh Imam Lima. Hasan menurut Tirmidzi dan shahih menurut Hakim.
3. Sebaiknya yang berkumandang adalah orang yang mempunyai suara merdu
Hal ini termakhtub dalam hadist yang diriwayatkan nabi Muhammad yang artinya “pergilah dan ajarkanlah apa yang kamu lihat (dalam mimpi) kepada Bilal, sebab ia memiliki suara yang lebih bagus dari pada suaramu” (Hadits Hasan diriwayatkan oleh Abu Daud (499), At Tirmidzi (189), Ibnu Majah (706), dan lain-lain)
4. Sebaiknya wudhu terlebih dahulu, walaupun tidaklah diwajibkan
Diriwayatkan dalam sebuah hadist yang artinya ”Sesungguhnya aku tidak suka menyebt nama Allah Azza wa Jalla melainkan dalam keadaan suci.” (Sunan Abu Dawud, no.17 dan Shohih Ibnu Hibban, no.803).
5. Menutupi kedua telinga saat adzan
Dalam sebuah hadist diriwayatkan bahwa Abu Juhaifah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku pernah melihat Bilal adzan dan aku perhatikan mulutnya kesana kemari (komat kamit dan dua jari-jarinya menutup kedua telinganya. Riwayat Ahmad dan Tirmidzi. Hadits shahih menurut Tirmidzi
6. Membaca kalimat adzan (tidak diperbolehkan menggunkan artinya)
Lafal adzan bisa mengukuti sebagai berikut 1. Lafadz adzan dengan 15 kalimat yaitu : 4 takbir, 2 syahadat Lailahaa Illa Allah, 2 Syahadat Rasululloh, 2 Hayya ‘Ala As Sholat, 2 Hayaa Alal Falah, 2 Takbir dan satu kalimat Tauhid.
Hal ini sesuai dengan apa yang diriwatkan oleh hadits Abdullah bin Zaid yang diriwayatkan oleh Abu Daud (499), At Tirmidzi (189), Ibnu Majah (706).
Komentar
Posting Komentar