TAQWA, SEBAIK-BAIKNYA BEKAL

๐ŸŒ๐€๐’๐–๐€๐‰๐€ ๐‚๐˜๐๐„๐‘๐Ÿ“ก
            ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈

๐Ÿ“–๐‘ด๐’๐’•๐’Š๐’—๐’‚๐’”๐’Š ๐‘ฐ๐’”๐’๐’‚๐’Ž ;
๐Ÿง˜๐ŸคฒTAQWA, SEBAIK-BAIKNYA BEKAL

๐ŸคฒTakwa adalah sebaik-baik bekal secara shahih dinyatakan dalam firman Allah yang berkenan dengan ibadah haji,

๐Ÿ“–. Firman Allah SWT :

ูˆَุชَุฒَูˆَّุฏُูˆุง ูَุฅِู†َّ ุฎَูŠْุฑَ ุงู„ุฒَّุงุฏِ ุงู„ุชَّู‚ْูˆَู‰ٰ ۚ ูˆَุงุชَّู‚ُูˆู†ِ ูŠَุง ุฃُูˆู„ِูŠ ุงู„ْุฃَู„ْุจَุงุจِ

✒️“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.”
๐Ÿ“š(QS. Al-Baqarah: 197)

๐Ÿ“–Ayat di atas mengandung dua pengertian.

1️⃣. Pertama, Allah memerintahkan orang yang akan menjalankan ibadah haji untuk membawa bekal, sehingga mereka bisa menjaga kemuliaan diri dengan tidak meminta-minta dan tidak mengganggu jemaah haji lainnya. Seperti yang dipahami dari sebab turunnya ayat.

2️⃣. Kedua, ayat tersebut berisi perintah dan seruan Allah untuk memperbanyak amal salih dan ketaatan, sebagai bekal untuk menghadap-Nya di hari Akhirat.

๐Ÿ‘ณIbnu ‘Athiyah dalam tafsirnya al-Muharrar Al-Qur‘an-Wajiz memilih makna yang kedua. 
Beliau berkata,
๐Ÿ“Œ“Makna yang lebih tepat untuk ayat ini adalah berbekallah kamu dengan amal salih untuk akhirat, dan firman Allah fainna khaira al-zaati al-takwa adalah seruan untuk bertakwa.”

✍️Jadi, makna ayat tersebut secara khusus ditujukan orang yang ingin mengerjakan ibadah haji. Namun dalam cakupan yang lebih luas, ayat tersebut mengajarkan bila seseorang ingin mengerjakan suatu pekerjaan atau ibadah yang besar maupun yang kecil, perlu mempersiapkan segala yang dibutuhkan dengan baik, dan sebaik-baik yang dipersiapkan selain bekal materi, ialah bekal ma’nawy (takwa).

๐Ÿ™Semoga bermanfaat….

           ┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐“๐“ท๐“ญ๐“ฒ๐“’๐“ฑ๐“ช๐“ฟ๐“ต๐“ฒ๐“ท๐“ผ
https://t.me/aswaja_cyber


Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad