KAJIAN › DR.ZAKIR NAIK DAN HABIB UMAR BIN HAFIDZ
HUJJAH NU
Pusat Informasi, Dakwah Dan Kajian Nahdhatul Ulama
KAJIAN ›
DR.ZAKIR NAIK DAN HABIB UMAR BIN HAFIDZ
Bukan membandingkan diantara dua sosok ini, tetapi kita mencoba mencari ibrah (pelajaran) dari beliau berdua saat berkunjung ke negeri kita.
Dr. Zakir Naik dan Habib Umar bin Hafidz
Ia memang diberikan anugerah ilmu bisa berdebat, memutar balikkan kata yang dapat membungkam lawan bicara dan seterusnya.
Kami tidak heran karena itu ada ilmunya di pesantren, namanya ilmu Mantiq. Boleh jadi dengan cara itu ia berhasil mengislamkan orang, memantapkan keimanan dan sebagainya.
Namun sayangnya, ia kadang bicara diluar ilmu yang ia tekuni, seperti yang ramai tersebar melarang Maulid Nabi dan orang yang melakukannya masuk neraka.
Al-Habib Umar bin Hafidz dalam dakwah yang beliau sebarkan lebih banyak menyampaikan kemuliaan dan keindahan dalam ajaran Islam, tanpa menyakiti agama lain, menghormati sesama Muslim, dan beliau tidak sampai bicara diluar tema dakwahnya. Saat giliran doa maka berderai tangis bergemuruh dari umat yang turut mengamini.
Kecintaan yang mendalam kepada umat inilah yang saat ini hampir mengering. Tangisan Nabi pun menjadi keprihatinan terhadap umatnya.
Sahabat Ibnu Mas'ud menyaksikan hal ini dalam riwayat hadis sahih:
ﻓﻘﺮﺃﺕ ﻋﻠﻴﻪ ﺳﻮﺭﺓ اﻟﻨﺴﺎء، ﺣﺘﻰ ﺑﻠﻐﺖ: {ﻓﻜﻴﻒ ﺇﺫا ﺟﺌﻨﺎ ﻣﻦ ﻛﻞ ﺃﻣﺔ ﺑﺸﻬﻴﺪ ﻭﺟﺌﻨﺎ ﺑﻚ ﻋﻠﻰ ﻫﺆﻻء ﺷﻬﻴﺪا} [ اﻟﻨﺴﺎء: 41] ﻗﺎﻝ: «ﺃﻣﺴﻚ» ﻓﺈﺫا ﻋﻴﻨﺎﻩ ﺗﺬﺭﻓﺎﻥ
Lalu aku bacakan di hadapan Nabi surat an-Nisa'. Ketika aku sampai ayat:
"Maka bagaimanakah apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu." (An-Nisā': 41), kemudian Nabi bersabda: "Hentikan bacaan mu". Aku melihat Nabi menangis (HR Bukhari)
Apa istimewanya ayat ini sehingga Baginda Nabi menangis? Syekh Musthofa Daib Al-Bigha, dosen ilmu hadits di Damaskus, memberi catatan atas hadis tersebut:
ﻭﺑﻜﺎﺅﻩ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﺷﻔﺎﻕ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﻘﺼﺮﻳﻦ ﻣﻦ ﺃﻣﺘﻪ ﻟﻤﺎ ﺗﻀﻤﻨﺘﻪ اﻵﻳﺔ ﻣﻦ ﻫﻮﻝ اﻟﻤﻮﻗﻒ
Nabi menangis karena rasa belas kasihnya kepada umatnya yang lalai yang terkandung dalam ayat ini, diantaranya betapa beratnya urusan di akhirat.
Rupanya sifat 'belas-kasih' inilah yang belum mengalir ke banyak juru dakwah. Wallahu A'lam
Rujukan :
Kitab Shahih Bukhari Muslim
LABEL:KAJIAN
Share this
Share on FacebookTweet on TwitterPlus on Google+
Disclaimer: Konten dalam hujjahnu.com ini diambil dari berbagai sumber otoritatif dan terpercaya, jika ada hal yang perlu dipertanyakan silahkan hubungi kami di disini.
makrufkhozinmakrufkhozin
Pakar ASWAJA Center PWNU Jawa Timur, sekaligus alumni Pondok Pesantren al-Falah Ploso Kediri, saat ini sibuk menjadi Narasumber di berbagai macam seminar ke-NU-an, Kajian Amaliah Ahlussunnah Wal Jama'ah, dan aktif di berbagai pengajian baik umum maupun private,
LANGANAN Dan Dapatkan Update Terbaru
Delivered by FeedBurner
Masukkan Email
9 komentar
avatar
Balas
Ғαωαι∂ Δʓмαиdelete6 April 2017 06.29
ALhamdulillah. Sangat bermanfaat sekali ilmunya, Kyai.
avatar
Balas
Unknowndelete8 April 2017 18.08
Subhanallah....
avatar
Balas
anwarkumaididelete8 April 2017 23.19
Sangat bermanfaat utk hujjah,syukron.
avatar
Balas
Unknowndelete7 Juni 2017 17.10
jadi point perbandingan admin nya adalah ?
Dr. Zakir Naik banyak meng islam kan orang kafir
dan Habib Umar bin Hafidz membuat muslimin menangis
mana lebih utama ya min ?
wassalam
avatar
Balas
Unknowndelete9 Agustus 2017 18.43
Maju dr zakir naik pembawa risalah allah.
avatar
Balas
Unknowndelete9 Agustus 2017 18.46
Maju trs dr zakir naik.
Pembawa risalah allah.
Yang benar islam murni sesuai alquran dan assunah.
avatar
Balas
Unknowndelete9 Agustus 2017 18.46
Maju dr zakir naik pembawa risalah allah.
avatar
Balas
abudanisydelete4 Oktober 2017 06.13
Bagi saudaraku yang ingin mengikuti Dr. Zakir Naik, monggo,,,, tp Kami Tetap ISTIQOMAH mengikuti Jalan Guru Kami Habib Umar Bin Hafidz yang juga telah mengiklankan banyak orang
avatar
Balas
iyezdelete23 Oktober 2017 05.59
Jika penulis mau mengajak unt mengikuti Habib Umar, kenapa harus ngebahas Zakir Naik? Itu namanya menaikan seaeorang dengan cara menjatuhkan orang lain..
Silahkan isi komentar yang sopan, dan sesuai dengan konten, dan jangan menyisipkan link aktif maupun non aktif.
Emoticon
‹ SelanjutnyaSebelumnya ›
PALING DIMINATI
Download Teks dan Terjemah Aqidatul Awam Lengkap [PPT, PDF]
Kitab Aqidatul Awam merupakan kitab yang berisi sejumlah Sya'ir/ Nadzom tentang ilmu tauhid Ahlussunnah wal Jama'ah. Mes...
Dalil Membaca Surat Yasin Untuk Orang Mati
Dalil Membaca Surat Yasin Untuk Orang Mati Surat Yasin merupakan surat yang ke 36 yang terdiri dari 83 ayat dalam al-Quran. Sebagaima...
Albani Bukan Ahli Hadis
Syaikh Albani; 'Bukan Ahli Hadis dan Penuh Kontradiksi' Moh. Ma'ruf Khozin Ketua LBM NU Surabaya Kitab-kitab mod...
Dalil-Dalil Tawassul
Tawassul: Meminta Kepada Allah Moh Ma’ruf Khozin Definisi Tawassul Tawassul memiliki arti dasar “mendekat”, sementara Wasilah ad...
Doa-Doa Dalam Hadis Shahih
Doa -Doa Dalam Hadis Shahih Doa Dalam Kesulitan ( الْكَرْبُ ) « لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ ، لَا إِلَهَ ...
Download Terjemah Ilmu Hadits, Baiquni File PDF dan PPT
Ilmu Hadith, adalah ilmu yang mempelajari Hadith Rasulullah saw, dari segi matan maupun sanad. Ilmu ini-pun berkembang menjadi Ilmu Takhrij...
Dalil Ngalap Berkah yang Tak Terbantahkan….
Dalil Ngalap Berkah yang Tak Terbantahkan…. M Ma’ruf Khozin Ketua LBM NU Sby Fatwa haram, bid’ah bahkan syirik dalam masalah men...
Menjawab Tuduhan Ust. Firanda
Menjawab Tuduhan Ust. Firanda Ust. Firanda berkata: “ Telah lalu tulisan saya tentang pengingkaran para ulama Syafi'iyah terha...
Menghadiahkan Bacaan Dzikir/Tahlil Untuk Ahli Kubur
Menghadiahkan Bacaan Dzikir Untuk Ahli Kubur M Ma’ruf Khozin [1] Untuk membahas masalah ini secara lebih mendalam, akan kami ulas...
KATEGORI
Catatan Ma'ruf Khozin
DOWNLOAD
HUJJAH
KAJIAN
KHUTBAH
KONSULTASI
VIDEO
Copyright © 2017 Hujjah NU All Right Reserved
Website Creation Oim Info
Komentar
Posting Komentar