DUA CARA MENAHAN AMARAH MENURUT IMAM AL-GHAZALIBagian 1
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
๐๐ด๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐๐ ;
๐ก๐คDUA CARA MENAHAN AMARAH MENURUT IMAM AL-GHAZALIBagian ke 1️⃣
๐คPernahkah anda marah? Di antara kita pasti pernah marah. Punya perasaan marah adalah sesuatu yang wajar. Nabi, sahabat dan para ulama juga pernah marah. Namun, yang paling penting diperhatikan adalah atas dasar apa kita marah dan bagaimana kita menyikapi gejolak itu: menahannya atau membiarkannya hingga memunculkan perlaku lanjutan, seperti berkata kasar, melukai orang lain, merusak barang, dan semacamnya.
๐Ada beberapa penjelasan tentang sisi negatif marah. Di antaranya:
َูุฑَُِูู ุฃَْู ุฑَุฌًُูุง َูุงَู: َูุง ุฑَุณَُูู ุงَِّููู، ู
ُุฑِْูู ุจِุนَู
ٍَู َูุฃَِْْููู، َูุงَู: َูุง ุชَุบْุถَุจْ، ุซُู
َّ ุฃَุนَุงุฏَ ุนََِْููู، ََููุงَู: َูุง ุชَุบْุถَุจْ
๐ณ“Seorang laki-laki pernah meminta nasihat,
๐‘Wahai Rasulullah, perintahlah aku dengan sebuah perbuatan dan sedikitkanlah (jangan banyak-banyak).’
Nabi menjawab,
๐‘Jangan marah.’
Laki-laki tersebut mengulangi permintaannya,
lalu Nabi tetap menjawab,
๐‘Jangan marah’.”
๐(HR Al-Bukhari)
๐Dalam riwayat lain disebutkan:
ููุงู ุงุจู ู
ุณุนูุฏ ูุงู ุงููุจู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ ู
َุง ุชَุนُุฏَُّูู ุงูุตُّุฑَุนَุฉَ ُِูููู
ْ َُْูููุง ุงَّูุฐِู َูุง ุชَุตْุฑَุนُُู ุงูุฑِّุฌَุงُู َูุงَู َْููุณَ ุฐََِูู ََِِูููู ุงَّูุฐِู َูู
ُِْูู َْููุณَُู ุนِْูุฏَ ุงูุบุถุจ
๐ณ“Ibnu Mas’ud berkata,
Nabi bertanya,
๐‘Siapa yang kalian anggap sebagai orang yang perkasa?’
Kami menjawab,
๐‘Dia yang tidak bisa dikalahkan keperkasaannya oleh siapa pun.’
Nabi menimpali,
๐‘Bukan demikian, akan tetapi yang perkasa adalah orang yang bisa menahan dirinya ketika marah’.”
๐(HR Muslim)
๐ณJakfar bin Muhammad berkata:
ุงْูุบَุถَุจُ ู
ِْูุชَุงุญُ ُِّูู ุดَุฑٍّ
๐“Marah adalah kunci dari setiap keburukan.”
๐คLalu bagaimana tips kita agar bisa menahan amarah?
๐ณAl-Imam al-Ghazali sebagaimana dikutip Syekh Jamaluddin al-Qasimi memaparkan bahwa ketika amarah memuncak, ada dua cara luapan emosi itu bisa diredam.
1️⃣. Pertama, dengan Ilmu.
2️⃣. Kedua, dengan Amal.
✍️Bersambung....
๐Semoga bermanfaat….
┈┈••••❁✵☘︎✵❁••••┈┈
@ ๐๐ท๐ญ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฟ๐ต๐ฒ๐ท๐ผ
https://t.me/aswaja_cyber
Komentar
Posting Komentar