INILAH 7️⃣2️⃣ GOLONGAN YANG DI JAMIN ALLAH SWT MASUK NERAKA DARI 7️⃣3️⃣ GOLONGAN DALAM ISLAM( Bag 1️⃣ )
INILAH 7️⃣2️⃣ GOLONGAN YANG DI JAMIN ALLAH SWT MASUK NERAKA DARI 7️⃣3️⃣ GOLONGAN DALAM ISLAM
( Bag 1️⃣ )
👳Dari Ibnu Umar, dia berkata,
☪️Rasulullah SAW bersabda,
✒️“Benar-benar akan terjadi pada umatku seperti yag terjadi pada Bani Israel, layaknya sepasang terompah, sampai-sampai jika ada diantara mereka yang menyetubuhi ibunya secara terang-terangan, tentu ditengah umatku ada pula yang berbuat demikian.
Sesungguhnya Bani Israel terbagi menjadi 72 golongan , sedangkan umatku terbagi menjadi 73 golongan. Semuanya ada di neraka kecuali satu golongan.
Mereka bertanya,”Golongan apa itu wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab,”yang berada pada jalanku dan para sahabatku”
📚(HR Tirmidzi)
✍️Banyak umat muslim yang sudah tidak asing lagi dengan Hadits ini, tentang Islam yang terpecah menjadi 73 golongan dan hanya satu golongan saja yang masuk surga.
✍️Namun diantara yang mengetahui hadits ini hanya sedikit saja yang memahami dan bersikap dengan tepat.
✍️Bahkan kebanyakan umat muslim karena ketidak tahuannya menjadikan setiap jamaah adalah golongan yang harus ditakuti dan dijauhi karena dipandang akan masuk neraka.
🤔Benarkah demikian? Barangkali tentang golongan yang akan masuk neraka memang harus dijauhi, akan tetapi tentu kita tidak bisa men-generalisir semua golongan yang akan masuk neraka.
Karena ada satu golongan yang dijamin dalam hadits tersebut. Lalu timbul pertanyaan,
📌“golongan mana yang masuk neraka dan golongan mana yang akan masuk surga?”
☪️Rasulullah SAW sebagaimana telah diriwayatkan oleh imam Malik,
Bersabda :
✒️“Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara yang kalian tidak akan sesat selamanya selama berpegang teguh dengan keduanya, Kitabullah dan sunnah”
📖Dan telah termaktub pula dalam Al Quran surat Al An’am ayat 153
✒️“Dan bahwa (yang kami perintahkan) ini adalah jalanKU yang lurus, maka ikutilah diadan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain).
🕌Dengan kata lain golongan yang selamat dari 73 golongan itu adalah golongan yang berpegang teguh kepada Al Quran dan sunnah.
Namun kebanyakan umat Muslim memilih bersikap sinis dengan orang-orang yang berjuang bersama-sama (Berjamaah) dalam menjalankan Al Quran dan Sunnah (Ahlu Sunnah). Bahkan tidak sedikit yang menganggap itu adalah golongan yang harus dijauhi, dtakuti, bahkan dicurigai sebagai aliran sesat tanpa menelaah terlebih dahulu.
Inilah penyakit kebodohan yang menjangkiti umat Muslim hari ini, tidak lagi mengetahui ajaran pokok Islam itu sendiri sehingga tidak lagi memiliki standar dalam menilai kebenaran atau kesalahan.
Padahal ‘Jamaah’ merupakan sunnah nabi SAW.
Nabi SAW telah menegaskan perlunya berjamaah dalam mempertahankan Al Quran dan Sunnah, sebagaimana telah diriwayatkan dari Imam At Tirmidzi
✒️“Barangsiapa diantara kalian suka mendapatkan taman surga, maka hendaklah ia mengikuti Al Jama’ah, karena setan itu beserta satu orang, adapun dari dua orang dia lebih jauh lagi”
🕌Begitu pentingnya berjamaah. Setan yang menjadi musuh abadi manusia akan selalu mengincar kita sebagai mangsanya, mengintai, mengendap-endap, membuat perangkap, hingga kita lengah dan dalam keadaan lemah (sendiri/ tidak berjamaah) maka setan akan menangkap kita dengan ganasnya. Karena tanpa disadari setiap korban yang dijerumuskan setan akan mengikutinya ke dalam neraka, bahkan menganggap jalan itu benar. Begitu pentingnya berjamaah di atas Al Quran dan Sunnah, agar kita terhindar dari golongan-golongan yang telah keluar darinya (Al Quran dan Sunnah)
🤔Jika ada yang bertanya,
📌“Apakah golongan-golongan itu dapat diketahui?”
📖Dalam Talbis Iblis karangan Ibnul Jauzi (bukan Ibnu Qoyyim Al Jauzi) disebutkan
📌“kami hanya tahu golongan-golongan yang menonjol.
Apalagi setiap golongan bisa dibagi-bagi lagi menjadi beberapa kelompok. Kalaupun kami tidak bisa menyebutkan semua nama-nama itu, kita bisa mengetahui golongan-golongan yang menonjol, seperti haruriyah, qadaryah, jahmiyah, murji’ah, rafidhah dan jabariyah.
👳Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa memang enam golongan inilah yang menjadi akar berbagai golongan yang sesat. Masing-masing dari enam golongan ini terbagi menjadi dua belas golongan, sehingga jumlahnya menjadi tujuh puluh dua golongan.
Bersambung....
Komentar
Posting Komentar