๐๐PERGUNAKANLAH DUNIA SEBAGAI SARANA UNTUK SAMPAI KE AKHIRAT
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐๐PERGUNAKANLAH DUNIA SEBAGAI SARANA UNTUK SAMPAI KE AKHIRAT๐งPerbanyaklah zikir agar cahaya Tuhan turun padamu.
๐พDunia ini ibarat orang yang sedang pergi ke ladang.
๐ทBila ia bekerja keras di ladang tersebut sambil mengumpulkan bahan makanan untuk keperluan nanti, maka ia tergolong cerdas dan pintar.
๐Sebab, ia bekerja untuk sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri pada saatnya nanti.
๐งBegitulah keadaan orang yang beramal saleh di dunia.
๐ฆSementara engkau sibuk mengumpulkan ular-ular syahwat dan kalajengking maksiat sehingga engkau pun binasa olehnya.
๐คWahai saudaraku, fokuskanlah perhatian pada alam akhirat dan berpalinglah dari dunia.
⚠️Waspadalah suatu saat dunia ini akan melepaskan diri dan meninggalkan para penghuninya.
๐บ๐Orang yang sibuk dengan dunia sehingga lalai untuk taat dan ibadah kepada Allah seperti seorang yang diutus oleh majikannya ke daerah asing untuk membuatkan beberapa baju baginya.
๐ถLalu pelayan itu pun pergi ke daerah tersebut dan sesampai di sana ia bertanya,
๐“Di mana saya akan tinggal? Siapa yang akan saya nikahi?”
๐Ia sibuk dengan itu semua sehingga lalai dalam mengerjakan tugas yang diperintahkan oleh majikan.
๐Ketika dipanggil pulang dan si majikan mengetahui bahwa ia sama sekali tidak menyediakan apa yang ia perintahkan, sebagai balasannya pelayan itu akan mendapat murka dan pemutusan hubungan darinya.
๐ขItulah balasan bagi orang yang sibuk dengan urusannya sendiri sehingga lalai terhadap hak sang majikan.
๐ณBegitu pula denganmu, wahai orang beriman.
☪️Allah telah mengirimmu ke dunia ini.
๐Dia memerintahkanmu untuk mengabdi pada-Nya dan di lain sisi Dia yang akan mengurus semua kebutuhanmu.
✍️Namun, jika engkau sibuk mengurus diri sendiri sehingga lalai dari Tuhan berarti engkau telah menyimpang dari jalur petunjuk dan meniti jalan kebinasaan.
๐Manusia di dunia ini seperti seorang hamba yang disuruh majikannya untuk pergi ke daerah tertentu,
๐“Pergilah engkau ke negeri ini. Rancanglah segala sesuatunya untuk pergi dari negeri tersebut ke negeri lain. Serta jangan lupa membawa bekal.”
Tentu saja ketika sang majikan memberi perintah untuk melakukan hal itu, ia membolehkan hambanya untuk memakan apa yang ia butuhkan guna mendukung tubuhnya dalam mencari bekal.
Demikian pula keadaan seorang hamba bersama Allah. Allah menciptakannya di dunia ini dan memerintahkannya untuk berbekal menuju alam akhirat.
☪️Allah berfirman,
✒️“Berbekallah. Sesungguhnya bekal yang terbaik adalah taqwa. Bertaqwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang berakal.”
๐(Q.S. Al-Baqarah : 196).
Jadi, ketika Allah memerintahkan manusia berbekal untuk akhirat, Dia membolehkannya mengambil dari dunia sebatas keperluan.
✍️Ketahuilah bahwa nilaimu senilai kesibukanmu.
๐Jika engkau sibuk memperhatikan dunia, engkau tidak mempunyai nilai. Sebab, dunia seperti bangkai yang tak berharga.
๐Sementara jika engkau sibuk dengan akhirat berarti engkau termasuk orang yang berbahagia, yang memiliki perhatian tinggi.
๐Semoga bermanfaat bagi kita semua. Wallahu a'lamu bishowaab.
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar