Pentingnya Bershalawat!
Pentingnya Bershalawat!
Assalamu 'Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Saudara-saudara ku yang insya Allah dirahmati dan dimuliakan oleh Allah SWT. Ketika kita hidup di dunia ini kira-kira apa yang saudara-saudara ku sekalian isi? Apakah sesuatu yang bermanfaat? Atau jangan-jangan waktu luang kita hanya digunakan untuk hal yang sia-sia? Padahal jelas sekali terdapat di dalam surah Al-'Asr ayat 2 yang artinya "Sungguh, manusia berada dalam kerugian". Maka rugilah kita yang selama hidup di dunia yang fana ini hanya menggunakan hidupnya hanya untuk kesenangan pribadi semata yang di ikuti oleh perbuatan yang bisa menjauhkan diri kepada Allah SWT.
Perlu yang kita ketahui, banyak amalan yang bisa kita lakukan selama hidup di dunia. Tetapi perlu di catat bahwa apa yang kita lakukan tidak sepenuhnya diterima amalannya oleh Allah SWT. Kita rajin shalat tetapi kalau shalat kita tidak khusyu' maka ditolak amalannya oleh Allah SWT. Kita rajin bersedekah tetapi kalau ada kesombongan di dalam hatinya maka ditolak amalannya. Kita ingin melakukan perbuatan yang baik tetapi kalau ada sifat riya di dalam hati kita maka di tolak amalannya oleh Allah SWT. Disinilah ada salah satu amalan yang sudah pasti diterima oleh Allah SWT? Apakah itu? Tentu dengan bershalawat kepada Nabi Agung kita Nabi Muhammad SAW.
Kenapa shalawat termasuk amalan yang sudah pasti diterima oleh Allah SWT? Karena terdapat dalam surah Al-Ahzab surah yang ke-33 ayat 56 yang artinya "Sesungguhnya Allah dan para Malaikat bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu kepada Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya". Ayat ini menjelaskan bahwa Jika Allah dan Malaikat saja bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW lantas mengapa kita sebagai hamba yang lemah di hadapan Allah tidak mau bershalawat?
Ini merupakan Perintah langsung dari Allah SWT kepada hambanya. Jika itu datangnya dari Allah maka itu berarti pemberian Rahmat, jika itu datangnya dari Malaikat maka itu berarti memintakan ampunan, dan jika itu dari orang-orang yang mukmin maka itu berarti berdoa supaya diberi Rahmat. Luar biasa amalan yang satu ini bahkan ketika ada orang riya karena banyak bershalawat maka orang tersebut tetap mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Bershalawat kepada Nabi memiliki banyak keutamaan yang akan di dapatkan bagi orang-orang yang mengamalkannya:
Akan dikabulkan doa nya setelah mengagungkan Allah Azza Wa Jalla dan Memuji-Nya kemudian bershalawat. Sebagaimana dalam hadist yang mengatakan bahwa "setiap doa akan terhalang (untuk dikabulkan) hingga dibacakan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya" (HR. Thabrani)
Dijanjikan pahala berlipat oleh Allah SWT. Rasuullah SAW bersabda, "Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa'i).
Di angkat derajatnya sebagaimana dalam hadist "Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula." (HR Ahmad).
Keempat, dikumpulkan di surga bersama Nabi. Rasulullah SAW bersabda, "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (HR Tirmidzi).
Masih banyak lagi keutamaan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Maka dari itu, marilah Kita bersama-sama bershalawat kepada Nabi sebanyak mungkin. Minimal 300x sehari, kalau tidak mampu maka 100x sehari, kalau tidak mampu maka membaca shalawat 10x di waktu pagi dan 10x di waktu petang, kalau tidak mampu lagi bershalawatlah 10x sehari, tidak mampu lagi maka bershalawatlah 1x sehari sampai yang paling minimal yaitu 1x seumur hidup (Ini konteksnya diluar shalat) karena dalam Mazhab Syafi'i menjelaskan bahwa Tidak sah nya shalatmu jika kamu tidak mengucapkan salam dan shalawat kepada Nabi di dalam shalatmu. Maka Janganlah sia-siakan hidup ini dan bershalawatlah sebanyak mungkin agar kita mendapat perlindungan dari Nabi Muhammad SAW ketika berada di akhirat nanti.
Assalamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tulis Tanggapan Anda ...
TERPOPULER
Menyoal Denny Siregar yang "Menegur" Komika Pandji Soal FPI
Lagi, Jokowi Bikin Ciut Kelompok Ekstrem
Lebih Bangga Berfoto dengan Bule daripada Presiden
Sensei Nobi, Risma, hingga Beda Indonesia dan Jerman soal Prioritas Vaksin
Risma Mensos Rasa Capres dan Cagub, Anies Tanpa Peluang di Tahun 2024?
NILAI TERTINGGI
Daras Senja
Lebih Bangga Berfoto dengan Bule daripada Presiden
Jangan Berbisnis dengan Teman, Ini 3 Alasannya
Lockdown di Jerman Diperpanjang dan Wajib Masker Medis
Mengingat Namamu
FEATURE ARTICLE
3 Sejarah Baru Tercipta Atas Terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris sebagai Presiden dan Wapres AS
TERBARU
The Prince & I (28) : Sang Pangeran & Aku
Berkenalan Dengan Roti Legendaris Dari Sukabumi
Indonesia Dapat Bonus Demografi, Ternyata Berpengaruh untuk Indonesia Emas 2045
Kisah di Balik Simbol Partai di AS, Antara Si Keledai dan Si Gajah
Perlukan Pemerintah Sediakan Air Seni Unta sebagai Alternatif Vaksin Covid-19?
HEADLINE
Presiden AS ke-46 Joe Biden: Tanpa Persatuan Tidak Ada Perdamaian
Sepanjang 2020, Dunia Pendidikan Dominasi 20 Konten Terpopuler Rubrik Humaniora
Solidaritas Jerman di Antara Kecemasan Ideologi Masa Lalu
Untung-Rugi Berbisnis dengan Teman
Karena Bersepeda, WNI dan WNA Malaysia Menjadi Saudara
Copyright by
Komentar
Posting Komentar