🤝INTERAKSI NABI MUHAMMAD DENGAN KAUM DILUAR ISLAM (YAHUDI, NASRANI, DLL)
🌏𝐀𝐒𝐖𝐀𝐉𝐀 𝐂𝐘𝐁𝐄𝐑📡
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
📖𝑴𝒐𝒕𝒊𝒗𝒂𝒔𝒊 𝑰𝒔𝒍𝒂𝒎 ;
🤝INTERAKSI NABI MUHAMMAD DENGAN KAUM DILUAR ISLAM (YAHUDI, NASRANI, DLL)
🕺Spencer menyatakan dalam bukunya, bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara ajaran Muhammad dan kekerasan Islam dengan sejumlah pernyataan dan perlakuan yang diulang-ulang oleh :
📌Osama bin Ladin,
📌Ayman al-Zawāhirī, l
📌AbūMuṣʻab al-Zarqawī,
📌Abū Ḥamzah,
📌Abu Bakar Baʻasyir,
📌dan jihadits-jihadits lain-nya.
📖Padahal, menurut data sejarah, sebagai seorang manusia yang diutus untuk se-luruh umat manusia, bahkan alam semesta, Nabi Muhammad SAW sangat menghormati manusia dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, bahkan meskipun manusia sudah meninggal.
📖Terdapat sejumlah riwayat hadis yang menceritakan penghormatan Nabi ke- pada jenazah Yahudi.
Salah satu di antaranya sebagaimana yang diriwayatkan oleh :
👳Ibn al-Jaʻd (230 H),
👳Ibn Abī Shaybah (235 H),
👳Aḥmad ibn Ḥanbal (241 H),
👳Al-Bukhārī (256 H),
👳Muslim (261 H),
👳Al-Nasā’ī (303 H),
👳Abū Yaʻlā al-Mūṣilī (307 H)
👳Ibn al-Mundhir (318 H),
👳Al-Ṭabarānī (360 H),
👳Dan al-Bayhaqī (458 H) dari Ibn Abī Laylā (83 H) bahwa👇
👳Qays ibn Saʻd (59 H)
👳dan Sahl ibn Ḥunayf (38 H) keduanya berdiri ketika ada jenazah non Muslim lewat di hadapan mereka. Keduanya kemudian ditegur atas sikap mereka, kemudian keduanya menjawab dengan mencerita-kan bahwa Rasulullah SAW pernah berdiri ketika jenazah lewat didepannya, kemudian Rasulullah diinformasikan bahwa jenazah tersebut adalah Yahudi.
Nabi menjawab;
✒️“ a laysat nafsan?
” (bukankah ia juga manusia?).
✍️Teladan yang dilakukan Nabi Muhammad ini dicontoh oleh kedua sahabat tersebut(Qays ibn Saʻd dan Sahl ibn Ḥunayf). Bahkan jenazah yang lewat di hadapan keduanya adalah jenazah seorang penganut agama Majusi, agama yang disebut bukan agama samawi atau tidak termasuk ahl al-kitāb.
Hadis ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad sangat menghormati manusia, bahkan setelah manusia itu mati, tetap ia hormati. Bukankah Allah memulia-kan manusia, sebagaimana disebutkan di dalam surat al-Isrā’ ayat 70 ( wa laqad karramnā banī Ādam ).
📖Ayat ini berlaku umum yang mencakup penghormatan kepada seluruh manusia sebagai anak cucu Adam, tidak memandang agama, suku,warna kulit dan lain sebagainya.
Berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjungnya, inilah kiranya ketika Nabi Muhammad mengutus Muʻādh ibn Jabal ke Yaman, sebuah daerah yang pada saat itu masyarakatnya banyak yang memeluk agama Yahudi dan Nasrani, Nabi Muhammad memberikan pesan penting kepada Muʻādh untuk tidak berbuat zalim kepada siapapun yang secara implisit terkandung dalam peringatan Nabi untuk menjauhi doa orang yang dizalimi (larangan untuk berbuat zalim kepada orang lain), karena tidak ada penghalang di antaranya dan Allah.
✍️Pesan ini tidak hanya diperuntukkan untuk Muʻādh ibn Jabal seorang, akan tetapi untuk seluruh umat Islam. Pesan ini juga berlaku bagi setiap orang yang di zalimi tanpa memandang status sosial atau agamanya.
👳Riwayat Aḥmad ibn Ḥanbal dari Abū Hurayrah bahkan menegaskan larangan untuk berbuat zalim meskipun kepada seorang pendosa.
👳Hadis lain dari Anas ibn Mālik menyebutkan:
✒️meskipunterhadap orang kafir sekalipun, “ wa in kāna kāfiran
✍️Pelajaran penting dari pesan Nabi kepada Muʻādh ibn Jabal salah satunya mungkin adalah tidak menggunakan kekuasaan untuk berbuat zalim, semena-mena, menginjak-injak harkat dan martabat orang lain.
☪️Superioritas Muslim di Masa Nabi Muhammad SAW.
⛔Selain larangan untuk tidak menzalimi orang lain, Nabi Muhammad pun menunjukkan perilaku yang memberikan pelajaran bagi mayoritas untuk tidak menindas minoritas.
📖Salah satu informasi yang mendukung pernyataan tersebut adalah hadis riwayat :
👳Aḥmad ibn Ḥanbal,
👳Al-Bukhārī,
👳Muslim,
👳Dan al-Bazzār (292 H)
👉Dari ʻAbdal-Raḥmān (53 H) putra Abū Bakr al-Ṣiddīq (13 H) yang menceritakan :
📌Bahwa ketika Nabi bersama 130 orang sahabat, termasuk dirinya sedang dalam keadaan lapar dan sangat membutuhkan makanan. Beberapa saat kemudian ada orang musyrik lewat di hadapan mereka membawa seekor kambing. Nabi menghampirinya danvmengadakan dialog lalu bertransaksi jual beli dengan harga yang diinginkan oleh orang musyrik tersebut. Nabi pun menyetujuinya dan membeli kambingnya.
Padahal seandainya Nabi mau, ia bisa membayarnya dengan harga di bawah yang diinginkan, atau memintanya, atau bahkan merampasnya karena pada saat itu Nabi sedang bersama 130 sahabatnya.
Tapi itu semua tidak dilakukan oleh Nabi Muhammad. Hal ini setidaknya menunjukkan teladan yang diberikan oleh Nabi Muhammad bahwa pihak mayoritas tidak boleh bertindak semaunya, apalagi sampai berbuat zalim kepada orang lain.
📖Riwayat hadis yang lain menegaskan pelajaran tersebut bahwa jangan karena mayoritas kemudian menjadi dasar untuk berbuat sesuka hati meskipun dalam posisi benar, di antaranya adalah hadis riwayat :
👳Ibn Ḥibbān (354 H),
👳Al-Ḥākim (405 H)
👳Dan al-Bayhaqī
👉Dari ʻAbd Allāh ibn Salām (43 H) yang menceritakan tentang masuk Islamnya
🧔Zayd ibn Saʻnah yang sebelumnya beragama Yahudi.
🧔Suatu ketika Zaydibn Saʻnah ingin menguji kenabian Nabi Muhammad, karena menurutnya ia telah mengetahui tanda-tanda kenabian dalam diri Nabi Muhammad saat pertama kali melihat beliau.
🧔Hanya ada dua tanda yang belum ia saksikan dari diri Nabi Muhammad, yaitu sikap bijak yang harus dimiliki oleh seorang nabi.
🧔Zayd ibn Saʻnah pun melakukan investigasi ke dalam dengan mengikuti kegiatan Nabi Muhammad.
👳Suatu saat ada seorang laki-laki Badui menemui Nabi Muhammad yang baru saja keluar dari kamarnya bersama ʻAlī ibn Abī Ṭālib (40 H). Orang itu melaporkan tentang masuk Islamnya seluruh penduduk sebuah kampung karena iming-iming yang ia tawarkan, yaitu jika penduduk kampung itu memeluk agama Islam, maka akan mendapatkan rejeki yang berlimpah. Sayangnya, saat ini penduduk kampung tersebut sedang ditimpa musibah kelaparan.
Jika Nabi tidak menolongnya, maka kemungkinan mereka akan keluar dari Islam karena harapan yang mendorongmereka tidak mereka dapatkan.
Mendengar laporan tersebut, Nabi Muhammad menengok kepada ‘Umar ibnal-Khaṭṭāb (23 H) yang saat itu berada di sebelah Nabi, namun ʻUmar menyampai-kan:
📌“Kita tidak punya apa-apa ya Rasulullah.”
🧔Melihat situasi itu, Zayd ibn Saʻnah 44 Refeksi , Vol. XIII, No. 3, April 2012
menawarkan bantuan pinjaman kepada Nabi yang harus dibayar pada waktu yang ditentukan, dan Nabi pun menyetujuinya. Dua atau tiga hari menjelang waktu yang ditentukan, Zayd ibn Saʻnah datang menemui Nabi untuk menagih, padahal belum jatuh tempo. Saat itu Nabi baru saja selesai melaksanakan salat jenazah bersama sahabat-sahabat besar di antaranya ada :
👳Abū Bakr al-Ṣiddīq,
👳ʻUmar ibn al-Khaṭṭāb,
👳ʻUthmān ibn ʻAffān (35 H),
👳dan ‘Alī ibn Abī Ṭālib.
🧔Zayd ibn Saʻnah dengan wajah kasar langsung menghampiri dan mencengkeram pakaian Nabi seraya berkata:
📌“Hei Muhammad! Lunasi hutangmu! Tak kusangka, keturunan Muṭṭalib adalah orang yang suka menunda membayar hutang!.”
🗣️Melihat perkataan dan perbuatan Zayd ibn Saʻnah yang kasar kepada Nabi,ʻUmar pun naik pitam, namun Nabi Muhammad mencegahnya dengan halus dan penuh kasih sayang, bahkan meminta ʻUmar untuk melunasi hutang kepada Zaydibn Saʻnah. Tidak hanya itu, Nabi bahkan memerintahkan ʻUmar untuk memberitambahan.
👳Setelah ‘Umar membayarnya, Zayd ibn Saʻnah pun masuk Islam karena telah melihat seluruh tanda-tanda kenabian teruatama sikap bijak seorang nabi yang baru saja ia buktikan ada pada diri Nabi Muhammad. Zayd ibn Saʻnah bahkan saat itu juga menyedekahkan setengah dari harta yang ia miliki untuk kepentingan umat islam.
✍️Informasi ini membuktikan bahwa Nabi Muhammad bahkan tidak melakukan perbuatan yang semestinya bisa dan boleh saja dilakukan oleh seseorang yang berada di pihak mayoritas, apalagi dalam posisi benar.
Nabi Muhammad lebih memilih tindakan persuasif dan menyentuh sisi kemanusiaan, padahal saat itu setidaknya Nabi menerima lima bentuk perbuatan tidak menyenangkan dari Zayd ibn Saʻnah;
📌didatangi dengan wajah dan suara yang keras,
📌dipanggil dengan namanya saja ( yā Muḥammad ), tanpa kunyah atau laqab,
📌ditagih sebelum waktu jatuh tempo,
📌diceng-keram bajunya,
📌dihina keluarganya.
Itu semua diterima Nabi di hadapan para sahabatnya.
🙏Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ 𝓐𝓷𝓭𝓲𝓒𝓱𝓪𝓿𝓵𝓲𝓷𝓼
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar