3 Bacaan Istighfar untuk Taubat dan Keutamaannya


3 Bacaan Istighfar untuk Taubat dan Keutamaannya


Setiap manusia pasti tidak luput dari dosa, baik yang disengaja maupun tidak. Ketika seseorang melakukan perbuatan dosa, biasanya hatinya tidak tenang karena dibayangi ketakutan dan perasaan bersalah.

Oleh sebab itu, jika seseorang merasa berdosa, hendaknya ia segera bertaubat kepada Allah SWT dan berjanji untuk tidak mengulanginya. Salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon ampunan Allah adalah dengan membaca istighfar.

Ada beberapa macam bacaan istighfar berdasarkan Alquran dan Hadist. Berikut adalah beberapa lafal istighfar untuk memohon ampunan Allah:

Istighfar Pendek

اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ

Astaghfirullah hal adzim

Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung"

Istighfar Penghapus Dosa Besar

أستغفر الله الذي لا إله إلا هو الحي القيوم و أتوب إليه

Astaghfirullah, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.

“Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya.”


Doa Sayyidul Istighfar

Terdapat istighfar pamungkas yakni sayyid al-istighfar yang sangat dianjurkan Rasulullah. Berikut adalah bacaannya seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta Rabbi, La Ilaha illa anta, Khalaqtani wa ana abduka, wa ana ‘ala ahdika wa wa’dika, mas tatha’tu, audzu bika min syarri ma shana’tu, abu’u laka bi ni’matika wa abu’u laka bi dzanbi, faghfir li , fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Pemeliharaku. Tiada sesembahan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Dan aku berada pada kesepakatan dan perjanjian dengan-Mu, semampuku. Aku berlindung kepada Engkau dari keburukan yang aku perbuat. Aku bertaubat kepada-Mu dengan karunia-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu dengan dosaku. Maka, ampunilah aku karena tiada yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Keutamaan Istighfar


Seseorang yang kerap membaca istighfar dengan niat hati memperoleh pengampunan dari Allah niscaya dosa-dosanya akan dihapuskan. Riwayat ini disampaikan oleh Imam al-Baihaqi dan Ibn Abi ad-Dunya dari Anas bin Malik RA.

“Tidaklah seorang hamba beristighfar 70 kali sehari, kecuali Allah akan ampuni 700 jenis dosa (kecil), sebab tiap harinya seseorang itu sejatinya melakukan lebih dari 700 jenis dosa kecil.”

Terdapat perbedaan pandangan tentang berapa kali Rasulullah membaca istighfar dalam sehari. Riwayat Imam Muslim, Ahmad, dan at-Thabrani mengabarkan bahwa Nabi Muhammad beristighfar 100 kali.

Selain memperoleh pengampunan, Allah juga akan memberikan ketenangan hati dan pikiran pada hamba-Nya yang taubat dengan mengucap istighfar. Dalam Hadist Riwayat Ahmad dari Ibnu Abbas, Nabi Muhammad SAW bersabda:


"Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya, dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka."

Sungguh dahsyat manfaat dari istighfar. Sebagai muslim yang taat, sudah sepatutnya istighfar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

☮️PENJELASAN STRUKTUR ORGANISASI NAHDATUL ULAMA LENGKAP DENGAN BAGANNYA.

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH

Jenis Pakaian di Masa Nabi Muhammad