RIYA’ ( PAMER )
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐บ๐RIYA’ ( PAMER )๐ณSeperti yang dijelaskan oleh As-Syarqawi,
๐(As-Syarqawi, Nahwa Ilm an-Nafsi al-Islami, p. 69).
✍️Bahwa dalam penyakit Riya’ terdapat unsur penipuan terhadap dirinya sendiri dan juga orang lain, karena hakikatnya ia mengungkapkan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
๐๐บPenyakit riya’ merasuk dalam jiwa seseorang dengan halus dan tidak terasa sehingga hampir tidak ada orang yang selamat dari serangan penyakit ini kecuali orang arif yang ikhlas dan taat.
๐ญDalam Riya’ terdapat unsur :
๐Kepura-puraan,
๐Munafik,
๐Seluruh tingkah-lakunya cenderung mengharap pujian orang lain,
๐Senang kepada kebesaran dan kekuasaan.
๐Over acting, menutup-nutupi kejelekannya dan seterusnya.
๐ญSifat yang demikian ini digambarkan dalam
๐Al-Qur’an surat an-Nisa’:
ุงَِّู ุงููۡ
َُِِٰูููููۡ ُูุฎٰุฏِุนَُููۡ ุงَّٰููู ََُููู ุฎَุงุฏِุนُُْููู
ۡ ۚ َูุงِุฐَุง َูุงู
ُูุۡۤง ุงَِูู ุงูุตَّٰููุฉِ َูุงู
ُูุۡง ُูุณَุงٰูู ۙ ُูุฑَุงุٓกَُููۡ ุงَّููุงุณَ ََููุง َูุฐُูุۡฑَُููۡ ุงَّٰููู ุงَِّูุง ًَِููููุۡง
Artinya :
✒️"Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali".
๐(QS. An-Nisa Ayat 142)
๐Dan Surat At-Taubah:
ุงَููۡ
َُُِٰูููููۡ َูุงููۡ
ُِٰٰูููุชُ ุจَุนุۡถُُูู
ۡ ู
ِّูۡۢ ุจَุนุۡถٍۘ َูุงูۡ
ُุฑَُููۡ ุจِุงููۡ
َُููุۡฑِ ََََููููููۡۡ ุนَِู ุงููۡ
َุนุۡฑُِููۡ ََูููุۡจِุถَُููۡ ุงَูุۡฏَُِููู
ۡؕ َูุณُูุง ุงَّٰููู ََููุณَُِููู
ۡؕ ุงَِّู ุงููۡ
َُِِٰูููููۡ ُูู
ُ ุงٰููุۡณَُِูููۡ
Artinya :
✒️”Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah (sama), mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (kikir). Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik".
๐(QS. At-Taubah Ayat 67)
๐Dan juga Hadits Rasulullah SAW :
ุนَْู ู
َุญْู
ُูุฏِ ุจِْู َูุจِูุฏٍ ุฃََّู ุฑَุณَُูู ุงَِّููู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ َูุงَู ุฅَِّู ุฃَุฎََْูู ู
َุง ุฃَุฎَุงُู ุนََُْูููู
ْ ุงูุดِّุฑُْู ุงْูุฃَุตْุบَุฑُ َูุงُููุง َูู
َุง ุงูุดِّุฑُْู ุงْูุฃَุตْุบَุฑُ َูุง ุฑَุณَُูู ุงَِّููู َูุงَู ุงูุฑَِّูุงุกُ َُُูููู ุงَُّููู ุนَุฒَّ َูุฌََّู َُููู
ْ َْููู
َ ุงَِْูููุงู
َุฉِ ุฅِุฐَุง ุฌُุฒَِู ุงَّููุงุณُ ุจِุฃَุนْู
َุงِِููู
ْ ุงุฐَْูุจُูุง ุฅَِูู ุงَّูุฐَِูู ُْููุชُู
ْ ุชُุฑَุงุกَُูู ِูู ุงูุฏَُّْููุง َูุงْูุธُุฑُูุง َْูู ุชَุฌِุฏَُูู ุนِْูุฏَُูู
ْ ุฌَุฒَุงุกً
๐ณDari Mahmud bin Labid bahwa
☪️Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
✒️“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan dari kalian adalah syirik kecil.”
Mereka bertanya:
๐Apa itu syirik kecil wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?
☪️Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
✒️“Riya`,
☪️Allah SWT berfirman kepada mereka pada hari kiamat saat orang-orang diberi balasan atas amal-amal mereka:
✒️Temuilah orang-orang yang dulu kau perlihat-lihatkan di dunia lalu lihatlah apakah kalian menemukan balasan disisi mereka?”
๐(HR.Ahmad)
✍️Islam memberikan terapi riya’ ini dengan cara mengikis nafsu syahwat sedikit demi sedikit dan menanamkan sifat merendahkan diri (tawadhu’) dengan melihat kebesaran Allah SWT.๐( As-Syarqawi, Nahwa Ilm an-Nafsi al-Islami, p. 73 ).
๐Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar