๐บCIRI CIRI ISTIDRAJ
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐บCIRI CIRI ISTIDRAJ
๐บIstidraj bisa terjadi pada hal apa saja.
๐Semua kenikmatan dan apa apa yang disenangi oleh manusia bisa menjadi istidraj.
๐คJadi kapankah sesuatu itu bisa menjadi istidraj?
๐คBagaimanakah kita membedakan bahwa kesenangan dan kenikmatan yang kita dapat itu adalah karunia Allah, ujian atau kah istidraj?
1️⃣.๐
๐
Jika ia adalah orang kafir, maka semua kelimpahan harta, kesenangan dan kenikmatan duniawi adalah semata kemurahan Allah karena dunia ini remeh di sisi Allah. Jika ia terus dalam kekafirannnya maka itu adalah istidraj.
☪️Firman Allah SWT :
ََููุง َูุญุۡณَุจََّู ุงَّูุฐَِููۡ ََููุฑُูุۡۤง ุงََّูู
َุง ُูู
ِููۡۡ َُููู
ۡ ุฎَูุۡฑٌ ِّูุงَُููุۡณِِูู
ۡؕ ุงَِّูู
َุง ُูู
ِููۡۡ َُููู
ۡ َِููุฒุۡฏَุงุฏُูุۡۤง ุงِุซูۡ
ًุง ۚ ََُูููู
ۡ ุนَุฐَุงุจٌ ู
ٌُِّูููۡ
Wa laa yahsabannal laziina kafaruuu annamaa numlii lahum khairulli anfusihim; innamaa numlii lahum liyazdaaduuu ismaa wa lahum 'azaabum muhiin
๐Artinya :
✒️"Dan jangan sekali-kali orang-orang kafir itu mengira bahwa tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka lebih baik baginya. Sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka hanyalah agar dosa mereka semakin bertambah; dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan".
๐(QS. Ali 'Imran Ayat 178)
๐ณSayid Qutb menjelaskan ayat di atas berkata :
๐“ Itu hanyalah fitnah dan itu hanyalah tipu daya yang kuat dan istidraj yang jauh”
๐(Fhizilalil Qur’an Jilid 2 Hal 532)
๐
Maka harta, kekuasaan, kenikmatan duniawi itu bagi orang kafir sudah pasti adalah istidraj.
๐คNamun jika ia merenungkan kebesaran Allah dan mendapat hidayah masuk Islam maka hal itu bukanlah istidraj.
Hal ini tidak bisa terjadi kecuali memang ada kejernihan hati, kebersihan jiwa dan keunggulan akal dari orang itu, minimal orang itu peduli dengan benar atau tidaknya keyakinannya selama ini.
๐
Contoh nya adalah
๐Raja Negus (Najsyi) dari Ethiopia (Habasyah) yang waktu itu beragama Nasrani dan dia masuk Islam ketika dibacakan Q.S. Maryam oleh Dja’far bin Abi Thalib r.a.
๐Atau
๐Sir Lauder Brunton dan Archibakd hamilton, yang walaupun mereka seorang bangsawan terkemuka Inggris namun nuraninya terusik dengan kejanggalan keyakinan yang dianutnya selama ini, dan berusaha mencari kebenaran.
2️⃣.๐
๐ณJika ia adalah orang muslim, maka kesenangan, keinginan, dan kenimatan duniawi adalah karunia sekaligus ujian. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa kenikmatan itu juga ujian.
☪️Firman Allah SWT :
ُُّูู َููุۡณٍ ุฐَุงูٓฎَِูุٕฉُ ุงููۡ
َูุۡชِؕ ََููุจُُููููۡۡ
ۡ ุจِุงูุดَّุฑِّ َูุงูุۡฎَูุۡฑِ ِูุชَูุۡฉً ؕ َูุงََِูููุۡง ุชُุฑุۡฌَุนَُููۡ
Kullu nafsin zaaa'iqatul mawt; wa nabluukum bishsharri walkhairi fitnatanw wa ilainaa turja'uun
๐Artinya :
✒️"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami".
๐(QS. Al-Anbiya Ayat 35)
☪️Firman Allah SWT :
َูุงุนَููۡ
ُูุۡۤง ุงََّูู
َุงۤ ุงَู
َูุۡงُُููู
ۡ َูุงََููุۡงุฏُُูู
ۡ ِูุชَูุۡฉٌ ۙ َّูุงََّู ุงَّٰููู ุนِูุۡฏَูٗۤ ุงَุฌุۡฑٌ ุนَุธِููۡ
ٌ
Wa'lamuuu annamaaa amwaalukum wa awlaadukum fitnatunw wa annal laaha 'indahuuu ajrun aziim
๐Artinya :
✒️"Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar".
๐(QS. Al-Anfal Ayat 28)
๐Jika ia lolos dari ujian ini, yaitu ia memanfaatkan harta sebaik-baiknya, dan menjadikan dunia sebagai sarana untuk mencapai akhirat, maka harta itu menjadi keberkahan dan karunia baginya.
☪️Sabda Rasulullah SAW :
✒️"Janganlah kalian mencaci-maki dunia. Dia adalah sebaik-baik kendaraan. Dengannya orang dapat meraih kebaikan dan dapat selamat dari kejahatan".
๐(H.R. Ad-Dailami)
3️⃣.๐
๐ณNamun jika seorang muslim itu tidak kuat jiwanya dan kemudian menjadi
๐lupa diri,
๐tidak bersyukur,
๐dan gara2 kesenangan dan kenikmatan itu kemudian menjauhkan dirinya dari Allah,
๐Maka ada dua kemungkinan.
✍️Harta itu menjadi musibah bagi dirinya dan kemudian Allah menarik kenikmatan itu agar ia kembali ke jalan yang benar. Itu berarti Allah masih sayang pada dirinya dan berarti Allah menghendaki kebaikan bagi dirinya.
✍️Kemungkinan kedua,
Jika Harta itu menjadi musibah bagi dirinya namun Allah justru semakin melimpahinya dengan berbagai kesenangan, kemudahan, segala keinginannya terkabul dan segala kenikmatan mampu diraihnya maka itu adalah istidraj.
☪️Rasulallah s.a.w bersabda:
✒️“Apabila kamu melihat Allah memberikan kepada seorang hambaNya di dunia ini apa yang hamba itu suka atau inginkan, sedangkan hambaNya itu selalu berbuat kemaksiatan, maka itulah ISTIDRAJ“.
☪️Kemudian Rasulullah s.a.w pun membaca surah :
๐QS. Al-An’am Ayat 44
ََููู
َّุง َูุณُูุۡง ู
َุง ุฐُِّูุฑُูุۡง ุจِูٖ َูุชَุญَูุۡง ุนََِููููۡ
ۡ ุงَุจَูุۡงุจَ ُِّูู ุดَูุۡกٍ ؕ ุญَุชّٰูٓ ุงِุฐَุง َูุฑِุญُูุۡง ุจِู
َุงۤ ุงُูุۡชُูุۡۤง ุงَุฎَุฐُٰูููۡ
ۡ ุจَุบุۡชَุฉً َูุงِุฐَุง ُูู
ۡ ู
ُّุจِูุۡณَُููۡ
Falammaa nasuu maa zukkiruu bihii fatahnaa 'alaihim abwaaba kulli shai'in hattaaa izaa farihuu bimaaa uutuuu akhaznaahum baghtatan fa izaa hum mmublisuun
๐Artinya :
✒️"Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa".
๐(QS. Al-An’am Ayat 44)
Dan Surah
๐QS. Al-An’am Ayat 45
َُููุทِุนَ ุฏَุงุจِุฑُ ุงَููููۡۡ
ِ ุงَّูุฐَِููۡ ุธََูู
ُูุۡง ؕ َูุงูุۡญَู
ุۡฏُ ِِّٰููู ุฑَุจِّ ุงูุۡนَٰูู
َِููۡ
Faquti'a daabirul qawmil laziina zalamuu; walhamdu lillaahi Rabbil 'aalamiin
๐Artinya :
✒️"Maka orang-orang yang zhalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam".
๐(QS. Al-An’am Ayat 45)
4️⃣.๐
๐คธSedangkan jika ia lupa diri, tidak bersyukur, dan menyalahgunakan hartanya itu di jalan yang tidak dirihodi Allah, bahkan menjadi berkubang kemaksiatan dengan harta itu, sementara Allah tak juga menarik kenimatan itu bahkan sebaliknya semakin bertambah-tambah dibukakan dunia oleh Allah maka sudah bisa dipastikan itu adalah situasi istidraj.
๐ณAli bin Abi Thalib r.a. berkata :
๐“Jagalah agar engkau tidak tertipu oleh kaum pemuja dunia yaitu mereka yang merasa aman dan tenteram dengan kehidupannya. Kemudian mereka terlunta lunta tersesat dalam hutan rimbanya dan terbenam dalam kenikmatannya”.
๐(Mutiara Nahjul Balaghoh Hal 58)
5️⃣.๐
☪️Namun terkadang Allah memberikan peringatan bukan dengan ditariknya kenikmatan itu melainkan didatangkanlah peringatan berupa orang shaleh yang menasehati, atau peristiwa di sekeliling yang bilah direnungkan bisa diambil hikmahnya. Namun jika ia tak kunjung mengerti k dengan peringatan Allah itu dan tak kunjung bertaubat, maka harta dan kenikmatan yang tetap tak berkurang bahkan semakin bertambah itu jelas merupakan istidraj.
✍️๐Maka dapat kita simpulkan bahwa situasi istidraj itu memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1️⃣. Keimamanan dan ibadah semakin menurun namun kesenangan makin melimpah
Apabila kamu menyaksikan pemberian Allah dari materi dunia atas perbuatan dosa menurut kehendakNya, maka sesungguhnya itu adalah uluran waktu dan penangguhan tempo belaka.
☪️Kemudian Rasulullah Saw membaca firman Allah Swt dalam surat Al An’am ayat 44 :
✒️“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu, mereka terdiam berputus asa.”
๐(HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
๐ณIbnu Athaillah berkata :
๐“Hendaklah engkau takut jika selalu mendapat karunia Allah, sementara engkau tetap dalam perbuatan maksiat kepada-Nya, jangan sampai karunia itu semata-mata istidraj oleh Allah”
2️⃣. Terus Melakukan Kemaksiatan Namun Kesuksesan Justru Semakin Melimpah
๐ณAli Bin Abi Thalib r.a. berkata :
๐“Hai anak Adam ingat dan waspadalah bila kau lihat Tuhanmu terus menerus melimpahkan nikmat atas dirimu sementara engkau terus-menerus melakukan maksiat kepadaNya”
๐(Mutiara Nahjul Balaghoh Hal 121)
3️⃣. Semakin Kikir Justru Harta Semakin Melimpah
✒️Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung (harta) lalu dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya
๐(Q.S. Al-Humazah [104] : 1-3)
☝️Ayat di atas bercerita orang yang kikir dan menghitung-hitung hartanya. Ia mengira harta yang ditumpukkannya itu akan mengokohkan posisi dan kekuasaannya di muka bumi. Maka Allah akan menjadikan hal itu istidraj dengan sengaja makin kikir makin bertambah harta kekayaannya. Sehingga orang itu semakin yakin bahwa sifat kikirnya itulah yang menyebabkan dirinya kaya
4️⃣. Jarang Pernah Sakit
๐ณImam Syafi’i pernah mengatakan :
๐Setiap orang pasti pernah mengalami sakit suatu ketika dalam hidupnya, jika engkau tidak pernah sakit maka tengoklah ke belakang mungkin ada yang salah dengan dirimu.
✍️Artinya bisa jadi orang yang tidak pernah sakit itu memuja jin atau menganut suatu ilmu kesaktian tertentu yang itu adalah syirik dan persekutuan dengan setan.
✍️Kalaupun bukan karena itu, jelas ada sesuatu yang salah atau sesuatu yang menyimpang dalam diri kita.
5️⃣. Semakin Sombong Namun Harta Semakin Melimpah.
๐บOrang yang mengalami istidraj cirinya semakin ia sombong maka semakin kaya dan terbuka dunia bagi dirinya
☪️Rasululah s.a.w. bersabda :
✒️“Di antara tanda-tanda kesengsaraan adalah mata yang beku, hati yang kejam, dan terlalu memburu kesenangan dunia serta orang yang terus-menerus melakukan perbuatan dosa”.
๐(HR. Al Hakim)
๐Semoga bermanfaat bagi kita semua. Wallahu a'lamu bishowaab.
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar